Berlin Terapkan Cara Cerdas dan Ampuh Melawan Serangan Spesies Invasif

Setelah kewalahan menghadapi invasi Artopoda asing beberapa tahun terakhir, warga Berlin terapkan metode ampuh. Restoran punya kontribusi besar perangi spesies yang berkembangbiak eksplosif itu.

Setelah mengalami serangan Artropoda invasif beberapa tahun terakhir, warga Berlin punya cara "cespleng" atasi masalah. Jenis udang karang merah yang berasal dari Amerika itu kini dijadikan santapan lezat di beberapa restoran di ibukota Jerman. Rasanya disebut gabungan antara lobster dan udang, digemari warga kota.

Sosial | 18.08.2017

Populasi artropoda udang karang meledak beberapa tahun terakhir, karena di perairan terbuka sekitar metropolitan Berlin, hewan ini tidak punya musuh alami. Kolam, danau dan sungai kecil diserbu spesies invasif yang mendesak keberadaan spesies lokal sejenis.

Budaya

Monumen simbol persatuan

Dulunya ada 18 gerbang untuk memasuki kota Berlin pada abad ke-19. Brandenburger Tor adalah satu-satunya yang tersisa. Gerbang ini sekarang menjadi landmark, sekaligus petunjuk arah bagi warga Berlin. Konstruksi setinggi 26 ini meter mungkin tidak semegah monumen-monumen lain, tapi punya makna simbolis yang sarat sejarah.

Budaya

Diresmikan tahun 1791

Gambar ini menunjukkan lokasi gerbang itu pada tahun 1764. Kaisar Friedrich Wilhelm II memerintahkan pembangunan Brandenburger Tor yang baru dan diresmikan 6 Agustus 1791. Arsiteknya Carl Gotthard Langhans terinspirasi oleh pintu gerbang Akropolis di Athena, Yunani. Karena itu, seorang penyair menjuluki Berlin sebagai "Athena di tepi sungai Spree".

Budaya

Gerbang Perdamaian

Patung Quadriga yang dibuat pematung Johann Gottfried Schadow ditambahkan tahun 1793. Patung kereta yang ditarik oleh empat ekor kuda ini dikemudikan oleh Eirene, dewi perdamaian Yunani. Brandenburger Tor juga dinamakan Friedenstor - Gerbang Perdamaian.

Budaya

Jadi rampasan perang

Tapi cita-cita perdamaian tidak terwujud. Gerbang ini malah menjadi saksi peperangan. Tahun 1806, tentara Napoleon menang perang dan masuk ke Berlin. Mereka merampas patung Quadriga dan membawanya ke Paris sebagai simbol kemenangan. Meski rencananya akan dipamerkan kepada publik, Quadriga tetap disimpan dalam kotak-kotak di Paris.

Budaya

Kembali dengan kemenangan

Setelah kekalahan Napoleon, Quadriga akhirnya kembali ke Berlin tahun 1814 berkat jasa Jenderal Ernst von Pfuel. Keluarga von Pfuel sejak itu diizinkan menggunakan bagian tengah gerbang, yang tidak boleh digunakan oleh warga biasa. Patung Quadriga kemudian didesain ulang oleh Karl Friedrich Schinkel sebagai Victoria, dewi kemenangan, yang memegang simbol salib dan elang Prusia.

Budaya

Propaganda Nazi

Januari 1933, Nazi merayakan perebutan kekuasaan oleh Adolf Hitler dengan pawai besar di Brandenburger Tor. Dalam benak Hitler, pintu gerbang ini akan menjadi poros utama di kota rekaannya "Germania," sebuah visi penuh kemegahan tentang pembaharuan tatakota dan arsitektur kota Berlin.

Budaya

Setelah Perang Dunia II

Selama Perang Dunia II, Brandenburger Tor rusak parah, namun tetap berdiri. Tapi karena monumen itu terletak di sektor yang diduduki dan dikelola oleh Uni Soviet, bendera Soviet berkibar di atasnya, dari gerbang tahun 1945 sampai 1957, lalu digantikan oleh bendera Jerman Timur.

Budaya

Daerah tak bertuan

Ketika Tembok Berlin dibangun 13 Agustus 1961, akses ke Brandenburg Tor dari Berlin Barat diblokir. Di sisi Timur juga dibangun tembok, sehingga gerbang ini juga tidak dapat dikunjungi warga Berlin Timur. Di sisi barat gerbang, dipasang tanda peringatan: "Perhatian! Anda sekarang meninggalkan Berlin Barat."

Budaya

"Runtuhkan tembok ini!"

Brandenburger Tor menjadi latar belakang pidato terkenal Ronald Reagan pada 12 Juni 1987, di mana dia berseru, "Tuan Gorbachev, runtuhkan tembok ini!" Pidato Reagan ini bisa didengar juga di bagian timur gerbang, karena saat itu sengaja digunakan banyak pengeras suara.

