1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Serangan Bom Terhadap Pengadilan di Pakistan

3 Maret 2014

Sabtu silam Taliban mengumumkan gencatan senjata. Sehari setelahnya pemerintah menghentikan serangan udara. Tapi hari ini (3/3) sebuah pengadilan di Islamabad diserang kelompok tak dikenal.

https://p.dw.com/p/1BIXl
Islamabad Bombenanschlag
Foto: Reuters

Sedikitnya sebelas orang tewas, menyusul ledakan bom di sebuah gedung pengadilan di ibukota Pakistan, Islamabad. Di antara korban yang tewas terdapat satu orang hakim. Sementara korban luka mencapai jumlah 25 orang.

Senin (3/3) sekelompok orang tak dikenal melepaskan tembakan ke arah gedung pengadilan yang berada di tengah kawasan ramai penduduk. Saksi mata juga melaporkan ledakan di dalam gedung. Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Hari Minggu (2/3) pemerintah Pakistan mengumumkan akan menghentikan serangan udara terhadap lokasi yang dicurigai sebagai markas kelompok Taliban. Langkah tersebut diambil sebagai reaksi gencatan senjata sepihak yang diumumkan Taliban dan berlaku selama tiga puluh hari, untuk membuka jalan bagi perundingan damai.

Gelombang Kekerasan Baru

Menteri Dalam Negeri Nisar Ali Khan menyambut keputusan tersebut, namun juga menekankan pihaknya akan bereaksi jika muncul tindak kekerasan baru.

Sebelumnya Pakistan dilanda gelombang kekerasan. Sehari setelah serangan yang menewaskan delapan anggota kepolisian, militer Pakistan melaporkan berhasil membunuh lima orang teroris di kawasan kesukuan di barat daya. Dalam serangan itu militer yang menggunakan helikopter tempur menyerang lokasi persembunyian salah seorang pemimpin Taliban di Bara.

Perdana Menteri Nawaz Sharif akhir Januari silam membuka perundingan damai dengan Taliban di Pakistan yang terlibat konflik sejak tujuh tahun. Kelompok garis keras itu menuntut implementasi hukum Syariah dan penghentian serangan pesawat tak berawak yang gencar dilakukan oleh militer Amerika Serikat.

Serangan terhadap Petugas Polio

Pakistan Explosion Anschlag Polizei 1.3.14
Serangan di Islamabad merupakan lanjutan dari serangkaian tindak kekerasan yang merebak di Pakistan baru-baru iniFoto: picture-alliance/dpa

Perundingan damai dibekukan dua pekan lalu setelah Taliban mengklaim pihaknya telah membunuh 23 anggota paramilter Pakistan yang disandera sejak Juni 2010. Militer Pakistan menjawab dengan melancarkan serangan udara yang menewaskan ratusan pejuang Taliban.

Dalam serangkaian serangan terbaru, kelompok radikal Islam juga membidik petugas imunisasi polio. Taliban menuding, mereka adalah mata-mata Amerika Serikat. Menurut infomrasi WHO, Pakistan adalah satu-satunya negara di dunia yang mencatat kenaikan kasus penderita polio tahun 2013.

rzn/ap (afp, dpa, rtr)