1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
TravelIndonesia

Indonesia Tekankan Pariwisata Berkelanjutan di Berlin

Arti Ekawati
7 Maret 2024

Di pameran pariwisata terbesar sedunia ITB Berlin, Indonesia tekankan pentingnya pariwisata berkelanjutan. Laporan dari Berlin.

https://p.dw.com/p/4dFDg
Pameran pariwisata ITB Berlin 2024
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Angela Tanoesoedibjo, membuka stan Indonesia di ITB Berlin 2024.Foto: DW

Pameran industri pariwisata terbesar sedunia, Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin kembali digelar sejak dari 5-7 Maret 2024 di Berlin, Jerman. Dalam pameran ini, sekitar 10.000 peserta pameran dari lebih dari 180 negara kembali ikut serta menawarkan pengalaman berpelesir mulai dari saat terbang, menginap di hotel, hingga ke pengalaman khas di masing-masing tujuan wisata.

Indonesia, tentu saja tidak ketinggalan ikut berpartisipasi di pameran tahunan ini. Tahun ini, stan pameran dibuka langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Angela Tanoesoedibjo, yang didampingi sejumlah pejabat Kementerian Parekraf dan jajaran diplomat Indonesia di Jerman.

Di tengah maraknya pariwisata massal dan serba instan, penyelenggaraan pariwisata berkelanjutan menjadi sangat penting untuk menjaga keaslian dan keunikan tempat wisata itu sendiri. 

"Kita ingin memperkenalkan kembali pariwisata Indonesia yang jauh lebih berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Angela Tanoesoedibjo kepada DW Indonesia di sela pameran ITB Berlin di Jerman.

Ayo berlangganan gratis newsletter mingguan Wednesday Bite. Recharge pengetahuanmu di tengah minggu, biar topik obrolan makin seru! 

"Kita mengajak masyarakat global untuk ‘Ayo kita explore more wonders of Indonesia' tapi di saat yang bersamaan kita jaga bersama-sama Wonderful Indonesia,” ujarnya menekankan pentingnya pariwisata berkelanjutan.

Angela mengatakan bahwa dunia pariwisata Indonesia menutup tahun dengan "cukup menggembirakan.” Hal ini karena para tahun 2023, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia mencapai sekitar 11,7 juta orang. "Jauh lebih tinggi dari target kita sebelumnya 8 jutaan,” ujar Angela.

Ia pun berharap bahwa target tahun ini yakni sekitar 14,3 juta kedatangan wisatawan mancanegara bisa terlampaui.

Izin syuting film dipermudah

Saat diwawancara, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Angela Tanoesoedibjo mengatakan bahwa saat ini minat wisatawan dari India untuk datang ke Indonesia tengah meningkat.

Bahkan menurut data Kemenparekraf, India menempati urutan ke-6 wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia. Wisatawan dari India, ujar Angela, antara lain sangat suka menyelenggarakan pernikahan khas India dengan latar belakang pemandangan indah seberti di Bali. 

Selain itu, yang juga menarik adalah izin untuk melakukan syuting film bagi para pembuat film dari luar negeri yang dipermudah. "Selain kita berjualan film Indonesia, memperkenalkan film Indonesia, tapi kita juga memperkenalkan, ini lho Indonesia bisa menjadi tempat syuting film,” ujarnya.

Dari es krim kaya rempah ke selfie bareng 'panda'

Di pameran tersebut, pengunjung yang terdiri dari pebisnis, jurnalis dan travel bloger dapat ikut merasakan kekhasan yang ditawarkan masing-masing negara. Di sela-sela peliputan, DW pun menyempatkan diri mengelilingi sedikit area pameran yang luas keseluruhannya mencapai 170.000 meter persegi ini.

Seperti pada tahun sebelumnya, negara-negara dari Timur Tengah tampaknya tidak segan-segan menyewa tempat yang cukup besar. Tahun ini, giliran Oman yang menjadi negara tuan rumah bagi penyelenggaraan pameran.

Pameran Pariwisata ITB Berlin 2024
Asyiknya merasakan sensasi balap mobil langsung di mobil balap sungguhan di stan Saudi Arabia di pameran ITB Berlin 2024.Foto: DW

Pelbagai minuman dan makanan manis pun tersedia bagi pengunjung yang ingin mencoba. Sebut saja di stan Arab Saudi, pengunjung bisa merasakan lezatnya makanan tradisional yang terbuat dari buah kurma dan susu.

Sementara di stan Oman, pengunjung dengan sabar mengantre panjang untuk bisa mencicipi es krim dengan sedikit rasa bumbu khas Timur Tengah. Karena mengusung konsep minimal plastik, Oman pun menyediakan cup es krim dari terakota yang bisa dibawa pulang oleh para pengunjung untuk kenang-kenangan.

Selain minuman dan penganan ringan, pengunjung juga bisa bermain balap mobil lewat simulasi computer, tentunya dengan duduk di mobil balap sungguhan. Atau menjajal mewahnya kabin penerbangan kelas satu yang menawarkan privasi sepenuhnya. 

Sementara dari Asia, Cina menawarkan perjalanan bagi mereka yang tertarik untuk bertemu panda di habitat aslinya. Memang, hewan bundar menggemaskan itu tidak dihadirkan langsung di pameran. Namun, boneka besar panda di depan stan Cina dengan sukses menarik orang untuk antre berselfie.

ae/gtp