1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

150311 Ausstellung Traummänner

18 April 2011

Hamburg menggelar pameran foto mengenai pria-pria impian. Adalah 50 fotografer yang terpilih dari 150 fotografer terkemuka dunia, mengerjakan proyek menggambarkan siapa yang merupakan pria impian dan idaman mereka.

https://p.dw.com/p/10vi4
Foto karya Jake Chessum yang ditampilkan dalam Pameran Pria Impian di HamburgFoto: Jake Chessum

Di Hamburg, tepatnya di aula foto Deichtor, potret para lelaki tampan idaman dijajarkan dalam pameran yang bertajuk “Traummänner” atau Pria Impian. Mereka yang terlibat dalam proyek fotografi itu adalah 50 seniman foto dari berbagai negara dan sebagian besarnya berprofesi di ranah mode.

Dari judulnya saja, sudah terbayang siapa saja yang terperangkap menjadi modelnya. Tentu saja dari jajaran bintang-bintang Hollywood, George Clooney dan Brad Pitt termasuk di antaranya. Tidak hanya itu, memang tujuan proyek fotografi Pria Impian ini utamanya menunjukkan bagaimana gambaran fisik kaum adam dibentuk oleh masyarakat saat ini. Seperti dikatakan kurator pameran Nadine Barth, masih lebih banyak lagi yang bisa ditemukan dalam pameran ini selain perut berotot dan lengan kekar.

"Pada tahun 1980-an ada standar pria yang berpenampilan sportif, yang berotot. Pada dasawarsa 1990-an lelaki digambarkan ramping dengan rambut gondrong, lebih androgini. Kemudian gambaran itu menjadi beragam mulai dari pria pecinta alam, metroseksual, atau lainnya yang saat ini bisa dikatakan bahwa pria dengan rasa percaya diri, punya karakter, atau kepribadian merupakan gambaran lelaki masa kini," dikatakan Nadine Barth.

Gambaran pria masa kini itu tidak hanya ditampilkan dalam suatu skenario baru. Sebaliknya, bahasa gambar yang digunakan mereka cenderung tradisional. "Itulah yang menarik dari fotografi pria-pria masa kini, bahwa skenarionya sudah dikenal, tapi cowok-cowoknya baru, bukan? Kami benar-benar punya orang-orang menarik, yang tidak hanya tampan, dan menampilkan tubuh mereka, tapi juga memancarkan aura dan kepribadian mereka."

Fotografer mode Denmark Marc Hom termasuk salah satu seniman foto terbaik di bidangnya. Ia bekerja sama dengan para model foto, tentunya. Skenario adalah keahlian utamanya. Hal yang patut diperhatikan adalah, ketika ia memilih gambaran pria ideal yang tampak alami dan spontan. Atau memilih tokoh terkenal untuk menjadi model foto Hom. Di antaranya sutradara dan seniman Amerika Serikat Julian Schnabel dan sutradara Roman Polanski.

Pemandangan yang tidak biasa direkam fotografer Jerman dan aktris Margarita Broich. Ia memilih subyek rekan aktornya yang sedang tertidur setelah bekerja. Letih dan terlihat rapuh. Pria impian juga bisa terlihat seperti itu.

Jika diyakini, seorang pria masa kini serba bisa, yaitu lembut, romantis atau humoris, modis, kasual, usang atau kuno. Fotografer Italia Carlotta Manaigo, misalnya, menampilkan pria kurus yang sedang merawat kebun anggurnya, tentu dengan kualitas pria idaman. Sebaliknya, seniwati fotografi Sheryl Nields mengangkat tema tokoh komik. Ia merekam gambar seorang teman mengenakan kaus "Manusia Laba-laba", topengnya, dan terlihat kebingungan di sebelah alat kebugaran.

Nadine Barth, kurator pameran, memaparkan, "Para fotografer memproyeksikan gambar yang ada dalam masyarakat, trennya selalu berputar. Mereka menunjukkan apa reaksi masyarakat, apa reaksi mereka terhadap reaksinya dan seterusnya. Sehingga semuanya berpotensi dan dengan begitu ada perkembangan."

Seluruhnya ditampilkan 150 foto dari berbagai hasil pemotretan. Foto spontan koleksi pribadi atau juga yang diambil dalam sesi khusus. Sebagian besar fotografer mencetak karyanya dalam hitam putih. Pameran fotografi "Pria Impian" ini diharapkan mencapai kesuksesan seperti pendahulunya "Perempuan Impian" yang digelar hanya dalam lima minggu dan dikunjungi sekitar 23 ribu penikmat foto.

Daniela Wegner/Luky Setyarini

Editor: Edith Koesoemawiria