Impian Hijau Beijing Kembalikan Kejayaan Sepeda

Live
06:49 menit
Ibukota Cina, Beijing, dulu sering diolok-olok sebagai imperium sepeda, dengan jutaan pesepeda memanuhi jalanan. Kini jutaan mobil memadati jalanan dan menyebabkan polusi udara sangat parah. Impian hijau di Beijing hendak diwujudkan dengan mengembalikan kejayaan sepeda ke kota berpopulasi 22 juta jiwa itu. Tapi kebijakan itu bukan tanpa masalah.
Kuburan Sepeda Warna-Warni di Cina

Alat transportasi massal

Dua tahun lalu, peminjaman sepeda menjadi sangat populer di kota-kota besar Cina. Puluhan perusahaan membanjiri jalan-jalan dengan sepeda pinjaman. Tapi infrastruktur di kota-kota besar ternyata belum mampu menghadapi ledakan jumlah sepeda dan pengendara sepeda. Akhirnya, gunung sepeda bekas muncul dimana-mana, seperti di Xiamen.

Kuburan Sepeda Warna-Warni di Cina

Ditinggal di mana saja

Pengguna sepeda pinjaman memarkir sepedanya sembarangan saja di setiap tempat. Di kota-kota metropolitan seperti Beijing dan Shanghai, kerumunan sepeda tak bertuan dengan cepat tumbuh menjadi tumpukan yang mengganggu lalu lintas. Polisi lalu menyita sepeda-sepeda itu, yang kemudian ditumpuk di tempat pembuangan sepeda di luar kota.

Kuburan Sepeda Warna-Warni di Cina

Sepeda warna-warni

Karena masing-masing perusahaan sepeda punya ciri khas warna sendiri, jajaran sepeda pinjaman yang menunggu pelanggan terlihat seperti sebuah lukisan abstrak, seperti dalam foto di Shanghai ini. Sepeda memang merupakan alat transportasi di Cina. Puluhan juta sepeda setiap hari memenuhi jalan-jalan di kota besar.

Kuburan Sepeda Warna-Warni di Cina

Sewa sepeda dengan app

Meminjam sepeda di Cina sangat mudah. Pengguna memasang aplikasi yang sesuai di smartphonenya. Lalu dengan membayar beberapa Yuan saja, sepeda sudah bisa digunakan. Setelah selesai, sepeda diparkir dan dikunci dengan menggunakan aplikasinya. Beberapa kota sekarang sudah menyediakan lapangan parkir khusus untuk sepeda pinjaman.

Kuburan Sepeda Warna-Warni di Cina

Mengumpulkan sepeda terlalu mahal

Kebanyakan perusahaan peminjaman sepeda adalah pemula, alias Start-ups. Mereka memang punya pekerja yang bertugas mengumpulkan sepeda-sepeda itu lagi. Tapi jumlah sepeda yang tersebar di seluruh kota terlalu banyak bagi sedikit pekerja. Dinas balai kota akhirnya kesal, karena merekalah yang nantinya harus menyingkirkan sepeda-sepeda itu.

Kuburan Sepeda Warna-Warni di Cina

Jadi tumpukan besi tua

Peminjaman sepeda memang alternatif yang baik dan lebih ramah linkungan ketimbang transportasi dengan mobil. Tapi di Shanghai dan Beijing, penawaran sudah jauh melebihi permintaan. Karena itu otoritas kota sekarang membatasi jumlah sepeda. Akibatnya, sepeda-sepeda yang berlebih ditumpuk di tempat pembuangan sepeda seperti dalam foto di atas.

Kuburan Sepeda Warna-Warni di Cina

Ketika gelembung bisnis pecah

Pasar peminjaman sepeda yang tadinya mengalami booming, sekarang ambruk. Banyak pengusaha kecil yang berspekulasi terlalu tinggi, sekarang harus gukung tikar. Pengamat ekonomi mengatakan, bisnis peminjaman sepeda akan terus ada, tapi pertumbuhannya tidak seperti dulu lagi. Yang sekarang tumbuh adalah „tempat penguburan sepeda“.

Telusuri lebih lanjut

Inovator (Wissenschaftsmagazin)

Ikuti kami