1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

+++ Live: Debat Capres Pertama +++

17 Januari 2019

Kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden akan saling menguji gagasan dan program politik masing-masing. Mampukah keduanya memperluas basis dukungan lewat debat kali ini?

https://p.dw.com/p/3Bhvd
Indonesische Präsidentschaftskandidaten Widodo und Subianto
Foto: Reuters

Untuk pertamakalinya kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2019 bertemu dalam arena debat untuk saling beradu program politik. Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme menjadi agenda debat kali ini. Nantinya debat akan dibagi ke dalam enam segmen, yakni segmen penyampaian visi misi paslon yang berlangsung selama 23 menit 15 detik.

Setelahnya kedua paslon akan mendapat waktu 31 menit untuk saling beradu argumen dengan metode pertanyaan terbuka. Di sini moderator akan menyampaikan pertanyaan yang telah diundi sebelumnya. Masing-masing akan harus menjawab delapan pertanyaan, dua pertanyaan untuk setiap topik perdebatan. 

Adapun segmen keempat dan kelima akan menggunakan metode pertanyaan tertutup dan berlangsung selama 26 menit. Di kedua segmen masing-masing paslon diberi kesempatan untuk bertanya kepada paslon lain. Terakhir kedua pihak mendapat waktu selama 11:30 menit untuk pernyataan penutup.

+++ 22:25 +++

Debat berakhir dengan pernyataan tertutup. Kedua moderator meminta pasangan calon agar mengapresiasi pasangan lain yang tampil dalam forum debat. Namun baik Prabowo Subianto maupun Joko Widodo menggunakan waktu yang diberikan untuk menekankan visi dan misi masing-masing. Tidak ada kata manis untuk lawan bicara.

+++ 22:20 +++

Apa Kata Pengamat Terorisme?

Menanggapi pernyataan Prabowo, Pengamat terorisme Ali Wibisono merasa tidak sepenuhnya pernyataan mantan danjen kopassus itu benar. "Kalau 100 persen benar tidak. Fenomena atau problematika terorisme di Indonesia itu terorisme merupakan hasil dari interaksi komponen-komponen individu-individu yang ada di Indonesia dengan sumber daya manusia di luar negeri. Hampir selalu begitu. Dinamika terorisme di Indonesia dipengaruhi dinamika terorisme global. Tidak 100 persen benar orang asing yang melakukan. Indonesia harus lebih efektif mengendalikan pergerakan orang yang pergi ke luar dan bergabung dengan kelompiok di luar menjadi foreign fighter." tandasanya saat dihubungi Deutsche Welle Indonesia.

Sementara menaggapi jawaban Ma´aruf Amin, Ali mengungkapkan masih terlalu luas visi misi yang dijelaskan terkait program deradikalisasi. "Bagaimana orang menjadi radikal itu merupakan suatu pilihan yang sangat individual sekali. Kebanyakan asumsi orang, orang menjadi radikal itu karena brain washing, didekati oleh kelompok-kelompok tertentu, diasupi ideologi radikal. Ada suatu momentum dimana orang mengalami suatu krisis, kemudian ia mencari tersebut dalam ranah kehidupan termasuk ideologi lain ajaran alternatif mencari solusi hidupnya." tambahnya.

+++ 21:36 +++

+++ 21:35 +++

Penanggulangan Terorisme

Prabowo Subianto mencurigai adanya pengaruh asing di balik geliat terorisme di tanah air. Hal itu diketahuinya dari pengalaman bertugas menggawangi kontra-terorisme selama aktif di TNI Angkatan Darat.

"Saya mengetahui, seringkali terorisme ini dikirim dari negara lain dan sering juga dibuat menyamar, seolah teroris itu dari orang Islam. Padahal dia dikendalikan oleh orang yang mungkin bukan orang islam, mungkin orang asing," ujarnya saat menjawab pertanyan moderator.

+++ 21:17 +++

“Apa strategi untuk mengatasi politik berbiaya tinggi?”

Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya poses rekrutmen yang berjalan „transparan.“ Ia lalu mengambil contoh dari keluarga sendiri. „Anak saya tidak diterima di situ karena memang tidak lulus.“

Sebaliknya Prabowo menekankan pada kesejahteraan birokrat dan pemimpin provinsi. „Bagaimana seorang gubernur gajinya hanya 8 juta?,“ tanyanya. Dia lalu mengambil contoh Jawa Tengah yang menurutnya lebih luas ketimbang Malaysia. 

Dia juga mengaku akan memotong „semua kebutuhan kampanye. „Sebagai contoh TV adalah milik rakyat. Jadi kita tidak perlu terlalu banyak bayar untuk tampil di TV. Demkian juga radio.” 

