1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Annan Peringatkan Adi Daya Soal Suriah

30 Juni 2012

Mediator internasional untuk Suriah, Kofi Annan memohon pada negara adi daya untuk bersatu demi terciptanya perdamaian bagi Suriah, termasuk dalam rencana transisi kepemimpinan di negara itu.

https://p.dw.com/p/15OcZ
Konferensi JenewaFoto: Reuters

Dalam pidato pembukaan rapat menteri luar negeri di Jenewa, hari Sabtu (30/06), Kofi Annna menandaskan kekisruhan di Suriah dapat menjalar ke kawasan sekitarnya ataupun terperosok ke dalam konflik internasional, apabila tidak diselesaikan, “Kita harus menyepakati panduan dan prinsip-prinsip transisi kepempinan Suriah guna memenuhi aspirasi sah rakyat Suriah.“

Kofi Annan PK in New York ARCHIVBILD
Kofi AnnanFoto: Reuters

Adi Daya Juga Bertanggung Jawab

Annan memperingatkan negara-negara adi daya bahwa mereka akan bertanggungjawab atas kematian rakyat Suriah, apabila gagal dalam mencapai kesepakatan yang bertujuan untuk mengakhiri kekerasan di negara itu, “Rakyat Suriah menajdi korban terbesar, dan kematian mereka akan menjadi konsekuensi yang bukan semata karena tindakan para pembunuh, melainkan juga karena ketidakmampuan Anda-anda sekalian dalam menjembatani perbedaan,“ tandasnya di hadapan para menteri luar negerai yang berhimpun hari Sabtu (30/06) dalam sidang darurat di Jeneva.

Silang Pendapat

Sidang darurat di Jenewa masih diwarnai perbedaan pandangan atas usulan perubahan politik di Suriah yang tidak memasukkan nama Presiden Suriah Basyar al-Assad. Baik Amerika Serikat maupun negara-negara Eropa dan sekutu Arab tidak melihat adanya jalan keluar bila kekuasaan masih berada di tangan Presiden Basyar al Assad. Sebaliknya Rusia, menolak pemaksaan mundur bagi Assad.

afp/rtr/dpa/AP