1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Bundesliga Digelar Dibayangi Kekhawatiran Teror

20 November 2015

Pertandingan pertama Bundesliga pasca serangan teror di Paris, pengamanan di stadion diperketat. Bukan pertandingan yang mudah bagi klub, para pemain dan juga penonton.

https://p.dw.com/p/1H9M5
Foto: picture-alliance/dpa

Pertandingan persahabatan Jerman menjamu Belanda yang semula direncanakan digelar di Hannover pada Rabu pagi WIB (16/11/2015) dibatalkan satu setengah jam sebelum kick off karena alasan keamanan. Pembatalan ini serta kecemasan atas teror Paris pekan lalu, sempat menimbulkan spekulasi, apakah pertandingan Liga Jeramn Bundesliga akan ditunda.

Namun Presiden Liga Sepak Bola Jerman DFL Reinhard Rauball menyatakan tidak adanya penundaan putaran Bundesliga, baik liga 1 maupun 2. Reinhard Rauball menegaskan liga akan terus berjalan.

“Tidak ada perubahan dalam pertandingan Bundesliga akhir pekan ini. Dan pertandingan digelar sesuai dengan jadwal semula. Penundaan pertandingan antara Jerman dan Belanda telah mengubah sepak bola di negara ini. Ini hari menyedihkan untuk sepak bola,“ dikatakan Reinhard Rauball kepada kantor berita dpa.

Polisi yang diperlengkapi dengan senjata lengkap diperkirakan akan diturunkan untuk menjaga pertandingan Bundesliga akhir pekan ini. DFL menegaskan keamanan adalah prioritas utama.

Pihak kepolisian Jerman meminta para pendukung sepak bola Jerman untuk tidak membawa petasan atau kembang api yang bisa memicu panik dalam suasana yang masih diliputi kekhawatiran ancaman teror.

Bayern München yang bertandang ke kandang Schalke 04, Jumat (20/11/15), mengeluarkan menginformasikan para fansnya tentang langkah-langkah keamanan tambahan yang akan diterapkan.

Saat ditanya masalah pengamanan pertandingan, Pelatih Schalke Andre Breitenreiter mengatakan kepada wartawan bahwa ia dan pemainnya percaya penuh pada klub dan pihak berwenang untuk memastikan keselamatan mereka.

Pelatih Borussia Dormund Thomas Tuchel mengakui bahwa akan merasa sedikit berbeda saat para pemain memasuki lapangan di Hamburg. Tapi ia menambahkan bahwa ia mempercayai sepenuhnya langkah-langkah keamanan yang akan diambil.

Keputusan DFL untuk melanjutkan putaran Bundesliga juga didikung oleh bos Borussia Dormund Hans-Joachim Watzke. " "Ini untuk pertama kalinya terorisme datang mendekati sepak bola. "Tentu saja itu membahayakan kita, namun saya kira penting kita bermain," dikatakan Watzke. „Tidak ada pilihan lain. Kita harus menunjukkan keberanian dan tidak menyerah pada ketakutan,“ ditambahkannya.

yf/as (dpa/twitter)