1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Bayi Gajah Ratapi Kematian Induknya

8 Juli 2016

Seekor bayi gajah meratapi induknya yang diduga mati karena diserang binatang buas. Bayi gajah ini tidak mau pergi dari jasad induknya dan berusaha membangunkan.

https://p.dw.com/p/1JLZg
bayi gajah ilustrasi
bayi gajah ilustrasiFoto: AP

Mengharukan, Bayi Gajah Ini Ratapi Kematian Induknya

Betapa mengharukan. Bayi gajah ini kebingungan, bolak-balik meratapi dan merengkuh jasad induknya yang sudah mati. Si bayi tidak mau pergi dari sisi jasad induknya, walau petugas berusaha menyingkirkannya.

Para petugas kehutanan dan lingkungan di negara bagian Tamil Nadu India menduga, induk gajah berumur 25 tahun itu mati diserang binatang buas. Mereka bergegas ke lokasi matinya induk gajah di kota Coimbatore, setelah mendapat kabar dari warga, bahwa bayi gajah berusia 3 tahun itu tidak mau beranjak dari jasad induknya yang diduga mati 24 jam sebelumnya.

Mohammad Saleem petugas NGO pelindung lingkungan yang berusaha menyelamatkan bayi gajah itu mengungkapkan, para petugas berusaha memisahkan bayi gajah dari jasad induknya, agar bisa melakukan otopsi. "Sejauh ini kami belum berhasil," paparnya.

Saleem menambahkan: "Hanya dengan otopsi bisa diketahui apa penyebab kematian induk gajah itu." Diduga keras induk gajah mati diserang binatang buas yang menurut laporan warga sering terlihat berkeliaran di kawasan itu.

Para petugas dinas kehutanan maupun NGO pelindung lingkungan harus bekerja cepat, memisahkan bayi dari jasad induknya sebelum bangkai gajah itu membusuk dan menyulitkan penyelidikan penyebab kematiannya.

as/ayf(rtrtv)