1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Sosial

Dampak Pelemahan Ekonomi China Pada Indonesia

19 Oktober 2018

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pelemahan ekonomi China akan berdampak tidak langsung pada kinerja ekspor Indonesia.

https://p.dw.com/p/36oLH
Symbolbild USA-China-Handelskrieg
Foto: Colourbox

Dampak perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China mulai terasa. Perlambatan pertumbuhan ekonomi China mulai semakin parah.

Tercatat pada kuartal III-2018 pertumbuhan ekonomi China melambat menjadi 6,5%. Angka itu pertumbuhan ekonomi China kuartalan paling rendah sejak krisis keuangan global pada awal 2009.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, perlambatan pertumbuhan ekonomi negeri tirai bambu ini akan memberikan dampak yang kecil terhadap ekonomi nasional.

"Ya ada lah pengaruhnya, tapi saya percaya kecil lah," kata Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2018).

Kecilnya dampak itu, kata Darmin, dikarenakan perang dagang yang menjadi penyebab utama terjadi dengan Amerika Serikat (AS).

Baca juga: IMF Turunkan Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Karena Perang Dagang AS-Cina

Hanya saja, Darmin mengaku bahwa dampak tidak langsung tersebut akan berdampak ke kinerja ekspor nasional.

"Lha iya tentu ada lah dampaknya tetapi tidak langsung sekarang juga, tapi ke depannya paling-paling karena dia memakai bahan-bahan dari kita banyak jadi pertumbuhan kita akan terpengaruh sedikit banyak tapi ya mungkin nggak terlalu besar," ujar dia.

Sumber: Detik.com