1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Bale ke Madrid: Galactico Jilid Dua

2 September 2013

Real Madrid mencatat rekor tertinggi pembelian pemain dengan meminang Gareth Bale dari Tottenham Hotspur dengan nilai 100 juta Euro. Bale menjadi "Galactico" ke-sebelas sejak era kepresidenan Florentino Perez

https://p.dw.com/p/19ZzQ
Foto: Reuters

Maka berakhirlah spekulasi seputar Gareth Bale dengan hijrahnya ke Real Madrid. Terlahir di Cardiff, dibesarkan di FC Southampton, menjelma menjadi bintang di Tottenham Hotspur dan kini menjadi "Galactico" terakhir di bawah kepresidenan Florentino Perez dengan banderol 100 juta Euro. Bale, bocah Wales yang sempat diragukan bakatnya itu adalah pemain termahal sejagad raya.

Sepak terjangnya musim lalu memang layak mendapatkan aplaus, dari 45 laga bersama Spurs ia melesakkan 26 gol dan menciptakan 15 assist. Kendati begitu kiprahnya gagal membawa Tottenham berlaga di Liga Champions Eropa atau menyabet gelar juara Liga Eropa yang jatuh ke tangan rival satu kota, Chelsea.

Bahwa Bale menjadi pemain termahal tanpa pernah menggondol satupun gelar bergengsi tidak pernah menjadi isu buat Perez. Dengan pembelian pemain terbaik Liga Inggris 2013 itu, presiden yang satu dekade lalu membuat gempar dunia sepak bola dengan memboyong nama-nama besar saat itu, Zinedine Zidane, Luis Figo, David Beckham dan Ronaldo, sukses menyempurnakan proyeknya: Galactico jilid dua.

Bukan rahasia lagi jika Madrid berambisi besar merebut la Decima, gelar Liga Champions Eropa ke-sepuluh buat klub ibukota tersebut. Bale dianggap sebagai kepingan terakhir yang hilang dari skuad Madrid. "Ia membuat sepak bola terlihat mudah. Kecepatannya mengerikan, akselerasinya luar biasa karena ia bisa melesat lewat ruang yang sempit," kata Zidane, Asisten Pelatih Real Madrid.

Bersama Madrid, Bale yang akan digaji 12 juta Euro per tahun itu akan melengkapi quartet ujung tombak yang terdiri atas Christiano Ronaldo, Isco dan Benzema. Kedatangannya sendiri secara tidak langsung mengusir Kaka yang memilih kembali ke AC Milan. Mesut Özil dan Angel di Maria juga riuh diisukan akan hengkang.

Karir Bale melesat tajam sejak melakukan debut pertama di tim nasional Wales dengan usia 16 tahun. Bekas pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson dan pelatih Arsenal, Arsene Wenger termasuk yang pertama menemukan bakat sang pemain. Wenger kemudian memilih Theo Walcott yang membuka jalan Tottenham Hotspur meminang bocah Wales itu dengan nilai 13 Juta Euro.

Buat Bale sendiri kepindahannya ke Madrid adalah "mimpi" yang jadi kenyataan. "Sejak usia tiga tahun saya cuma memikirkan sepak bola," katanya. "Saya tidak pernah menginginkan profesi yang lain dan ketika orang bilang, 'apa yang akan kau lakukan jika gagal sebagai pemain sepak bola?!' saya tidak bisa menjawab karena saya tidak pernah berpikir ke arah sana," pungkasnya.

rzn/yf (sid/rtr/ap)