Ketika Peluru Israel Membunuh Impian Atlit Palestina

Ketika Peluru Israel Membunuh Impian Atlit Palestina

Mimpi Besar Alaa al-Daly

Alaa al-Daly bermimpi mengibarkan bendera negaranyan di ajang Asian Games di Jakarta, Agustus mendatang. Ia adalah atlit sepeda yang sedianya akan mewakili Palestina pada perhelatan akbar olahraga terbesar se Asia tersebut. Namun apa daya, nasib berkata lain.

Ketika Peluru Israel Membunuh Impian Atlit Palestina

Naas di Hari Nakba

Pemuda berusia 21 tahun itu ditembak oleh serdadu Israel ketika sedang menghadiri aksi demonstrasi mengenang hari Nakba di perbatasan Israel dan Jalur Gaza. Akibatnya kaki kanan Alaa harus diamputasi - sebuah vonis mati untuk seorang atlit.

Ketika Peluru Israel Membunuh Impian Atlit Palestina

Petaka Memutar Nasib

Alaa mengaku tidak mengetahui aksi damai di perbatasan akan berubah menjadi insiden berdarah. Setidaknya 16 demonstran tewas dihujani peluru oleh serdadu Israel. Sementara 16 orang lain mengalami nasib serupa seperti Alaa. Kendati beruntung masih hidup, peristiwa tersebut mengubah hidupnya untuk selamanya.

Ketika Peluru Israel Membunuh Impian Atlit Palestina

Ketidakadilan Tak Berkesudahan

Kaki Alaa mungkin masih bisa diselamatkan seandainya ia mendapat pengobatan yang baik di luar negeri. Buat penduduk Jalur Gaza, satu-satunya layanan medis yang paling berkualitas hanya terdapat di Israel. Namun naas buat sang atlit, militer Israel menolak mengabulkan permohonannya lantaran ia terlibat dalam aksi demonstrasi di perbatasan.

Ketika Peluru Israel Membunuh Impian Atlit Palestina

Israel Menolak

"Setiap bentuk permohonan layanan medis oleh teroris atau demonstran yang ikut serta dalam aksi berdarah akan ditolak," tulis IDF dalam pernyataannya. "Warga asing tidak memiliki hak untuk memasuki Israel, termasuk warga Palestina yang hidup di Jalur Gaza." Aksi demonstrasi yang berlangsung selama berhari-hari itu menyisakan 31 korban jiwa.

Ketika Peluru Israel Membunuh Impian Atlit Palestina

Masa Depan di Olahraga

Alaa adalah satu dari sedikit atlit Palestina yang bisa berlaga di turnamen internasional. Ia bahkan atlit sepeda pertama yang diproyeksikan untuk tampil di ajang dunia. Kini Alaa bertekad melanjutkan mimpinya di ajang Paralympiade atau Asian Para Games. Namun untuk itu ia harus terlebih dahulu berlatih berjalan untuk kelak bisa kembali mengowes sepeda.

Atlit sepeda Palestina, Alaa al-Daly, kehilangan kaki setelah ditembak tentara Israel. Peristiwa naas tersebut mengubur mimpinya membela bendera negara di ajang Asian Games 2018 di Jakarta.

Ikuti kami