+++ 21:14 +++

Pengamat Hak Asasi Manusia Andreas Harsono menyatakan jawaban kedua pasangan calon masih belum merujuk ke hal-hal konkret, banyak hal yang terlewatkan. Menurutnya banyak perda-perda yang bersifat diskriminatif yang luput dari perhatian pemerintah pusat, yang dirasa merampas hak asasi manusia. Kedua pasang calon tidak menyinggung soal ini.

Menanggapi jawaban Jokowi ia setuju karena kasus-kasus HAM di masa lalu masih harus menjadi perhatian utama pemerintah.

“Saya kira Jokowi realistis dalam melihat kesulitan pelanggaran HAM masa lalu. Ini tidak mudah. Lihat saja berbagai tuduhan terhadap Prabowo , dari Timor Timur sampai penculikan aktivis yang sekarang justru berdiri sbg calon presiden. Ini menunjukkan banyak kesalahan dalam sistem hukum di Indonesia. Jokowi mencoba dgn simposium soal insiden 1965 pada 2016 namun dia mundur ketika dia sendiri dituduh sebagai PKI.“

Dia juga setuju atas janji Prabowo untuk menindak tegas pelaku disrimasi, ´´Prabowo mengatakan sesuatu yang mungkin akan menarik suara pemilih minoritas ketika dia janji akan "memecat" pejabat maupun pegawai negara yang lakukan diskriminasi atas dasar agama, suku dst. Saya kira suara pemilih minoritas jadi penting ketika kedua kubu relatif sudah punya basis pemilih Muslim yang mapan. Pergulatannya sekarang adalah mencari suara minoritas. Kristen hampir 10 persen penduduk Indonesia. Mereka bisa mengubah siapa menang dalam pilpres.“

+++ 20:57 +++

HAM untuk Siapa?

Prabowo terkesan hanya peduli masalah pelanggaran HAM jika menyangkut pendukung sendiri. "Kami ingin bertanya, Anda sudah memerintah empat tahun lebih. Apparat itu berat sebelah. Misalnya pejabat menyokong dukungan paslon nomer satu, tak apa-apa. Namun kepala daerah di Jawa Timur mendukung kami, dia ditahan. Itu pelanggaran HAM," tanyanya ketika menjawab pertanyaan mengenai diskriminasi dan presekusi.

Jokowi menjawab agar paslon nomer dua melaporkan hal tersebut ke kepolisian. „Kalau memang ada presekusi, gampang sekali laporkan saja. Saya akan perintahkan tindak tegas pelaku tersebut.“

Atas jawaban tersebut, Sandiaga buru-buru menambahkan bahwa pihaknya "tidak sedang menuduh."

Indonesien Präsidentschaftsdebatte vor den Wahlen
Foto: picture-alliance/AP Photo/T. Syuflana

+++ 20:45 +++

Menanggapi pertanyaan soal keberpihakan hukum, Prabowo tidak jengah mengangkat isu penangkapan seorang kepala desa lantaran menyatakan dukungan dan mengajak masyarakat mencoblos paslon nomer dua. Menurutnya penangkapan tersebut adalah „perlakuan tidak adil dan pelanggaran HAM; karena menyatakan pendapat dijamin Undang2 dasar.“ 

Dia juga menduga ada orang dekat Jokowi yang bertanggungjawab atas penangkapan tersebut.

Atas tuduhan itu Jokowi membalas pedas,"jangan menuduh seperti itu pak prabowo. Karena kita ini adalah negara hukum, ada prosedur dan mekanisme hukum. Kalau ada bukti, sampaikan saja ke aparat hukum." Dia lalu melemparkan bola panas berupa kasus pemukulan terhadap Ratna Sarumpaet yang ternyata hasil operasi plastik. 

+++ 20:36 +++

Pertanyaan pertama didapat oleh pasangan calon nomer urut 2, yakni Prabowo dan Sandiaga Uno. Pertanyaan berpusar pada tumpang tindih peraturan di pusat dan daerah. Untuk menggulanginya, Prabowo mengaku akan “memberdayakan badan pembinaan hukum nasional, kami akan perkuat dengan pakar-pakar hukum terbaik untuk sinkronisasi dan penyelarasan sehingga UU tidak bertabrakan dengan peraturan daerah,. Ini sulit dan pekerjaan besar, tapi harus kita lakukan.”

Menanggapi hal tersebut Presiden Joko Widodo mengaku "Kami berbeda."

