1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

LSI: Ma'ruf Bikin Nonmuslim dan Milenial Tinggalkan Jokowi

21 Agustus 2018

Keputusan Presiden Joko Widodo menggandeng KH. Ma'ruf Amin turut mengubah peta dukungan jelang Pilpres 2019, klaim LSI. Terutama pemilih perdana dan minoritas mulai mengalihkan dukungan.

https://p.dw.com/p/33SM6
Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo bersama KH. Ma'ruf Amin
Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo bersama KH. Ma'ruf AminFoto: Reuters/D. Whiteside

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA meneliti efek cawapres terhadap elektabilitas pasangan calon pada Pilpres 2019. Untuk Joko Widodo, sosok KH Ma'ruf Amin, dari hasil survei, malah menggerus elektabilitas sang petahana.

Survei digelar pada 12-19 Agustus 2018 menggunakan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka ke 1.200 responden, dengan dilengkapi focus group discussion dan wawancara mendalam. Survei dipaparkan peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby.

Elektabilitasi Jokowi-Ma'ruf mencapai angka 52,2%. Elektabilitas Jokowi secara personal malah lebih tinggi: 53,6%.

"Ma'ruf Amin sedikit mengurangi dukungan terhadap Jokowi," ujar Adjie di kantor LSI Denny JA, gedung Graha Dua Rajawali, Jl Pramuka, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (21/8/2018).

Adjie lalu membandingkan elektabilitas Jokowi dengan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di empat kantong suara. Empat kantong suara yang jadi acuan LSI Denny JA adalah pemilih muslim, pemilih non-muslim, pemilih terpelajar (minimal pendidikan S1) dan pemilih milenial.

Hasilnya, suara Jokowi turun di empat kantong suara tersebut jika dipasangkan dengan Ma'ruf Amin. Berikut ini perbandingan elektabilitas Jokowi vs Jokowi-Ma'ruf Amin.

  • Pemilih muslim
    Jokowi: 51,7%
    Jokowi-Ma'ruf: 52,3%
  • Nonmuslim
    Jokowi: 70,3%
    Jokowi-Ma'ruf: 51,5%
  • Kaum terpelajar
    Jokowi: 50,5%
    Jokowi-Ma'ruf: 40,4%
  • Pemilih pemula atau milenial
    Jokowi: 47,1%
    Jokowi-Ma'ruf: 39,5%

Sumber: Detik News