1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Keluarga Korban Kecelakaan KA Cepat Cina Salahkan Kementerian Kereta Api

29 Juli 2011

Keluarga korban kecelakaan kereta cepat di Cina hari Jumat (29/07/2011) berkumpul untuk berduka cita di depan Kantor Kementerian Kereta Api, sambil meluapkan kemarahan atas tragedi tersebut.

https://p.dw.com/p/126O3
Chinese rescuers work around the wreckage of train cars in Wenzhou in east China's Zhejiang province, Sunday, July 24, 2011
Kecelakaan KA cepat di Cina menewaskan setidaknya 40 jiwaFoto: dapd

Pemerintah Cina berusaha memadamkan kemarahan keluarga korban tewas akibat kecelakaan kereta api yang merenggut setidaknya 40 nyawa. Proyek kereta api kecepatan tinggi yang menjadi kebanggaan Cina itu, berubah menjadi bencana ketika pada hari Minggu (24/07/011) mengalami kecelakaan.

Kecelakaan terjadi ketika kereta cepat itu menabrak sebuah kereta lain yang mogok di atas sebuah jembatan, karena mengalami gangguan listrik akibat tersambar petir. Kecelakaan itu terjadi di atas sebuah jembatan yang terletak di kota Wenzhou. Gambar yang ditayangkan stasiun televisi setempat memperlihatkan dua gerbong dari kereta yang ditabrak berada di bawah jembatan. Sementara gerbong kereta lainnya menggantung di jembatan. Selain korban tewas, kecelakaan ini juga mengakibatkan 200 orang cedera dan dilarikan ke rumah sakit.

Perdana Menteri Wen Jiabao yang berkunjung ke lokasi kecelakaan telah bersumpah akan melakukan penyelidikan yang transparan atas peristiwa itu. Kecelakaan kereta api ini, membuat rakyat negeri tirai bambu mempertanyakan keamanan sistem kereta api cepat yang baru diluncurkan oleh pemerintah Cina tersebut.

Keluarga korban mengaku meski merasa senang dengan perhatian pemerintah, namun mereka tetap menyalahkan pemerintah lokal dan Kementerian Kereta Api yang mereka anggap bertindak buruk dalam menangani krisis kecelakaan tersebut.

Pemerintah Cina telah menawarkan kompensasi senilai sekitar Rp 1,3 milyar untuk masing-masing keluarga korban. Nilai kompensasi ini naik hampir dua kali lipat dari yang sebelumnya dijanjikan. Menteri Kereta Api hingga kini masih menyelidiki penyebab kecelakaan dan selama dua bulan memerintahkan peninjauan kembali sistem keselamatan kereta api cepat tersebut.

Penulis : Andy Budiman

Editor : Hendra Pasuhuk