Menlu AS di Rusia: AS Tidak Ingin Berperang dengan Iran

Usai bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi, Selasa (14/05), Menlu AS Mike Pompeo mengatakan AS tidak mencari konflik dengan Iran. Ia menerangkan AS juga ingin memperbaiki hubungan dengan Rusia.

Dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi Rusia hari Selasa (14/05), Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mencoba meredakan kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.

"Kami pada dasarnya tidak mencari perang dengan Iran," kata Pompeo setelah pembicaraan tertutup dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov di kota peristirahatan Sochi. "Tapi kami juga telah menjelaskan kepada Iran bahwa jika kepentingan Amerika diserang, kami pasti akan menjawab dengan cara yang tepat."

Untuk menghadapi kemungkinan serangan, Amerika Serikat telah mengirim kapal induk dan pesawat pembom B-52 ke Timur Tengah, yang meningkatkan kekhawatiran di kawasan itu. Presiden AS Donald Trump memberlakukan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran tahun lalu, setelah menyatakan AS menarik diri dari Kesepakatan Nuklir Iran dari tahun 2015.

Live
00:29 menit
DW News | 14.05.2019

Pompeo: 'We fundamentally do not seek a war with Iran'

Rusia-AS ingin tingkatkan hubungan

Penasehat politik Donald Trump merangkap Utusan Khusus Urusan Iran, Brian Hook menerangkan, Iran mengancam akan melakukan serangan, "jadi kami melakukan menempatkan langkah-langkah defensif".

Tema

"Masalah yang kita miliki sekarang adalah, sulit membayangkan Timur Tengah yang damai tanpa Iran yang damai. Jadi kami meminta Iran untuk lebih berperilaku seperti negara normal dan tidak seperti (dalam) perjuangan revolusioner," kata Brian Hook yang sedang berada di Brussels.

Rusia dan AS mengatakan mereka ingin memperkuat hubungan antara kedua negara, tetapi mengakui masih ada perbedaan pandangan dalam sejumlah masalah. Menlu AS Mike Pompeo mengatakan, Rusia dan AS memiliki "kepentingan yang benar-benar tumpang tindih" yang bisa diselaraskan, dan yang paling penting adalah, Presiden Trump sangat ingin melakukan itu."

Presiden Rusia Vladimir Putin menanggapi: "Kami, dari pihak kami, telah berulang kali mengatakan bahwa kami ingin sepenuhnya memulihkan hubungan," demikian dikutip kantor berita pemerintah Rusia, TASS. "Saya harap sekarang kondisi yang diperlukan (untuk itu) tercipta."

Sementara pada bersama Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, Mike Pompeo menyinggung soal keterlibatan Rusia dalam pemilu di AS dan memperingatkan, bahwa "saling tidak percaya antara kami [Rusia dan AS] telah menghambat keamanan Anda dan kami."

Mike Pompeo (kiri) bersalaman dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov (kanan)

AS desak Rusia akhiri dukungan untuk Maduro

Tema penting lain dalam pertemuan tingkat tinggi AS-Rusia di Sochi adalah krisis di Venezuela. Menlu AS Mike Pompeo mendesak Rusia untuk mengakhiri dukungannya bagi Presiden Venezuela Nicolas Maduro. "Kami ingin Venezuela mendapatkan demokrasinya kembali," kata Pompeo.

Maduro "tidak membawa apa-apa selain kesengsaraan bagi rakyat Venezuela," kata Pompeo kepada wartawan ketika duduk bersama dengan Sergey Lavrov. "Kami berharap dukungan Rusia untuk Maduro akan berakhir."

Lavrov menanggapi dengan mengatakan bahwa "ancaman oleh pemerintah AS" terhadap kepemimpinan Venezuela "tidak ada hubungannya dengan demokrasi." hp/ts (dpa, rtr, afp)

Momen-Momen Pertemuan Trump dan Putin di Helsinki

Bahasa tubuh yang kaku

Sekalipun saling memuji, bahasa tubuh mereka terlihat kaku pada sesi pemotretan sebelum melakukan pertemuan empat mata. Keduanya menghindari kontak mata dan kelihatan belum yakin, bagaimana cara mendekati satu sama lain. Putin terlihat tampil lebih tegas dan percaya diri.

Momen-Momen Pertemuan Trump dan Putin di Helsinki

Donald Trump lebih percaya Putin daripada CIA?

“Mereka (CIA dan FBI) bilang, itu Rusia (terlibat). Tapi Presiden Putin baru saja mengatakan, itu bukan Rusia," kata Trump ketika ditanya wartawan tentang tuduhan dinas rahasia Amerika CIA dan FBI bahwa agen-agen Rusia berusaha mempengaruhi opini publik dalam pemilihan presiden AS tahun 2016 untuk memenangkan Trump.

Momen-Momen Pertemuan Trump dan Putin di Helsinki

Wartawan diusir dari ruangan

Seorang reporter dari "The Nation" dipaksa meninggalkan ruangan konferensi pers Trump dan Putin, karena dia memegang slogan protes tentang senjata nuklir: "Nuclear Weapon Ban Treaty."

Momen-Momen Pertemuan Trump dan Putin di Helsinki

Di mana servernya?

Ketika ditanya wartawan mengenai tuduhan bahwa Rusia berusaha meretas komputer dan melancarkan kampanye mempengaruhi pemilu presiden di AS dan apakah dia lebih percaya Presiden Putin daripada dinas rahasianya sendiri, Presiden Donald Trump mengelak menjawab dan membalas dengan bertanya: Di mana servernya?

Momen-Momen Pertemuan Trump dan Putin di Helsinki

Putin minta bukti

Presiden Putin bereaksi agresif terhadap pertanyaan-pertanyaan dari wartawan kantor berita Reuters dan Associated Press soal upaya agen-agen Rusia mempengaruhi pemilu presiden di AS. "Bisakah Anda menyebutkan satu fakta?" kata Putin.

Momen-Momen Pertemuan Trump dan Putin di Helsinki

"Bola di lapangan Anda"

"Bola sekarang ada di lapangan Anda," kata Putin ketika memberikan cinderamata sebuah bola Piala Dunia kepada Donald Trump. Presiden AS itu sebelumnya memberi ucapan selamat kepada Putin dan mengatakan, turnamen Piala Dunia di Rusia adalah "satu yang terbaik" hingga saat ini. Trump kemudian melempar bola itu kepada istrinya, Melania.

Momen-Momen Pertemuan Trump dan Putin di Helsinki

Mencoba tampil akrab

Kedua pemimpin berusaha tampil akrab, tapi justru tampak tidak nyaman berada di depan media. Keduanya berjanji untuk memperbaiki hubungan dan meningkatkan kerjasama. (hp/vlz)


Ikuti kami