Federasi Pencak Silat Asia: Beberapa Negara Protes Ada Kecurangan

Sejumlah kejanggalan yang dikeluhkan negara peserta Asian Games 2018 di cabang olahraga pencak silat terancam menggagalkan upaya Indonesia menghadirkan cabor andalan itu di Asian Games 2022 di Cina.

Beberapa negara menuding ada kecurangan di acang pencak silat Asian Games 2018. Presiden Federasi Pencak Silat Asia kecewa atas kejanggalan-kejanggalan yang terjadi.

Demikian diungkapkan Sheik Alauddin Yacoob Marican di hari terakhir digelarnya cabang pencak silat Asian Games 2018, Rabu (29/8/2018). Sheik Alauddin Yacoob Marican adalah presiden federasi pencak silat Asian yang juga manajer tim pencak silat Singapura.

Baca Juga: Iran Kecam Perolehan Medali Indonesia dari Pencak Silat

Di Asian Games 2018, pesilat Singapura hanya mendapatkan dua perak tiga perunggu. Malah di hari ini, dari tiga nomor seni, perorangan, ganda putri, dan tim malah mereka tak mendapat medali sama sekali. Nilai mereka di bawah rata-rata.

Sementara Indonesia tampil mendominasi. Dari 14 nomor final mereka ikuti, 11 medali emas sudah direbut pesilat-pesilat nasional.

Olahraga | 19.09.2018

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Presiden Joko Widodo datang ke pembukaan Asian Games 2018 dengan sepeda motor besar.

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Puluhan tim olahraga dari masing-masing negara siap bertarung

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Kontingen Korea (selatan dan utara bergabung dalam event ini) mendapat sambutan amat meriah dari pengunjung.

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Afghanistan tak ketinggalan

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Atlet Indonesia siap berjuang demi tanah air

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Bhin bhin, Atung dan Kaka

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Tarian Aceh dalam ritme harmoni, berganti kostum secepat kilat

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Beragam pertunjukan tradisonal diiringi orkestra

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Ragam tari-tarian dalam balutan baju tradisional mencuri perhatian

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Panggung ditata sebagaimana panorama Indonesia

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Anging Mamiri...

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Permainan jemari Joey Alexander mengalunkan irama Gending Sriwijaya

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Beragam lagu dibawakan beragam penyanyi kenamaan

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Alunan suara Putri Ayu

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Kaya warna-warni dan kemegahan

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Penonton di stadion menyambut meriah

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Kembang api menerangi langit malam Jakarta

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Tetabuhan dalam kostum tradisional yang unik

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Penari berlari membawa api

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Atlet berprestasi dalam sejarah olahraga Indonesia mendapat kehormatan

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Penuh haru, Susi Susanti menyalakan obor Asian Games 2018

Galeri Foto: Momen-momen Pembukaan ASIAN GAMES 2018

Pesta kembang api

Diungkapkan Sheik Alauddin, indikasi kecurangan sudah terlihat sejak hari pertama. Dan protes bukan hanya dilontarkan kubu Singapura, melainkan beberapa negara merasakan hal yang sama.

"Saya kecewa di mana sejak hari pertama kecurangan untuk wasit juru agak terlihat. Kami sudah memberitahu bahwa jangan ada yang coba berat sebelah, harus konsisten, clear, dan transparan. Tapi di sini saya melihat, tidak ada hanya dari Singapura, tapi dari negara lain juga, ada yang janggal, banyak," kata Sheik.

"Saya bicara soal seninya saja ya. Ini kan profesional. Maksudnya atlet-atletnya sudah latihan begitu lama. Kalau mau jauh pun poinnya 5, 10, untuk jaraknya. Ini sampai 20 lebih. Gila. Ini profesional," cetus dia.

Baca Juga: Bagaimana Atlet Lombok Berjuang Demi Kebahagiaan Korban Gempa

Beberapa hari lalu pesilat Malaysia juga memprotes keputusan juri setelah dia merasa juror berat sebelah salam melakukan penilaian. Pesilat Malaysia bernama Mohd Al Jufferi Jamari itu mundur sebelum pertandingan berakhir dan merusak pembatas bilik yang ada di venue pencak silat.

"Asian Games seharusnya dipikirkan lagi untuk bagaimana ada lagi. Karena rencananya pencak silat akan dipertandingkan di Asian Games 2022 China. Kalau begini China akan berpikir, kenapa mau memasukkan pencak silat di sana, sedangkan mereka tidak bisa menang. Seharusnya yang dipikirkan adalah masa depan olahraga ini," tutur juara dunia pencak silat 1990 dan 1994 ini.

Sumber: Detik News

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Penyumbang emas pertama

Defia Rosmaniar (23 tahun) menjadi atlet pertama yang menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di ajang Asian Games 2018. Atlet cabang olahraga taekwondo itu meraih gelar dalam nomor pertandingan poomsae, seni yang dipadu iringan musik. Emas kedua datang dari Lindswell Kwok dari cabang Wushu. Ia meraih total skor tertinggi (19,50) di antara 16 pewushu lainnya saat turun di nomor Taijijian.

