1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Badak Sumatera Lahir di Penangkaran

23 Juni 2012

Seekor badak Sumatera, jenis hewan yang terancam punah, melahirkan anak jantan di penangkaran Taman Nasional Way Kambas Lampung.

https://p.dw.com/p/15KNb
Foto: cc-by-sa-Charles W. Hardin

Setelah dua kali keguguran dan hamil selama 16 bulan, badak Sumatera betina bernama Ratu melahirkan badak jantan Sabtu (23/6) dini hari waktu setempat di penangkaran Way Kambas. Keduanya dikabarkan dalam keadaan sehat. Ini adalah badak pertama yang lahir di penangkaran Indonesia.Seorang juru bicara kementrian luar negeri mengatakan kepada kantor berita AFP, "Kami sangat bersyukur proses kelahiran berjalan lancar dan secara alami. Ini adalah keberhasilan dalam upaya perkembangbiakan badak Sumatera yang merupakan jenis sangat langka dan sulit reproduksinya."

Anak Ratu hanyalah badak Sumatera kelima yang dilahirkan di penangkaran selama lebih dari 120 tahun. Badak pertama lahir di kebun binatang Kolkata tahun 1889. Tiga badak lainnya lahir di kebun binatang Cincinnati, Amerika Serikat. Andalas, sang ayah, merupakan badak Sumatera jantan hasil penangkaran yang lahir di Cincinnati 13 September 2001 lalu. Ia dikirim ke Indonesia tahun 2007 untuk mengikuti program perkembangbiakan.

Harapan yang hampir punah

"Ini kelahiran bersejarah karena badak Sumatera hampir punah," ujar Kepala Pusat Informasi Kementerian Kehutanan Sumarto. Hanya sekitar 200 badak Sumatera masih hidup liar di Indonesia dan Malaysia. 10 lainnya hidup di penangkaran. Jumlahnya berkurang drastis dalam beberapa tahun terakhir. Sekitar 70 persen lebih sedikit sejak 1985, karena perusakan habitat badak.

vlz/sb/ipj (AP, AFP)