1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Dunia Digital

Meme Viral Bernie Sanders Digunakan untuk Galang Dana Amal

26 Januari 2021

Foto Senator AS Bernie Sanders viral di jagat maya dan menjadi pembahasan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Sanders mengaku senang fotonya yang viral saat pelantikan Joe Biden menghasilkan jutaan dolar untuk amal.

https://p.dw.com/p/3oPGd
Bernie Sanders
Foto Bernie Sanders yang viral saat pelantikan Presiden AS Joe Biden, Rabu (20/01)Foto: Brendan Smialowski/AFP

Anda menggemari Bernie Sanders? Atau setidaknya menyukainya akibat foto viral yang menjadi meme di jagat dunia maya? Kini Anda bisa membeli sweter dan kaus bergambar foto dirinya yang viral menggunakan jaket dan sarung tangan saat pelantikan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Semua hasil pembelian sweter dan kaus tersebut akan disumbangkan.

Saat dimintai keterangan oleh CNN soal foto viral dirinya, Sanders mengatakan justru dirinya sangat senang karena meme yang ada di dunia maya dapat menghasilkan jutaan dolar untuk kegiatan amal.

"Apa yang kami lakukan di sini di Vermont adalah kami akan menjual sweter dan T-shirt di seluruh negeri, dan semua uang yang terkumpul - yang saya perkirakan sekitar beberapa juta dolar - akan disumbangkan ke program-program seperti 'Meals on Wheels,' yang memberi makan warga lansia berpenghasilan rendah," kata Sanders pada hari Minggu (24/01).

Dari 'Baby Yoda' hingga Kapel Sistina

Foto senator berusia 79 tahun yang viral tersebut diambil oleh fotografer AFP Brendan Smialowski pada pelantikan Presiden AS Joe Biden.

Foto itu menunjukan Sanders sedang meringkuk duduk di kursi sambil berusaha membuat dirinya tetap hangat di tengah udara dingin. Dia juga terlihat nyaman menjauh dari orang-orang sambil berusaha menjaga jarak, melipat tangannya, dan menggunakan mantel musim dingin yang bagi banyak pihak terlihat sangat tidak menarik.

Foto dirinya yang terlihat sangat nyaman sontak memicu munculnya berbagai meme kreatif, mulai dari foto Sanders yang ditempelkan pada karya seni terkenal hingga menjadi bagian dari foto keluarga.

Bahkan baru-baru ini, meme foto Sanders juga bertebaran di rapat virtual via Zoom:

Serta meme dirinya yang sedang duduk di Tahta Besi dari serial "Games of Thrones", atau bersama Franklin D. Roosevelt, Winston Churchill, dan Joseph Stalin di Yalta pada tahun 1945.

Sanders juga menjadi bahan meme dalam banyak adegan Star Wars atau dibuat sedang menggendong ‘‘Baby Yoda‘‘.

Sementara meme lainnya memperlihatkan tangan Sanders yang bersarung tangan sedang menyentuh Tangan Tuhan dalam lukisan karya Michelangelo di Kapel Sistina.

Ketika ditanya tentang pakaian yang ia kenakan dalam pelantikan presiden AS pada Rabu (20/01) lalu, Sanders memberi tahu pewawancara di media CBS: "Anda tahu di Vermont, kami berpakaian hangat, kami paham tentang cuaca dingin, dan kami tidak terlalu peduli dengan mode yang bagus."

Bukan sarung tangan biasa

Perempuan yang menciptakan sarung tangan tebal berwarna coklat dan krem itu adalah Jennifer Ellis. Namun, dia belum pernah bertemu Sanders sebelum pelantikan.

Ellis adalah seorang guru sekolah dasar berusia 42 tahun dari kota Essex Junction, Vermont. Dia membuat sarung tangan dari sweter wol bekas, menggunakan bulu-bulu dan juga bahan dari botol plastik daur ulang untuk lapisan dalamnya. 

USA I Bernie Sanders at Joe Biden's inauguration
Foto: Jonathan Ernst/Pool/AFP

Dia pertama kali mengirim sarung tangan itu ke Sanders setelah dia kalah dari Hillary Clinton pada pemilihan pendahulu calon presiden AS dari Partai Demokrat tahun 2016.

Tahun lalu, ketika Sanders kembali mencalonkan diri sebagai presiden, Ellis mengetahui bahwa dia suka memakai sarung tangan buatannya. Ellis sangat tersentuh setelah mengetahui bahwa Sanders meminjamkannya kepada seseorang yang membutuhkan sarung tangan itu sehingga dia mengiriminya 10 pasang lagi.

Ellis sangat senang begitu mengetahui bahwa sarung tangan buatannya yang dijadikan bahan meme membuat orang senang.

"Orang-orang sangat lucu. Dan itulah yang kita butuhkan sekarang: ini adalah waktu yang sangat sulit bagi banyak orang. Mereka membutuhkan sesuatu untuk ditertawakan yang sama sekali tidak berbahaya dan bukan politis," kata Ellis. 

pkp/rap (Reuters, AFP, AP)