1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Mr. Bean Bela Tokoh Brexit yang Menghina Pemakai Burqa

11 Agustus 2018

Aktor dan komedian Inggris, Rowan Atkinson, yang dikenal dunia lewat perannya sebagai Mr. Bean, membela Boris Johnson, tokoh Brexit yang juga mantan menteri luar negeri Inggirs, atas komentarnya tentang burqa.

https://p.dw.com/p/32zyz
Bildergalerie Rowan Atkinson
Foto: Sean Gallup/Getty Images

Rowan Atkinson melibatkan dirinya dalam debat panas seputar komentar kontroversial Boris Johnson tentang burqa. Dalam komentarnya di harian Telegraph, Boris Johnson menyamakan para perempuan Muslim yang mengenakan burqa dengan perampok bank dan kotak surat. Tak ayal, pernyataan ini menimbulkan gelombang kecaman dari berbagai pihak. 

Kemarahan di kalangan politisi terhadap komentarnya ini begitu besar sehingga bahkan partainya sendiri melakukan tindakan disipliner terhadap Johnson.  Kemungkinan terburuk bagi Johnson adalah dikeluarkan dari Partai Konservatif. Sementara Perdana Menteri Inggris Theresa May menuntut Johnson untuk menyampaikan permintaan maaf kepada umum.

Namun ada juga yang berikan dukungan bagi "Brexit-Boris". Dalam suratnya kepada harian Times, pemeran tokoh Mr. Bean, Rowan Atkinson, menulis bahwa Boris Johnson tidak harus meminta maaf. Menurut Atkinson, komentar yang dilontarkan Johnson merupakan satu "lelucon yang cukup bagus”. Komentar Johnson yang menyebutkan kesamaan antara pemakai burqa dan kotak surat adalah perbandingan yang hampir sempurna, ditulis Atkinson.

Atkinson mengatakan, Johnson tidak perlu meminta maaf, karena "permintaan maaf diajukan hanya untuk lelucon yang buruk”.  Ditambahkannya, lelucon tentang agama selalu membuat orang tersinggung. Jadi permintaan maaf tidak ada artinya.

Bahwa Rowan Atkinson membela Boris Johnson memang bisa dimaklumi. Aktor dan komedian ini merupakan salah seorang tokoh terkemuka pendukung kebebasan berekspresi. Dan sejak lama Atkinson juga berjuang melawan pembatasan hak untuk bercanda tentang agama

yf/ml (dpa/afp)