Musim Asparagus di Jerman

Budaya

Pusat perkebunan asparagus

Musim semi di Jerman adalah "Spargelzeit", artinya masa memanen dan menyantap asparagus, yang di Jerman dinamakan "Spargel". Di negara bagian Nordrhein Westfalen saja, ada 140 perkebunan Spargel yang mengundang para pembeli langsung datang dan membeli asparagus segar yang baru saja dipanen.

Budaya

Macam-macam pilihan

Pembeli punya banyak pilihan, dengan bentuk dan kualitas yang berbeda-beda. Asparagus yang mahal adalah yang tangkainya lurus, panjang sekitar 22 sentimeter, dan ujungnya masih tertutup rapat. Warnanya pun berbeda, Ada asparagus putih dan ada yang hijau. Asparagus putih bisa dimakan dengan kulitnya, yang hijau kulitnya harus dikupas.

Budaya

Menu klasik

Asparagus di Jerman dijuluki "Rajanya Sayuran". Biasanya disajikan mentega atau saus Hollandaise yang kental, kentang rebus, dan irisan tipis ham dingin. Tapi tidak ada batasan untuk kreativitas. Asparagus bisa dijadikan sup atau omelette.

Budaya

Sejarah asparagus

Asparagus sudah dikenal sejak jaman Romawi. Sejarawan Romawi Marcus Porcius Cato menggambarkan kultivasinya dalam bukunya "De agri cultura." Raja Perancis Louis XIV memiliki kebun asparagus di Istana Versailles . Pada tahun 1852, sebuah pabrik pengalengan di kota Brunswick memulai pengalengan asparagus. Sejak itu, Asparagus tersedia sepanjang tahun.

Budaya

Dipanen dengan tangan

Tangkai asparagus tumbuh di bawah gundukan tanah. Asparagus harus dipanen dengan tangan satu-persata dan sedapat mungkin tidak terkena sinar matahari. Ini adalah pekerjaan berat. Kebanyakan pekerja panen didatangkan dari Eropa timur. Pada tahun 2017, ribuan pekerja asing - terutama dari Rumania dan Polandia - memanen sekitar 127.800 ton asparagus putih di Jerman.

Budaya

Museum asparagus

Di kota Schrobenhausen, negara bagian Bayern, ada museum asparagus. Dibuka tahun 1985, inilah satu-satunya museum asparagus di Eropa. Museum ini juga menyoroti masalah pertanian, sastra, seni, dan barang-barang antik, termasuk jepitan dalam foto di atas. (Teks: Dagmar Breitenbach/hp/ )

Musim semi di Jerman adalah saatnya panen si "emas putih" Asparagus. Disebut demikian, karena sayuran ini dianggap sebagai makanan mewah. Tapi memanen asparagus adalah pekerjaan berat yang tidak disukai orang Jerman.