Saksi Ahli: Jejak VX Ditemukan Pada T-Shirt Siti Aisyah

Ahli kimia Malaysia memberi kesaksian di pengadilan pembunuhan Kim Jong Nam dan mengatakan, ada jejak racun saraf VX di baju Siti Aisyah. Proses pengadilan dilanjutkan dengan pengajuan bukti.

Kesaksian ahli kimia Dr Raja Subramaniam adalah bukti pertama yang menghubungkan racun saraf VX dengan salah satu dari kedua tersangka. Siti Aisyah dari Indonesia dan warga Vietnam Doan Thi Huong dituduh mengolesi racun mematikan itu ke wajah Kim Jong Nam di terminal bandara Kuala Lumpur bulan Februari lalu.

Raja Subramaniam mengatakan kepada pengadilan Kuala Lumpur hari Rabu (4/10), dia menemukan asam VX, produk sampingan dari senjata kimia terlarang itu, pada kaus T-shirt tanpa lengan Siti Aisyah. Jika terbukti bersalah, kedua terdakwa bisa dijatuhi hukuman mati.

Raja mengatakan, VX akan terurai jadi zat turunannya bila bereaksi dengan air, dan meninggalkan produk sampingan yang bisa terdeteksi. Selain itu, seseorang dapat sepenuhnya mendekontaminasi tangan mereka dengan cara mencuci dan menggosok tangan dalam waktu 15 menit setelah menyentuh racun itu.

Malaysia Kuala Lumpur Prozess gegen Siti A., wegen Tötung von Kim Jong Nam

Siti Asiyah digiring ke ruang pengadilan kasus pembunuhan Kim Jong Nam

Mengaku tak bersalah

Kedua tersangka mengaku tidak bersalah atas tuduhan pembunuhan. Mereka belum memberi kesaksian di depan pengadilan, namun dalam keterangan-keterangan sebelumnya mengatakan, mereka percaya bahwa sedang memainkan lelucon yang tidak berbahaya untuk sebuah acara TV dengan kamera tersembunyi. Mereka mengaku ditipu oleh orang-orang yang dicurigai adalah agen rahasia Korea Utara.

Ahli patologi Malaysia, Mohamad Shah Mahmood bersaksi bahwa penyerapan paling cepat racun VX adalah melalui lendir mata. Begitu VX memasuki aliran darah, "hanya ada kemungkinan sangat kecil untuk bertahan hidup."

Jaksa penuntut pada persidangan hari Rabu berusaha menunjukkan bahwa VX adalah satu-satunya penyebab kematian Kim Jong Nam. Saksi Mohamad Shah mengatakan, obat-obat yang digunakan Jong Nam untuk mengobati diabetes, hipertensi dan asam urat memang ditemukan dalam darahnya, kadar obat-obatan dan kondisi tersebut tidak akan menyebabkan kematiannya yang cepat.

Malaysia Kuala Lumpur Prozess wegen Tötung von Kim Jong Nam

Pembela Siti Asiyah, pengacara Gooi Soon Seng (kiri)

Menurut kesaksian sebelumnya, Kim meninggal dalam waktu dua jam setelah diserang, tidak dalam waktu 20 menit seperti yang dinyatakan  oleh kementerian kesehatan Malaysia.

Senjata pemusnah massal Korut?

Pemakaian dan produksi racun saraf VX dilarang oleh sebuah perjanjian internasional yang memasukkannya dalam kategori senjata pemusnah massal. Namun diyakini racun itu masih menjadi bagian dari senjata kimia Korea Utara.

Kim Jong Nam adalah anak tertua generasi dinasti penguasa Korea Utara Kim Jong Il, berarti kakak pempimpin saat ini, Kim Jong Un. Dia diberitakan tidak akur dengan ayahnya dan sudah tinggal di luar negeri selama bertahun-tahun. Menurut laporan media, dia tidak pernah bertemu dengan Kim Jong Un, yang sekarang disebut-sebut sebagai pemberi perintah pembunuhannya.

Proses Pengadilan di Malaysia diawasi ketat oleh pemerintah Indonesia dan Vietnam, yang membayar pengacara pembela kedua perempuan tersangka tersebut.

Politik

Kasus internasional

Nama Siti Aisyah belakangan ini menjadi salah satu topik utama media-media internasional, ketika ditahan atas tuduhan pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri penguasa Korea Utara, Kim Jong Un. Bersama perempuan Vietnam, wajah Siti tertangkap kamera mengusap wajah korban, sebelum korban meninggal dunia.

Politik

Berasal dari Serang

Berasal dari Serang, banten, Siti pernah tinggal di Tambora, Jakarta bersama suaminya dari tahun 2008-2011. Mereka kemudian mengadu nasib ke Malaysia. Anaknya yang masih balita dititipkan ke mertua. Setahun demikian ibu muda itu pulang kampung dan menceraikan suaminya. Ia kembali tinggal bersama ibunya, Benah, sebelum akhirnya merantau ke Batam.

Politik

Ditahan polisi Malaysia

Beberapa bulan belakangan, diketahui ia tinggal di Malaysia, seblum akhirnya terjadi insiden kematian Kim Jong Nam. Siti dan seorang perempuan Doan Thi Huong tertangkap kamera pengawas di bandara Kuala Lumpur, mengusap wajah Kim Jong Nam, sebelum akhirnya kakak tiri dari Kim Jong Un itu tewas.

Politik

Polisi tolak alasan Siti

Kepada polisi Malaysia, Siti menceritakan bahwa ia mengira sedang diminta untuk melakukan adengan komedi komedi situasi di televisi. Namun polisi menolak klaim tersebut. Polisi Malaysia menuding, bahwa Siti dan tersangka lainnya tahu bahwa ynag diusapkan ke wajah Kim Jong Nam mengandung racun dan mereka dilatih dulu untuk melakukan aksi itu. Tudingan tersebut membuat keluarga Siti gelisah.

Politik

Menanti kabar

Nasrudin, salah satu saudara laki-laki Sitipun ketar-ketir menanti kabar sang adik. Ia dan anggota keluarga lainnya terus menunggu perkembangan kasus tersebut.

Politik

Ibu: Ia hanya gadis desa

Ibu Siti AIsyah pun mengaku tak bisa tidur karenanya. Ia bersikukuh, Siti Aisyah yang disebutnya gadis desa tak mungkin melakukan pembunuhan itu. Kim Jon Nam tewas dibunuh dengan menggunakan racun syaraf mematikan yang biasanya dibuat untuk senjata kimia. Bahkan tersangka pelaku jatuh sakit di tahanan setelah ikut terpapar XV. Namun belum diketahui pasti tersangka yang dimaksud. (ap/vlz)

hp/as (ap, afp, rtr)