1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Lepas Dari ISIS: : Burka Dilepas, Janggut Dicukur

15 Agustus 2016

Perempuan membakar pakaian hitam mereka, para pria mencukur janggut , rokokpun dinyalakan. Demikian yang dilakukan rakyat Manbij yang selama ini menjadi ‘tameng hidup‘ ISIS, saat terbebaskan.

https://p.dw.com/p/1JiY3
Foto: Reuters/R. Said

Tak Lagi Jadi 'Perisai Manusia' -nya ISIS

Warga Manbij dan sekitarnya menyambut para pemberontak Kurdi dan Arab yang tergabung koalisi Pasukan Demokratik Suriah SDF dan menganggap mereka sebagai ‘pembebas‘ dari cengkraman ISIS. Warga Manbij selama ini dijadikan ‘tameng manusia‘ oleh pasukan ISIS.

Sejak kelompok Negara Islam atau ISIS menguasai Manbij dan sekitarnya tahun 2014, rakyat di wilayah ini harus tunduk pada berbagai aturan ketat yang diwajibkan ISIS.

Setelah lepas dari cengkraman ISIS, para warga tampak bersuka ria dan ‘melanggar‘ aturan-aturan tersebut. Para pria tampak mencukur jenggot mereka. Padahal ISIS mengharuskan mereka memelihara jenggot. Sementara perempuan-perempuan melepas burka atau nikab, yang selama ini dipaksakan oleh ISIS untuk dikenakan kaum perempuan.

Pembersihan wilayah strategis yang berbatasan dengan Turki dilakukan oleh para tentara koalisi. Lebih dari 70 hari waktu yang dihabiskan oleh para milisi Kurdi dan Arab di bawah payung SDF beserta bantuan AS dalam mengusir ISIS dari wilayah ini.

ap/as(afp/ap)