1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Meski Kelelahan Suu Kyi Lanjutkan Lawatan di Eropa

15 Juni 2012

Sambutan standing ovation bagi Suu Kyi di Parlemen Swiss, Jumat (15/06) setelah satu hari sebelumnya tokoh oposisi Myanmar itu mengalami gangguan kelelahan.

https://p.dw.com/p/15Fs3
Myanmar's pro-democracy leader Aung San Suu Kyi (L) arrives with International Labour Organization (ILO) Director-General Juan Somavia (C) before addressing the 101st session of the International Labour Conference of the International Labour Organisation at the United Nations European headquarters in Geneva June 14, 2012. Suu Kyi has begun a tour of Europe almost certain to attract the kind of fanfare that will test the patience of the reformist generals now in power after decades of army rule. REUTERS/Valentin Flauraud (SWITZERLAND - Tags: POLITICS BUSINESS EMPLOYMENT)
Suu Kyi di markas besar PBB untuk Eropa di JenewaFoto: Reuters

Pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi melanjutkan rangkaian kunjungannya di Eropa, setelah sebelumnya mengalami kelelahan. Setelah beristirahat di Bern, pemimpin oposisi Myanmar itu dapat kembali melanjutkan rangkaian lawatan pertamanya di Eropa sejak 24 tahun terakhir. Demikian dikonfirmasi kementerian luar negeri Swiss, Jumat (15/06).

Jumat ini pula Suu Kyi sudah mengunjungi parlemen Swiss, yang disambut dengan standing ovation. Ketika tiba di parlemen Swiss, Suu Kyi menyeberang jalan untuk bertemu pendukungnya dari organisasi Hak Asasi Manusia Amnesty International yang membentang poster bertuliskan “Terima Kasih untuk Komitmenmu” dan “Terus maju untuk hak asasi manusia”. Juga saat perjalanan dari gedung parlemen ke wakil pemerintah Swiss di Bern, massa mengelu-elukan Suu Kyi.

Myanmar's pro-democracy leader Aung San Suu Kyi makes her way through the Yangon International Airport as she leaves for her trip to Europe June 13, 2012. REUTERS/Minzayar (MYANMAR - Tags: POLITICS)
Suu Kyi menjelang lawatan ke Eropa di bandara YangunFoto: Reuters

Perjalanan dan Acara yang Melelahkan

Rencana jamuan makan malam Kamis (14/06) bagi Suu Kyi, terpaksa dibatalkan setelah politisi itu mengalami gangguan kesehatan saat konferensi pers.

Menurut keterangan dari lingkungan pemerintah Swiss, gangguan kesehatan itu tidak gawat. Pada Kamis (14/06) malam Suu Kyi beristirahat lebih awal. Meskipun demikian dokternya di Myanmar merasa khawatir akan kondisi kesehatan pasiennya. Dokter Pyone Moe Ei mengatakan di Yangon Jumat (15/06), sehubungan agenda acara yang demikian padat, Suu Kyi tidak cukup beristirahat. Itu mencemaskan.

Menurut keterangan dokternya Suu Kyi menderita tekanan darah rendah, tapi tidak mengalami ganggutan kesehatan yang besar. Dalam rangkaian perjalanannya ke Eropa, setelah Swiss, Suu Kyi dijadwalkan mengunjungi Norwegia. Di negara tempat tokoh politik itu dianugerahi Nobel Perdamaian 21 tahun lalu, Suu Kyi dijadwalkan menyampaikan pidato terima kasih.

DK/VLZ (dpa,ap)