Budaya

Simbol reunifikasi

Ketika Tembok Berlin yang memisahkan kota akhirnya terbuka tanggal 9 November 1989, ribuan orang datang untuk merayakannya di Brandenburger Tor. Jembatan ini kemudian menjadi simbol kebebasan dan reunifikasi Jerman. Monumen ini direnovasi pada tahun 2000.

Budaya

Tempat berkumpul dan berpesta

Sekarang, kawasan Brandenburger Tor menjadi pusat pertemuan. Banyak acara besar yang dilangsungkan setiap tahun di sini, termasuk Pesta Malam Tahun Baru. Puluhan ribu orang juga berkumpul untuk menonton pertandingan besar dan merayakannya bersama-sama.

Budaya

Ingatan sejarah

"Frieden", artinya perdamaian, diproyeksikan di Brandenburger Tor pada ulang tahun ke 25 runtuhnya Tembok Berlin tahun 2014. Brandenburger Tor akhirnya menjadi simbol harapan dan pelajaran bagi masa depan. Ed: Elsabeth Grenier (hp/vlz)

Seorang nelayan yang turun temurun menjaring ikan di sekitar Berlin, Klaus Hidde (63) menjadi salah satu ujung tombak pemusnahan udang karang merah ini. Setiap hari dia memasang 17 jaring di perairan seputar kota Berlin. Bahkan di jantung ibikota Jerman, hanya terpaut 500 meter dari Gerbang Brandenburg yang terkenal ke seluruh dunia.

"Hasilnya cukup bagus. Setiap hari saya bisa menangkap hingga 400 ekor udang karang merah yang kemudian dijual ke pasar atau kepada pemilik restoran lokal", ujar Hidde. Disebutkannya, para politisi Jerman kurang peduli dengan serangan hewan asing itu.

Dijual sebagai Berlin Lobster

Spesies invasif itu dijual dengan nama Berlin Lobster, sekilo harganya 29 Euro atau sekitar 500.000 Rupiah. Penjual Berlin Lobster di Markthalle Berlin, Matthias Engels mengatakan:" Ini produk lezat. Udang karang yang biasa dikonsumsi di sini adalah jenis Lousiana. Jadi ini bukan produk baru di dapur kami. Yang baru adalah, kita bisa menangkap udang karang ini di tengah kota Berlin."

Bahaya Ruang Hidup

Saat ini ada sekitar 48.000 hewan dan 24.000 tanaman serta jenis jamur di Jerman. Analisa kementrian lingkungan Jerman menunjukkan, sepertiga diantaranya berada dalam kondisi mengkhawatirkan. 12.000 pemeriksaan acak menunjukkan hasil yang cukup mengerikan.

Burung Hantu Telinga Pendek

Ada lebih dari 270 jenis burung di Jerman. Namun, sepertiga dari jumlah burung pengeram telah berkurang. Nasib burung hantu telinga pendek lebih buruk lagi. Di Jerman, hewan ini terancam punah dan masuk Daftar Merah jenis spesies yang terancam.

Kupu-kupu Apollo

Situasi makhluk hidup di perairan tawar dan rawa sangat kritis. Di sana banyak kupu-kupu yang hidup, seperti kupu-kupu Apollo. Hewan ini juga tercantum dalam Daftar Merah yang dikeluarkan oleh Konservasi Alam dan Sumber Daya Alam (IUCN). Di Jerman, "hewan tahun 1995" ini masuk kategori terancam punah.

Kodok Perut Api Eropa

Kodok yang terancam ini juga hidup di daerah lumpur dan lembab. Kodok perut api bisa dikenali dari perutnya yang berwarna merah. Di Jerman hanya ditemukan di negara-negara bagian Sachsen-Anhalt, Brandenburg dan Mecklenburg-Vorpommern. Hewan ini terancam karena banyak wilayah perairan yang dikeringkan. Kodok perut api Eropa juga berada di Daftar Merah.

Hamster Eropa

Derita hamster Eropa khususnya diakibatkan oleh pengaruh manusia. Karena makin banyak lahan pertanian industri, mereka kehilangan tempat berkembang biak. Hingga 1980, di wilayah bekas Jerman Timur, hewan ini diincar bulunya. Kini, hamster Eropa termasuk spesies yang dilindungi. Ada program peternakan hamster Eropa khusus dimana hewan ini seakan hidup di alam liar.

