1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Komputer Super Pengolah Model Iklim Global

31 Oktober 2011

Para peneliti iklim terus mengembangkan prakiraan dan skenario masa depan, dengan memanfaatkan data pengamatan yang volumenya super besar.

https://p.dw.com/p/1329S
Super komputer pengolah data iklim di DKRZ Hamburg.Foto: dpa

Tanpa bantuan komputer super, amat sulit membuat model iklim global dan visualisasinya secara akurat dan dapat dipercaya. Pusat pengolahan data iklim Jerman di kota Hamburg-DKRZ, memberikan kontribusi terbesar dalam pemasokan data bagi model iklim global.

DKRZ mengoperasikan komputer super sejak tahun 2008, yang dibangun khusus untuk memenuhi kebutuhan para pakar iklim. Dengan bantuan komputer super itu, dibuat model iklim serta visualisasi skenario iklim global dalam tempo yang dipercepat.

Menjelang konferensi iklim sedunia di Durban, Afrika Selatan akhir tahun ini, semua perhatian seolah diarahkan ke pusat pengolahan data iklim Jerman di kota Hamburg-DKRZ. Di sanalah terdapat pusat pengolah data iklim paling canggih dan paling handal sedunia. Otak elektronika super canggih itu terdiri dari rangkaian lebih 20 komputer besar berkinerja amat tinggi. Kecepatan pengolahan data dan memorynya amat besar.

Simulasi Iklim

Para pakar di pusat pengolahan data iklim Jerman, mengolah data amat besar yang terus menerus dipasok komputer super pada komputer kerjanya, untuk membuat model iklim amat kompleks serta visualisasinya. Pimpinan bagian model iklim dan visualisasi, pakar kelautan Joachim Birkam, yang sudah bekerja selama 25 tahun di pusat pengolahan data iklim Jerman, tahu persis kemampuan komputer super tsb. Birkam menunjukan display bola dunia, untuk mendemonstrasikan kemampuan pengolah data iklim tercanggih sedunia itu.

Ozonloch über der Arktis
Lubang ozon di atas kutub utara.Foto: picture-alliance/dpa

“Penelitian iklim sebetulnya hanya berfungsi lewat simulasi pada komputer super. Pasalnya kami tidak dapat membuat eksperimen dengan obyek bumi itu sendiri. Karena itulah, para pakar iklim memerlukan tempo pengolahan data yang tidak terbatas. Di Jerman, kami sangat didukung dalam penelitian iklim, karena negara menginvestasikan uang amat besar untuk komputer khusus riset iklim. Di seluruh dunia, hanya segelintir negara yang melakukan hal serupa. Jika ini tidak ada, kondisi kerja bagi para peneliti akan jauh lebih buruk lagi“, papar pakar iklim dari DKRZ itu.

Komputer super itu membantu para peneliti untuk bekerja secara lebih akurat. Dalam penghitungan pembuatan model iklim, selain faktor atmosfir dan samudra, sejumlah parameter lainnya juga ikut diperhatikan. Misalnya saja proses pada lapisan es, pada tanah, flora atau faktor angin.

Visualisasi Model

Pakar informatika Niklas Röber bertugas mengolah visualisasi model iklim global, yang terus dipresentasikan di berbagai konferensi iklim. Röber menjelaskan : “Ini sebuah model yang menunjukkan, apa yang terjadi jika matahari padam. Matahari memasok energi, cahaya dan panas. Jika itu tidak ada, dengan cepat bumi akan mendingin dan dalam waktu beberapa bulan semua akan membeku.“

Niklas Röber juga menunjukkan model lainnya, yakni letusan sebuah gunung api super di semenanjung Kamschatska, Rusia. Perhitungan komputer menunjukkan, material letusannya terutama akan tersebar di belahan utara bumi. Dampaknya bisa sangat buruk bagi Eropa.

Akses Global

Para peneliti iklim dari seluruh dunia dapat mengakses bank data di pusat pengolahan data iklim Jerman di kota Hamburg itu. Dengan bantuan komputer super di Hamburg, para pakar iklim itu juga dapat mengembangkan model iklimnya, lewat perhitungan pengaruh timbal balik global antara atmosfir, samudra serta daratan berkaitan dengan meningkatnya emisi karbon dioksida.

Blick in den Raum, in dem die Teile des neuen Höchstleistungsrechners im Deutschen Klimarechenzentrum (DKRZ) in Hamburg stehen, aufgenommen am Donnerstag (10.12.2009). Mit dem neuen Supercomputer will das DKRZ die Klimaentwicklung genauer vorhersagen. Die Prognosen künftiger Klimaänderungen lassen sich mit dem neuen Computer wesentlich genauer berechnen, auch regionale Besonderheiten können viel exakter beschrieben werden. Foto: Ulrich Perrey dpa/lno +++(c) dpa - Bildfunk+++
Para pakar iklim global dapat mengakses data dari komputer super di Hamburg.Foto: picture-alliance/ dpa

Joachim Birkam menjelaskan, apa tugas aktual yang sedang digarap : “Saat ini kami sedang membuat simulasi global, untuk persiapan laporan berikutnya panel iklim PBB-IPCC. Laporan seri kelima akan dipublikasikan 2013 atau 2014, dan kini dilakukan penghitungannya secara internasional. Salah satu model dan hasil penghitungannya, diolah di sini di komputer kami.“

Semua hasil penghitungan data, model serta prakiraan disimpan pada memory jangka panjang pada komputer, untuk pemanfaatan dan perbandingan di masa depan. Dengan itu terhimpun data amat besar. Para pakar iklim menyebutkan, himpunan data yang disimpan di pusat pengolahan data iklim di Jerman, jauh lebih berharga ketimbang nilai investasi komputer supernya.

Oxana Evdokimova/AgusSetiawan

Editor : Andy Budiman,