Novelis Inggris Keturunan Jepang Raih Nobel Sastra

Novelis Inggris keturunan Jepang, Kazuo Ishiguro raih Nobel Kesusatraan lewat karya-karyanya yang mampu mentransformasi memori dan delusi jadi dunia nyata. Salah satunya novel Remains of the Day yang sudah difilmkan.

Kazuo Ishiguro, penulis dari Inggris dianugerahi hadiah Nobel untuk Kesusastraan untuk novelnya yang berjudul  "Remains of the Day". Akademi Ilmu Pengetahuan Swedia memuji Ishiguro yang kelahiran Jepang, sebagai : "Mampu membuat koneksi antara relung terdalam di bawah perasaan ilusoris dengan dunia nyata."

Novel yang ditulis Ishiguro tahun 1998 itu juga sudah diangkat ke layar lebar dan sempat menyabet nominasi untuk mendapatkan hadiah Oscar. Komite Nobel pada tahun ini kembali memilih karya kesusastraan dengan penafsiran lebih pada arus utama, setelah tahun lalu kecewa dengan sikap pemenang Nobel bidang ini, yakni penyanyi dan penulis lagu Bob Dylan.

"Karya Ishiguro, yang pindah ke Inggris saat kanak-kanak, sering menyentuh memori, waktu dan delusi diri sendiri. Novelnya seperti campuran, sedikit Jane Austen, komedi satir dan karya Franz Kafka. Campuran sedikit-sedikit, dan kita temukan Ishiguro dalam kulit kacangnya", ujar Sara Danius, sekretaris permanen di Swedish Academy.

Novel "The Remains of the Day," bercerita tentang  seorang kepala pelayan yang rewel dan tertekan di Inggris pasca perang. Versi film layar lebarnya dibintangi Anthony Hopkins dan Emma Thompson.

as/ap(rtr,afp,ap,dpa)

Gaya hidup

Hadiah Tidak Berharga Untuk Riset

Istilahnya Ig-Nobel-Prize plesetan dari kata ignoble alias tidak berharga. Nominator tahun 2015 antara lain riset jika disengat serangga, bagian tubuh mana yang paling sakit? Atau benarkah Sultan Mulai Ismail punya 888 anak yang dibuahinya antara 1697 hingga 1727? Penghargaan ini hendak menghormati riset tema tak lazim dan penuh fantasi.

Gaya hidup

Jeda Kencing 21 Detik

Riset yang mendapat hadiah "lelucon" ini antara lain, jawaban atas pertanyaan berapa lama waktu yang dibutuhkan manusia atau binatang peliharaan untuk kencing. Hasil riset ilmuwan Amerika Serikat, Patricia Yang menyebutkan manusia atau binatang perlu waktu rata-rata 21 detik untuk sekali buang air kecil alias kencing.

Gaya hidup

Anjing Berak Ikuti Medan Magnet Bumi

Riset yang dilakukan dua peneliti dari Republik Ceko menunjukan: jika berak, anjing mengikuti jalur magnetik bumi pada poros utara-selatan. Penelitian dilakukan pada 70 ekor anjing. Riset ini dianugerahi "Ig Nobel Prize" untuk biologi pada tahun 2014.

Gaya hidup

Apakah Menguap Menular?

Menguap biasanya menular di antara manusia. Ilmuwan biologi kognitif dari Universitas Wina, Austria meneliti fenomena ini pada penyu laut. Hasilnya yang dipublikasikan dalam jurnal "Current Zoology", di kalangan penyu menguap tidak menular seperti di antara manusia. Hasil riset dianugerahi Ig Nobel untuk Psiklogi pada 2011.

Gaya hidup

Terpeleset Kulit Pisang

Periset di Kitasato University Jepang meraih hadiah Ig Nobel bidang Fisika 2014 dengan penelitian koefisien friksi kulit pisang pada lantai linolium. Hasilnya: gel polysaccharide follicular pada kulit pisang berfungsi sebagai pelumas di antara kulit dengan lantai. Singkatnya: kulit pisang terbukti amat licin dan membuat orang terpeleset.

Gaya hidup

Gigitan Kucing Memicu Depresi

Penghargaan kategori Kesehatan Publik 2014 dianugerahkan untuk riset korelasi antara gigitan kucing dan depresi. Para ilmuwan menganalisa data pasien perempuan yang dirawat akibat digigit kucing. Kesimpulannya, di antara pasien perempuan yang digigit kucing terlihat naiknya kasus depresi secara siginifikan. Saran peneliti, lakukan pemeriksaan dini untuk kelompok rawan digigit kucing.

Gaya hidup

Solusi Anti Pembajakan

Hadiah untuk Rekayasa Teknik Keamanan 2013 dianugerahkan pada temuan anti pembajakan pesawat terbang. Berupa sebuah mekanisme yang menjebloskan pembajak ke ruang bawah pesawat, setelah itu sebuah mesin akan mengepaknya seperti paket barang dan pelaku dijatuhkan ke luar pesawat menggunakan parasut. Dengan itu aksi satuan khusus untuk menundukan pembajak tidak diperlukan lagi.

Gaya hidup

Yesus Dalam Otak

Sering dilansir laporan penampakan Yesus pada sepotong roti bakar. Pakar neurologi dari Cina dan Kanada meneliti apa yang terjadi di dalam otak, jika kita mengenali wajah yang amat kita kenal pada lokasi yang tidak seharusnya. Mereka menamukan jaringan rumit kawasan otak yang bertugas mengenali wajah. Temuan ini dianugerahi Ignobel untuk Neurologi pada 2014.

Gaya hidup

Kumbang Berorientasi Pada Bintang

Sebuah tim internasional menemukan bahwa kumbang tinja bergerak dengan berorientasi pada bintang yang bersinar cemerlang di Bima Sakti jika bulan tak nampak. Temuan ini membuah hasil penghargaan bersama untuk biologi dan astronomi pada 2013. Jika langit cerah, kumbang bergerak lurus, dan jika langit berawan tanpa bulan, kumbang kehilangan orientasi arah.

Gaya hidup

Drone Pelacak Nafas Paus

Penghargaan Rekayasa Teknik tahun 2010 diberikan kepada insinyur Amerika Serikat yang mengembangkan drone untuk melacak nafas Paus. Drone terbang mengikuti kawanan mamalia laut itu dan menganalisa kandungan bakteri pada uap yang disemburkan paus saat bernafas. Selain data ilmiah untuk pakar biologi kelautan, foto spektakuler semacam ini merupakan hasil sampingan riset tersebut.

Tema