Duka Vokalis Seventeen Kehilangan Dua Personil Band-nya Akibat Tsunami di Banten

Dua orang personil band pop Seventeen dinyatakan meninggal akibat bencana tsunami di Banten. Keduanya adalah Muhammad Awal Purbani pemain bass dan Herman Sikumbang pemain gitar.

Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Pembangunan (PLN UIP) Jawa Bagian Barat sedang melakukan 'family gathering' yang diikuti oleh 199 orang di kawasan Pantai Tanjung Lesung, Banten, saat tsunami menerjang. Akibatnya 29 orang meninggal dan beberapa orang mengalami cedera serius. 

"Data per pukul 15.00 WIB, 29 orang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, 157 orang luka berat, dan yang belum terdata 13 orang. Dengan total keseluruhan 199 orang pegawai PLN dan keluarga," ujar Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka, dikutip dari rmol.com. 

Baca juga: BMKG dan Badan Geologi Duga Tsunami Banten dan Lampung Kemungkinan Terkait Aktivitas Anak Krakatau

Di antara yang menjadi korban jiwa adalah dua personil band pop Seventeen Muhammad Awal Purbani dan Herman Sikumbang, pemain bass dan gitar. Riefian Fajarsyah sang vokalis pun mengunggah laporannya dari tempat kejadian di pagi hari setelah tsunami menerjang. Seperti yang diunggah pada laman twitter manajemen Seventeen, Mahakarya. 


"Melaporkan dari Tanjung Lesung. Kita kehilangan bassist kita, Bani dan Herman, sama road manager kita Andi dan Oki. Andi, Herman, sama Ujang belum diketemuin, minta doanya," kata pria yang akrab disapa Ifan tersebut dengan terbata-bata.

Faktor yang Diduga Menjadi Penyebab Tsunami di Banten dan Lampung

Tsunami terjadi bukan akibat gempa

Melainkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Tsunami terjadi pada Sabtu malam (22/12/2018) sekitar pukul 21.27 WIB. Kemungkinan disebabkan longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang pasang akibat bulan purnama. Dua kombinasi tersebut menyebabkan tsunami yang menerjang pantai. BMKG masih berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk memastikan faktor penyebabnya.

Faktor yang Diduga Menjadi Penyebab Tsunami di Banten dan Lampung

Jumlah korban terus bertambah

Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga Minggu (23/12/2018) pukul 16.00 WIB tercatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 28 orang hilang. Sementara itu kerusakan material meliputi 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, 350 kapal dan perahu rusak.

Faktor yang Diduga Menjadi Penyebab Tsunami di Banten dan Lampung

Pendirian posko-posko evakuasi untuk penanganan korban

Tim gabungan BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU Pera dan Kementerian ESDM terus mendampingi Pemda dalam penanganan darurat. Posko, pos kesehatan, dapur umum dan pos pengungsian didirikan untuk menangani korban.

Faktor yang Diduga Menjadi Penyebab Tsunami di Banten dan Lampung

Alat berat dikerahkan untuk pencarian korban dan pembukaan akses jalan

Alat berat dikerahkan untuk membantu evakuasi. Saat ini sedang bekerja lima unit excavator, dua unit loader, dua unit dump truck dan enam unit mobil tangki air. Banyaknya bangunan yang rubuh serta akses jalan yang terputus menyebabkan petugas kesulitan menjangkau wilayah terdampak tsunami.

Faktor yang Diduga Menjadi Penyebab Tsunami di Banten dan Lampung

Fenomena yang langka

BMKG dan Badan Geologi Kementerian ESDM menyebutkan fenomena tsunami yang terjadi di Banten dan Lampung merupakan fenomena langka, karena tidak didahului oleh gempa. Sistem stasiun seismik di Pulau Sertung dekat Krakatau merekam getaran tremor terus-menerus. Menurut dugaan hal inilah yang menyebabkan longsor bawah laut yang mengakibatkan tsunami. yp/ap (BMKG, BNPB, Badan Geologi Kementerian ESDM)

"Sama mudah-mudahan istri saya cepat diketemuin. Sementara yang lain, selain itu, alhamdulillah selamat walaupun patah tangan dan luka-luka. Minta doanya agar istri saya Dylan, Andi, Ujang, sama Herman cepat ditemukan. Minta ikhlas doanya buat Bani sama Oki. Terima kasih, Assalamualaikum," tutupnya. Manajer band Oki Wijaya juga turut menjadi korban jiwa pada musibah tsunami tersebut.

Istri sang vokalis dikabarkan saat ini telah ditemukan dan tengah dalam perawatan di suatu klinik. Selain anggota band Seventeen, komedian Argo Jimmy atau yang lebih dikenal Aa Jimmy juga meninggal akibat tsunami yang menerjang acara family gathering tersebut.

Live
01:36 menit
Sosial | 23.12.2018

Korban Tsunami: Ada Suara Besar Jelang Tsunami

yp/ap (rmol, tribun)

Ikuti kami