Kelelawar Rhinolophus Hipposideros

Jenis kelelawar terkecil di Eropa juga masuk Daftar Merah. Dulu jumlahnya sangat banyak di Jerman. Tapi sejak pertengahan abad ke-20, berkurang drastis. 2007, hewan ini menyebabkan berhentinya proses pembangunan jembatan di kota Dresden selama tiga bulan. Kini, mobil yang melintasi jembatan di masa terbang kelelawar tersebut, hanya boleh mencapai kecepatan 30 kilometer per jam.

Lynx

Perkembangan kucing liar terbesar Eropa lebih positif. 150 tahun yang lalu, hewan ini hampir punah di Jerman. Sejak pertengahan abad 20 setelah adanya langkah pemukiman kembali wilayah-wilayah yang ditinggalkan, lynx muncul kembali. Di Harz dan hutan Bayern ada sekitar 40 ekor. Secara resmi, hewan ini tidak lagi terancam punah. Tapi ini tidak berarti lynx sudah terselamatkan.

Anjing Laut Abu-abu

Di Laut Baltik, hewan ini nyaris punah karena para nelayan menganggapnya sebagai pesaing dalam memperoleh ikan. Di awal tahun 80an, jumlah anjing laut abu-abu berkurang drastis dari 100.000 menjadi 2500. Kini jumlahnya sudah bertambah lagi menjadi lebih dari 24.000 ekor. Di pesisir juga tidak jarang tampak segerombolan anjing laut tersebut.

Walau penangkapan spesies asing invasif ini terus dilakukan, banyak pakar biologi pesimis hewan ini bisa diberantas tuntas. Juga dengan cara dikonsumsi, kecepatannya akan tetap kalah dengan laju reproduksi hewan air tersebut.

Komisaris hewan liar Berlin, Derk Ehlert menegaskan: " Peluang untuk mengurangi drastis hewan ini di perairan tertutup, seperti kolam cukup bagus. Tapi di kawasan Tiergarten atau kebun binatang di tengah kota Berlin, dimana airnya mengalir, amat sulit memberantas undang Karang  invasif ini. Sasaran mereduksi populasi udang karang asing, terutama karena menganxcam spesies lokal."

Tapi paling tidak, menyantap udang karang "Lobster Berlin" digolongkan sebagai tren hipster dan makanan regional jempolan. Diperkirakan di musim panas, dimana Berlin diramaikan banyak festival dan kunjungan wisatawan, hidangan Lobster Berlin akan makin banyak terjual. Sebuah aksi cerdas yang membantu mengurangi populasi spesies asing ini.

as/vlz(aptn)

Alam dan Lingkungan

Katak Pohon Terakhir

Toughie adalah sejenis spesies katak pohon terakhir yang sempat dipotret oleh Joel Sartore sebelum dinyatakan musnah beberapa hari silam. Contoh spesies terakhir ini sebelumnya dikoleksi di Atlanta Botanical Garden. Untuk proyek Photo Ark, fotografer National Geographic itu memotret lebih 6.200 spesies hewan terancam musnah dalam kurun waktu 11 tahun.

Alam dan Lingkungan

Amfibi Indikator Lingkungan

Katak harlequin atau badut ini adalah spesies khas yang ada di pegunungan Panama dan terancam musnah. Amphibi terutama katak dan kodok, jadi fokus perhatian fotografer Joel Sartore, karena hewan ini bisa dijadikan indikator perubahan lingkungan. Amfibi menuntut suhu, kelembaban, curah hujan yang tepat untuk berkembang biak. Pemanasan global terbukti jadi ancaman serius bagi eksistensi hewan ini.

Alam dan Lingkungan

Primata Bersaing Habitat

Primata di muka Bumi bersaing ketat berebut habitat untuk hidup. Simpanse akan jadi spesies yang kalah dalam perebutan ekosistem dengan manusia. Pembalakan hutan besar-besaran dan perburuan ilegal, akan memusnahkan spesies kera besar ini. Penangkaran di kebun binatang, hanya menyisakan jenis hewan yang tergantung pada manusia.

Alam dan Lingkungan

Berpacu Dengan Waktu

Proyek Photo Ark harus berpacu dengan waktu. Dalam 15 tahun ke depan, lebih 6.000 spesies harus didokumentasikan sebelum hewan ini musnah. Fotografer National Geogrphic ini sudah mengunjungi 200 kebun binatang di seluruh dunia untuk proyeknya.Sartore harus berpacu dengan waktu, mengingat usianya saat ini dan laju pemusnahan biodiversitas yang makin cepat.

Alam dan Lingkungan

Proyek Fotografi Sulit

Pemotretan spesies butuh keahlian dan kesabaran. Perlu waktu riset, kerjasama dengan kebun binatang, pemilihan hewan terancam atau langka dan menyiapkan peralatannya. Untuk pemotretan beberapa menit, sering diperlukan persiapan berbulan-bulan. Foto: Joel Sartore, National Geographic Magazine, Photo Ark (as/ml)