"Penting sekali harmonisasi regulasi kita. Oleh sebab itu kami akan menggabungkan fungsi-fungsi legislasi di semua lembaga di badan yang bernama Pusat Legislasi Nasional sehingga dikontrol langsung oleh presiden.

Menjawab komentar Jokowi, Prabowo mengatakan visi kedua paslon "Tidak berbeda."

Indonesien Präsidentschaftsdebatte vor den Wahlen
Foto: picture-alliance/AP Photo/T. Syuflana

+++ 20:23 +++

Penegakan HAM lewat Kemakmuran?

Dalam penyampaian visi dan misi, Presiden Joko Widodo menegaskan penyelesaian kasus pelanggaran HAM masa lalu "sulit" karena berbagai masalah. “Tidak mudah menyelesaikannya, karena masalah kompleksitas hukum, masalah pembuktian dan waktu yang terlalu jauh. Seharusnya ini sudah selesai setelah peristiwa itu terjadi. Tapi kami tetap berkomitmen;" kata dia.

“Reformasi kelembagaan dan penguatan sistem manajemen hukum dan budaya taat hukum yantg harus terus kita perbarui. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu," ujarnya.

Adapun Prabowo Subianto meyakini perbaikan kemakmuran dan standar hidup aparat hukum dan peradilan adalah kunci menuju penegakkan HAM dan pengentasan korupsi. 

“Lembaga penegak hukum harus unggul dan harus baik dan tidak boleh diragukan integritasnya,” kata dia. "Karena itu kami dalam menghadapi masalah hukum, HAM dan terorisme, kami ingin menyelesaikan dari muara masalah, yakni kita harus cukup uang untuk menjamin kualitas hidup semua petugas yang berwenang mengambil keputusan sehingga mereka tidak bisa dikorupsi," imbuhnya sebelum menambahkan, "Ini strategi kami." 

+++ 20:10 +++

Dalam sambutannya Ketua Komisi Pemilihan Umum, Arif Budiman, menegaskan pentingnya forum debat yang menurutnya "tidak hanya penting dan strategis bagi kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden, tetapi juga bagi rakyat," terutama untuk menentukan pilihan dalam pesta demokrasi tahun ini.

“Berdebat itu biasa. Perbedaan pendapat keniscayaan di dalam demokrasi," ungkapnya sebelum menutup sambutan.

+++ 19:50 +++

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Teuku Taufiqulhadi, dalam acara diskusi di TVRI mengklaim meski pelanggaran HAM berat di masa lalu belum terselesaikan, pemerintahan Joko Widodo mampu melindungi hak asasi lain, semisal menjaga kebebasan berpendapat.

Pegiat HAM mungkin akan menyanggah klaim Taufiqulhadi, terlebih menyangkut nasib minoritas di Indonesia. "Tiga tahun terakhir persoalan intoleransi begitu menyeruak dan mengganggu keseimbangan antara mayoritas dan minoritas. Kalau hubungan itu belum pulih, maka kita akan sulit memperkuat komitmen HAM di Indonesia", kata Direktur LBH Masyarakat Ricky Gunawan kepada Deutsche Welle.

Meski demikian Taufiqulhadi bersikeras penuntasan pelanggaran HAM berat akan menjadi prioritas masa jabatan kedua Joko Widodo.

+++ 19:30 +++

Untuk mengawal isu yang diagendakan dalam debat perdana ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah memilih sejumlah panelis yang merupakan pakar di bidang masing-masing. Isu yang dibahas meliputi penegakan hukum, korupsi, HAM dan terorisme.  Panelis-panelis tersebut bertugas menyusun pertanyaan yang akan diundi oleh masing-masing paslon.

Siapa saja panelis dalam debat pemilu presiden 2019? 

+++ 19:20+++

Salah satu agenda debat yang dipercaya bakal membuat canggung kedua paslon adalah pelanggaran Hak Asasi Manusia. Kepada Deutsche Welle, sejumlah aktivis HAM menyuarakan harapan bahwa Joko Widodo dan Prabowo Subianto membuat komitmen kuat atas pengentasan kasus HAM di tanah air. 

Namun jika Prabowo yang duduk di kursi pesakitan pada 2014 silam, kali ini justru kandidat yang dulu digadang-gadang bersih dari dosa HAM yang akan menjadi sorotan. Pemerintahan Jokowi mencatat berbagai pelanggaran HAM terkait minoritas, konflik agraria dan kriminalisasi aktivis lingkungan, serta dugaan pelanggaran HAM di Papua.

Lebih lengkapnya simak dalam berita kami: Isu HAM Bakal Sudutkan Kedua Paslon Pada Debat Capres

+++ 19:15 +++

+++ 19:10 +++

+++19:00+++