1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Cascada Wakil Jerman untuk ESC di Swedia

Peter Zimmermann, dpa15 Mei 2013

Dengan lagu Glorious, Jerman mengirim Cascada ke Eurovision Song Contest ke-58 di Malmö. Di kota di Swedia itu ESC 2013 digelar 14 sampai 18 Mei.

https://p.dw.com/p/18XbL
Die Sängerin der Gruppe Cascada, Natalie Horler, steht am 14.02.2013 auf der Bühne beim deutschen Vorentscheid "Eurovision Song Contest 2013 - Unser Song für Malmö" in Hannover (Niedersachsen). Foto: Julian Stratenschulte/dpa
ESC 2013 Vokalis Band Cascada, Natalie HorlerFoto: picture-alliance/dpa

10 tahun lalu Natalie Horler, Manuel Reuter dan Yann Pfeifer bertemu di Bonn dan hanya sekedar ingin bermain musik. Sejak itu mereka membentuk trio musisi Natalie, DJ Manian dan Yanou. Mula-mula mereka membentuk band Cascade, yang kemudian karena masalah hak paten namanya diubah menjadi Cascada - Air Terjun. Band itu membuat rekaman lima album di studio dan meluncurkan lebih dari 20 single. "Evacuate the dancefloor" langsung mendesak ranking satu Top 40 Singles-Charts Inggris, dan juga di Jerman menjadi titel lagu tersukses Cascada. Dengan lebih dari 30 juta CD yang terjual Cascada kini termasuk band musik Dance-Pop-Acts yang sukses di dunia.

Cascada sudah banyak meraih penghargaan. Kini band yang memenangkan babak penyisihan di Hannover, menjadi wakil Jerman untuk Eurovision Song Contest ke-58. Lagu barunya "Glorious" bernada ceria. "Kami muda dan bebas. Dunia milik kami. Saya merasakan musik itu pada diri saya. Luar biasa, saya menemukan cinta, yang tidak terlihat mata." Demikian dinyanyikan Natalie Horler. "Jadilah liar. Ada satu kehidupan sebelum kematian." Itulah visi Jerman tahun ini untuk Eropa. Apakah Cascada dapat menarik poin dari situ, masih harus ditunggu sampai 18 Mei mendatang.

lena oslo 003 AB.jpg
Eurovision 2010 - Jerman diwakili Lena dan menang di OsloFoto: EBU

"Jerman pada 10 tahun terakhir ESC secara mengejutkan menunjukkan perkembangan bagus," kata Paul Jordan alias Dr. Eurovision. Pria Inggris itu mengamati lomba lagu Eropa sejak bertahun-tahun dan mengambil doktor untuk festival itu. "Cukup lama Jerman dalam Eurovision tidak punya harapan. Semua bergaya kuno. Dengan Lena (Satellite) dan Roman Lob (Standing Still) Jerman berhasil masuk dalam 10 besar. Jelas, Cascada mungkin agak menghentak. Tapi jujur. Dan Glorious adalah pengusik telinga," pendapat Jordan.

Sempat Dituduh Plagiat

Ketika Februari lalu Glorious dinyatakan oleh stasiun televisi Jerman ARD sebagai wakil untuk ESC 2013, tidak lama kemudian muncul tuduhan plagiat. Glorious dituduh banyak kemiripan dengan lagu pemenang ESC 2012 di Baku, Euphoria dari Swedia. Sehubungan tuduhan plagiat itu, pihak penanggung jawab European Song Contest Jerman NDR, memerintahkan pengkajiannya dari segi ilmiah musik.

Loreen of Sweden performs her song "Euphoria" during a rehearsal for the finals of the Eurovison Song Contest in Baku, May 23, 2012. REUTERS/David Mdzinarishvili (AZERBAIJAN - Tags: ENTERTAINMENT)
Loreen Pemenang Eurovison Song Contest 2012 dengan EuphoriaFoto: Reuters

Pengkaji musik Matthias Pogoda yang mendapat tugas tersebut. Pogoda yang sejak 1992 menjadi pengkaji untuk masalah plagiat dan menjadi konsultan seniman, produsen musik, pengacara, perusahaan iklan dan badan hak paten adalah pengkaji yang paling banyak diminta oleh pengadilan. Dalam pengkajiannya Pogoda meneliti „melodi vokal“ dan aransemen kedua lagu. Euphoria dan Glorious amat mirip, tapi dalam perbandingan gambaran nada dapat diketahui bahwa kedua musik jelas berbeda.

Dalam "penilaiannya“ yang diumumkan 25 Februari, Pogoda menulis a.l. “Untuk tuduhan plagiat, dasarnya adalah karya melodi yang terlindungi. Karya melodi kedua musisi jelas berbeda.“

Dengan demikian Band Cascada dengan Glorious secara sah menjadi wakil Jerman untuk European Song Contest 2013 di Malmö, Swedia.