1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

PM Denmark: Jangan Stigmatisasi Islam

17 Februari 2015

Serangan di Kopenhagen bukan konflik antara Muslim dan non Muslim melainkan konflik antara nilai kemasyarakatan melawan ekstrimis kekerasan. PM Denmark juga peringatkan jangan stigmatisasi Islam

https://p.dw.com/p/1EdEV
Gedenkveranstaltung in Kopenhagen
Foto: picture-alliance/dpa/Kastrup

Perdana Menteri Denmark Helle Thorning-Schmidt menanggapi serangan penembakan ke pusat kebudayaan dan sebuah Sinagoga di Kopenhagen yang menewaskan 2 orang, dengan melontarkan peringatan pada warganya agar jangan stigmatisasi kaum Muslim. "Ini konflik antara inti tata nilai kemasyarakatan kita melawan ekstrimis kekerasan. Jadi bukan konflik antara Muslim melawan non-Muslim", ujar PM Denmark itu di Kopenhagen.

Dänemark Anschläge in Kopenhagen Attentäter Omar Abdel Hamid El-Hussein SCHLECHTE QUALITÄT
Tersangka pelaku Omar El-Hussein tewas ditembak.polisi.Foto: Reuters/Danish Police handout/Scanpix

Pelaku serangan yang disebut bernama Omar El-Hussein (22) warga Denmark keturunan Palestina ditembak mati oleh polisi Denmark Minggu (15/2) di dekat stasiun Norrebro di Kopenhagen. Pelaku melancarkan serangan penembakan mula-mula ke pusat kebudayaan di Kopenhagen yang sedang menggelar debat kebebasan berekspresi Sabtu (14/2), menewaskan produser film Finn Noorgaard dan ke sebuah Sinagoga Minggu (15/2) yang menewaskan satpam warga Yahudi Dan Uzan. Selain itu akibat serangan penembakan itu lima polisi cedera.

Pelaku El-Hussein adalah bekas narapidana yang dihukum akibat kasus kejahatan kekerasan. Saat di penjara, dia mengungkapkan niat untuk bergabung dengan jihadis di Suriah, dan karena itu diawasi oleh aparat dinas rahasia, lapor harian Berlingske.

Pawai dukacita

Sebagai tabda ikut berdukcita atas serangan penembakan yang membunuh dua korban dan juga pelakunya, sekitar 30.000 warga Denmark menggelar pawai dukacita di ibukota Kopenhagen Senin (16/2) malam. Para peserta pawai menyalakan lilin dan meletakkan karangan bunga di lapangan dekat pusat kebudayaan, serta di tempat pelaku penembakan tewas ditembak polisi.

PM Thorning-Schmidt dalam pidatonya menyebutkan, semua warga Denmark berkumpul untuk membela hidup merdeka dan aman di sebuah negara demokrasi. "Jika ada yang mencoba memecah belah, respons kami justru akan semakin memperkuat komunitas", ujar dia.

Sebagai tabda dukacita atas aksi serangan ekstrimis itu, di seluruh Denmark dikibarkan bendera setengah tiang. FBI juga menyatakan membantu aparat keamanan di Denmark untuk mengusut kasus tersebut. Dilaporkan, dua orang diperiksa dengan dugaan membantu pelaku.

as/rzn(afp,rtr,dpa)