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Duet emas dari sepeda gunung

Emas ketiga disumbangkan Tiara Andini Prastika. Atlet dari cabang sepeda gunung nomor downwhill putri itu tercatat sebagai yang tercepat dalam Asian Games 2018. Saat berlomba di Khe Bun Hill Subang, Senin (20/08), Tiara membukukan waktu dua menit 33,056 detik, dan mengalahkan atlet Thailand, Vipavee Deekaballes dengan selisih waktu 9,598 detik...

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Downhill putra turut sumbang prestasi

... Khoiful Mukhib juga meraih medali emas pada mountain bike nomor downhill putra, Senin (20/8). Dia menjadi yang tercepat di nomor downhill dengan catatan waktu 2 menit 16,687 detik. Torehan waktu Khoiful lebih cepat 1,497 detik dari Shengshan Chiang asal Taiwan. Raihan emas dari Khoiful ini membuat tim sepeda Indonesia sukses mengawinkan emas pada nomor downhill putra dan putri.

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Angkat besi kian populer

Eko Yuli Irawan penuhi tugasnya sebagai lifter andalan Indonesia di Asian Games 2018. Medali emas untuk Eko Yuli Irawan dikalungkan langsung Presiden RI Joko Widodo yang hadir di JIExpo Kemayoran. Pria berusia 29 tahun itu tercatat sebagai sebagai lifter pertama yang menyumbang medali emas di ajang Asian Games. Ia berharap olahraga angkat besi bisa populer layaknya sepak bola dan bulu tangkis.

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Dua emas dari paralayang

Dua emas disumbangkan cabang olahraga paralayang untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Tim beregu putra yang diperkuat Hening Paradigma, Thomas Widyananto, Rony Pratama, Jafro Megawanto berhasil mencatat skor terbaik pada nomor akurasi. Sehari setelahnya, emas kedua dari cabang paralayang disumbangkan Jafro Megawanto pada nomor akurasi tunggal putra di Gunung Mas Puncak.

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Emas dari panjat tebing

Atlet putri, Aries Susanti Rahayu menyumbangkan satu emas saat berlaga di Jakabaring Sport City, Palembang. Ia menjadi yang tercepat pada babak final ketika berhadapan dengan wakil Indonesia lainnya, Puji Lestari. Raihan ini membuat panjat tebing sekaligus menyumbang satu emas dan satu perak untuk kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2018.

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Dayung sumbang emas ke-9

Medali emas dipersembahkan cabang olahraga dayung bagi kontingen Indonesia pada Asian Games 2018, Jumat (24/8/2018). Tim putra Indonesia dari nomor Men's Lightweight Eight (LM8-) unggul atas tim Uzbekistan dan Hong Kong pada perlombaan di Jakabaring Rowing Lake. Indonesia mendapat lima medali dari cabang dayung, yakni satu medali emas, dua perak dan dua perunggu.

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Emas dari tenis

Pasangan ganda campuran, Christopher Benjamin Rungkat dan Aldila Sutjiadi, berhasil menyumbangkan medali emas kesepuluh pada Asian Games 2018 dari cabang olahraga tenis, Sabtu (25/08). Kedua atlet tenis ganda campuran itu mengalahkan pasangan dari Thailand dengan skor 6-4, 5-7, 10-7 di Arena Tenis Jakabaring, Palembang. (kompas.com, detik.com, bola.com)

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Emas terbanyak dari Pencak Silat

Indonesia tampil mendominasi di cabang olah raga bela diri ini. Dari 14 nomor final mereka ikuti, 11 medali emas sudah direbut pesilat-pesilat nasional. Namun ada sejumlah kejanggalan dikeluhkan negara peserta Asian Games 2018 di cabang ini.

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Dua emas dari bulutangkis

Dari cabang olah raga bulutangkis, Indonesia mendapatkan dua emas, dua perak, dan empat perunggu. Medali emas diperoleh Jonatan Christie pada nomor tunggal putra dan Kevin Sanjaya Sukamuljo dengan Marcus Fernaldi Gideon dari nomor ganda putra.

Emas untuk Indonesia di Asian Games 2018

Sepak takraw berikan emas terakhir

Indonesia menambah perolehan emas Asian Games 2018 dari cabang olah raga sepak takraw Indonesia yang berjaya di final nomor kuadran putra. Kemenangan ini membuahkan medali emas ke-31.Tim sepak takraw putra Indonesia diperkuat Muhammad Hardiansyah Muliang, Nofrizal, Saiful Rizal, Husni Uba, Rizky Abdul Rahan Pago, dan Abdul Halim Radjiu.

Ikuti kami