1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Sosial

Apa Nama Ibu Kota Baru Usulan Netizen?

29 Agustus 2019

Mulai dari Mandalanusa, hingga Jokograd, netizen Indonesia beramai-ramai mengusulan sebutan yang akan digunakan untuk ibu kota baru Indonesia. Usulan nama yang mana yang Anda pilih?

https://p.dw.com/p/3Ogux
Karte Indonesien Kalimantan ID

Pascakeputusan Presiden Joko Widodo yang resmi mengumumkan ibu kota Indonesia pindah dari DKI Jakarta ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur, Senin (26/08), DW Indonesia menanyai warganet tentang ide kreatif mereka mengenai nama baru Ibu Kota. Inilah beberapa twit dan komentar netizen DW Indonesia.


"Mandalanusa" jadi salah satu nama yang paling banyak menarik perhatian netizen. Bahkan sampai sudah ada yang membuat petisi Mandalanusa agar dipilih sebagai nama ibu kota baru. Latar belakang pemilihan nama ini adalah karena "Mandalanusa" berasal dari bahasa Sanksakerta dan Melayu yang memiliki arti pusat kepulauan Nusantara. Ini persis seperti alasan Jokowi yang mengatakan lokasi ibu kota baru yang dipilih berada tepat di tengah Indonesia.

Unsur sejarah banyak menjadi pertimbangan warganet, misalnya saja saat mengusulkan kata "Kertanegara", "Kertagama", bahkan "Kartawidodo"

Nama ini juga menjadi salah satu usulan terpopuler akun Facebook DW Indonesia, karena terkesan elegan dan berkelas serta unsur sejarah baik kerajaan Kutai Kartanegara, kerajaan tertua di Indonesia, maupun merujuk pada karya Negara Kertagama.

 

Nama presiden

"Soekarno-Hatta" juga menjadi ide untuk nama ibu kota baru, seperti Washington, ibu kota Amerika Serikat. Selain itu, nama ini juga mengandung harapan agar warga Indonesia selalu ingat dengan dua tokoh pendiri bangsa tersebut.

Nama ibu kota baru Indonesia juga menarik media internasional. Seperti dilansir Reuters, seorang netizen dengan username @Enggalpm bahkan langsung mengusulkan 11 nama, termasuk Jokograd dan Sankt-Jokoburg.

Tak melulu bernada serius, ada juga netizen yang justru kreatif memberikan akronim, seperti Haekal Hakiri Ori yang mengusulkan "SAMBAL TERONG PEDAS" merujuk pada Samarinda-Balikpapan-Tenggarong-Penajam dan sekitarnya. Agung Tribowo memberi akronim PENAKUT alias PENAjam KUTai.

Meski banyak ide yang bermunculan, ada netizen yang tampak skeptis dengan nama-nama yang ada. Menurutnya harus ada kreativitas tinggi yang tidak akan mengecewakan.

(vv/ts)