1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Oposisi Tuduh Menhan Jerman Penipu

24 Februari 2011

Debat soal disertasi Menhan Jerman Karl-Theodor zu Guttenberg mulai bergulir pekan lalu. Hingga kini debat terus berlangsung, juga di parlemen. Universitas Bayreuth kini mencabut gelar akademis Guttenberg.

https://p.dw.com/p/10OiX
Menhan Jerman Karl-Theodor zu GuttenbergFoto: picture alliance/dpa

Untuk pertama kalinya Karl-Theodor zu Guttenberg, Menteri Pertahanan Jerman, berdiri di depan parlemen untuk menghadapi tuduhan bahwa sebagian disertasinya tidak ditulisnya sendiri melainkan disalin dari karya orang lain, tetapi sumbernya tidak dicantumkan.

Di sejumlah situs internet kini terlampir sedikitnya 280 halaman dari disertasi Guttenberg yang berisi kutipan langsung dari penulis lain.

Grüne Fraktionschef Jürgen Trittin
Ketua Partai Hijau Jürgen Trittin dalam debat soal disertasi Guttenberg di parlemen Bundestag (23/02)Foto: picture-alliance/dpa

Menteri Pertahanan menampik tuduhan bahwa ia sengaja menipu. Kesalahan itu, katanya, terjadi karena ia kehilangan kontrol atas semua sumber yang digunakannya.

Pembelaan Diri

Di depan parlemen Guttenberg mengatakan, "Anda lihat, bahwa saya sekarang berdiri di sini dan bahwa saya bersedia menanggung konsekuensinya, yaitu dengan cara melepaskan selamanya gelar Doktor saya. Dan saya mengatakan kepada anda, itu adalah langkah yang sangat menyakitkan. Anda mengatakan kesalahan itu merusak kepercayaan orang. Saya pikir, kepercayaan orang akan rusak jika saya tidak mengaku melakukan kesalahan."

Tetapi pihak oposisi belum puas. Anggota parlemen dari Partai Sosial Demokrat (SPD), Partai Hijau dan Partai Kiri menuduh Guttenberg tidak segera mengakui semua kesalahannya, melainkan sedikit demi sedikit. Pertama-tama Guttenberg menyangkal tuduhan sepenuhnya, yang disebutnya tidak beralasan sama sekali. Beberapa hari kemudian ia mengakui melakukan sejumlah kesalahan dan menyetakan bersedia melepas gelar doktornya untuk sementara waktu.

NO FLASH Bundesverteidigungsminister Guttenberg Plagiat Doktorarbeit
Menhan Karl-Theodor zu Guttenberg dalam acara Partai CSU (Senin, 21/02)Foto: dapd

Oposisi Tidak Percaya

Baru Senin lalu (21/02) dalam sebuah acara partainya, Partai Kristen Sosialis (CSU), ia menyatakan melepas gelar itu sepenuhnya. Jürgen Trittin, ketua fraksi Partai Hijau, melontarkan kritik tajam. "Anda masih bisa menunjukkan kesombongan dalam demonstrasi sikap rendah hati, dan permintaan maaf. Anda berdiri di sini dan mengatakan, di dalam disertasi anda tercantum ketololan. Bagaimana anda bisa menjiplak 200 contekan dari banyak profesor, dari sejumlah ilmuwan terkenal dan dari karya ilmiah untuk parlemen, dan menyebutnya ketololan. Anda pertama-tama mencuri dari mereka, kemudian menghina mereka."

Oposisi tidak menerima penjelasan Guttenberg, bahwa penggunaan kutipan yang tidak dicantumkan sumbernya terjadi hanya karena kecerobohan. Jumlahnya terlalu banyak, dan upaya menyelubunginya tampak jelas. Bagi Thomas Oppermann, ketua fraksi partai SPD, Guttenberg jelas berusaha menipu. "Anda memperdaya, anda menipu, anda berbohong. Saya pikir sudah kelewatan, bahwa kanselir memutuskan untuk mempertahankan penipu akademis dan pembohong di dalam kabinet."

Tidak Bersedia Turun Jabatan

Präsident Universität Bayreuth Rüdiger Bormann Doktortitel Guttenberg
Rektor Universitas Bayreuth, Ruediger Bormann, ketika memberikan keterangan Selasa (22/02). Hari Rabu Universitas Bayreuth menyatakan mencopot gelar Doktor dari Guttenberg.Foto: dapd

Oppermann mengatakan juga, tentara yang melakukan itu pasti dipecat. Murid yang melakukannya tidak akan lulus ujian akhir, setiap mahasiswa pasti dikeluarkan dari universitas. Karena itu di Jerman tidak boleh ada hak-hak istimewa bagi menteri.

Ketiga partai oposisi menuntut pengunduran diri Guttenberg. Sedangkan kedua partai yang memerintah tetap mendukung Guttenberg. Bagi mereka masalah sudah selesai, setelah Guttenberg menyatakan diri bersalah dan melepaskan gelar akademisnya. Sekretaris Jenderal CSU, Alexander Dobrindt, menilai tuduhan oposisi sebagai kampanye untuk menjatuhkan Guttenberg.

Sedangkan Guttenberg sendiri tidak melihat alasan untuk turun dari jabatan menteri pertahanan. Ia menyatakan akan berusaha menenangkan situasi, agar dapat terus menjalankan tugas dalam bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang.

Mathias Bölinger / Marjory Linardy

Editor: Ayu Purwaningsih