1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Jepang Siapkan Rudal Tangkis Roket Korut

24 Maret 2012

Jepang siapkan sistem pertahanan peluru kendalinya sebagai respons atas rencana Korea Utara meluncurkan roket jarak jauh untuk mengangkut satelitnya ke luar angkasa.

https://p.dw.com/p/14Qxw
Foto: AP

Menteri Pertahanan Jepang Naoki Tanaka Jumat (23/3) kepada para jurnalis mengatakan : “Saya sudah memerintahkan untuk mempersiapkan sistem penangkis peluru kendali darat ke udara PAC-3 dan kapal perang Aegis",

Jepang diduga akan memerintahkan militernya menembak roket Korea Utara jika sampai memasuki wilayah udara negara itu. Rudal darat ke udara untuk menangkis roket Korea Utara itu akan dipasang di kawasan kepulauan Okinawa di selatan Jepang.

Korea Utara menyatakan, akan meluncurkan satelit pemantau bumi ke luar angkasa, pertengahan April mendatang, sehubungan ulang tahun ke 100 pendiri negara itu Kim Il Sung.

Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan memandang rencana peluncuran roket pengangkut satelit itu sebagai pelanggaran larangan ujicoba roket jarak jauh yang ditetapkan PBB.

Amerika akan bereaksi keras

Koordinator pengawasan persenjataan dewan keamanan nasional AS, Gary Samore kepada kantor berita Korea Selatan, Yonhap mengatakan : "jika Pyongyang ngotot melaksanakan rencananya, kami akan bekerjasama dengan seluruh aliansi untuk memberikan respons keras."

Nordkorea Raketenstart
Korea Utara sudah berulang kali melakukan ujicoba roket jarak jauh.Foto: KRT TV

Sementara ini, Filipina juga meminta bantuan AS, untuk melacak trayek roket Korea Utara, yang diduga akan melintasi kawasan udaranya, atau bahkan sebagian sampahnya jatuh ke wilayah Filipina.

Menanggapi reaksi keras itu, Cina melalui juru bicara kementerian luar negeri, Hong Lei mengatakan di Beijing: “Semua pihak diharap tetap tenang dan menahan diri serta menghindari aksi-aksi yang dapat menambah rumit isu ini.”

Pengumuman Korea Utara untuk meluncurkan roket jarak jauh pengangkut satelit ke ruang angkasa itu, membayangi rencana pertemuan puncak keamanan nuklir yang akan digelar di ibukota Korea Selatan, Seoul mulai 26 Maret mendatang. KTT itu akan dihadiri 50 kepala negara dan kepala pemerintahan, termasuk presiden AS, Barack Obama dan sekjen PBB, Ban Ki Moon.

AS(dpa,afp,yonhap)