Penerangan Jalan Tanpa Listrik di Belanda

Menciptakan cahaya tanpa lampu sejak dulu sudah menjadi impian para ilmuwan. Kini gagasan lama itu kembali dihidupkan dengan sentuhan teknologi modern. Uniknya inisiator utamanya adalah seorang seniman.

Jalan bebas hambatan di Afsluitdijk sepanjang 32 kilometer di Belanda melintasi tanggul laut. Sisi kiri adalah Laut Utara dan sisi kanan Ijsselmeer. Namun, sebagian besar rute perjalanan harus ditempuh dalam kegelapan. Karena disini tidak ada listrik lagi.

Daan Roosegaarde diharapkan bisa mengubah kondisi ini. Ia bukan insinyur, melainkan seniman. Ia dikenal berkat ide pencahayaan spektakulernya. Afsluitdijk adalah tantangan besar baginya.

Roosegaarde: "Tanggul laut sangat penting di Belanda. Sama sucinya seperti sapi di India. Biasanya tidak boleh Anda ganggu gugat. Tapi kementrian Belanda sangat ambisius. Dan ingin menjadikan semua jalan bebas hambatan netral energi hingga tahun 2030. Konsep kami adalah menambahkan lapisan cahaya dan lapisan interaktif tanpa menggunakan teknologi terlalu banyak, yang akan rusak dalam 1-2 tahun karena kondisi cuaca yang brutal." 

Cuaca dan permukaan air laut yang terus naik memperburuk kondisi tanggul yang berumur hampir 100 tahun itu. Kini bendungan direnovasi. Inilah peluang untuk melakukan inovasi.

Iptek | 25.04.2014

Ada 60 pintu air sepanjang jalan. Tembok beton raksasa ini kelak akan menjadi ciri khas kota, karena pencahayaan spektakulernya. Walau di masa depan, tetap tidak akan ada listrik disini.

Roosegaarde dengan cahaya inovatifnya sudah sukses menjadikan jalan khusus sepeda di kota kecil Nuenen terkenal sedunia.  Cahaya mengingatkan pada lukisan "Starry Night" karya Van Gogh. Ribuan batuan kecil menyerap energi matahari di siang hari dan di malam harinya batu bercahaya.

"Glow-in-the-dark sudah ada sejak 25-30 tahun lalu, tapi material lama mengandung radium yang sangat beracun dan berbahaya. Tidak layak untuk ruang publik dan hanya bisa menyala 30, 40 menit," ujarnya. Dengan kerja keras, sekarang batuan di jalan sepeda tidak lagi beracun. Tapi batu hanya bisa menyala sepanjang malam, jika dibantu lampu LED bertenaga surya. Di musim dingin, sinar matahari tidak cukup untuk mengisi energi listrik bagi batuan.

5 Tren Hijau di Kota Besar

Rel Hijau

Jika membutuhkan suasana yang lebih tenang, penduduk New York City biasanya melarikan diri ke sejumlah taman yang tersedia di kota. Sejak beberapa tahun, ada taman High Line Park yang letaknya di ketinggian 10 meter. Bekas jembatan sepur kereta barang West Side dirombak menjadi sebuah taman. Lengkap dengan kursi-kursi. Bersantai di taman sambil menikmati pemandangan kota dari atas.

5 Tren Hijau di Kota Besar

Rumah Alga

Sebuah rumah di Hamburg dinding kacanya dipenuhi alga. Tanaman ini mampu menyuplai minyak bagi industri kosmetik dan air hangat untuk mandi. Dinding rumah tersebut terdiri dari 129 segmen kaca yang fungsinya seperti akuarium.

5 Tren Hijau di Kota Besar

Museé de Quai Branly

Di antara Pont d'Alma dan menara Eifel di kota Paris ada museum Quai Branly yang sangat unik tampilannya. Permukaan tembok bangunan tersebut dari dasar hingga atap ditumbuhi tanaman. "Murs végétals" atau dinding tanaman adalah kreasi ahli tumbuh-tumbuhan Patrick Blanc sejak 10 tahun. Di museum ini bisa ditemukan 15.000 tanaman dari 150 spesies yang berbeda.

5 Tren Hijau di Kota Besar

Panen Saat Istirahat

Di ruang rapat kantor Pasona Group di Tokyo ada pohon tomat dan jeruk limau. Di jam istirahat kantor, para pegawai memetik sendiri buah dan sayur yang mereka tanam sendiri. Di dinding luar gedung tumbuh pohon jeruk.

5 Tren Hijau di Kota Besar

Sekolah Seni Hijau

Di Singapura, duet arsitek WOHA ingin mengintegrasikan tanaman dalam rancangan mereka. Hasilnya, School of the Arts yang terlitak di tengah kota juga menghijau. Baik dari dalam maupun dari luar.

Artinya metode ini tidak sesuai untuk tanggul di Afsluitdijk. Jadi harus ada cara lain. Seperti dengan memanfaatkan cat khusus. Pintu air akan mampu merefleksikan cahaya lampu depan mobil. Ribuan mutiara kecil dalam cat yang merefleksi cahaya dan mengubah tembok beton menjadi sumber cahaya yang terang tanpa listrik.

Untuk jarak yang terlalu panjang antara dua pintu air di Afsluitdijk, Roosegaarde dan timnya mengembangkan sebuah solusi. Garis yang menyala akan menuntun mereka. Untuk itu pembatas di tepi jalan dilapisi oleh cat yang merefleksi cahaya. Keistimewaannya: Refleksi cahaya hanya bisa dilihat oleh pengemudi. Karena cahaya lampu mobil tidak dipantulkan secara tersebar, melainkan dengan sudut yang sangat sempit. Ini dikenal dengan istilah retro-reflektif.

Jadi mobil dari arah berlawanan tidak akan silau. Cahaya hanya menyala bagi yang membutuhkannya. "Ada banyak polusi cahaya, tapi kita tidak melakukan apa-apa. Kami hanya memanfaatkan sampah cahaya dan merefleksikannya 

Ini proyek besar. Intensitas cahaya yang tepat harus ditemukan. Instalasi Roosegaarde bereaksi terhadap stimulasi baru di sekitarnya. Gerakan atau bunyi akan ditangkap oleh ratusan sensor dan instalasi akan menyala. Bagi Roosegarde, karya seni yang indah bukan satu-satunya hal yang penting. "Keindahan penting agar manusia mau berubah. Keinginan untuk memperoleh sesuatu yang membuat orang mau berubah. Proyek yang berkelanjutan tidak hanya terdiri dari fakta-fakta dan investasi yang baik saja. Ini 100 persen ekonomi baru. Kita ingin mengalami hal baru dengan keindahan, sesuatu yang bisa berinterkasi. Penting untuk menjadikannya sebagai bagian dari standar baru."

Standar teknik baru tidak hanya dikembangkan oleh para insinyur tetapi juga oleh seniman. Sehingga terwujud lanskap buatan manusia, yang tidak hanya berguna tetapi juga indah.

Christine Seidemann (vlz/as)

Jalan Tol di Jerman

Autobahn - Jalan Tol Jerman

6 Agustus 1932,diresmikan jalan tol pertama Jerman, yang menghubungkan Köln dengan Bonn. Dulu belum disebut Autobahn. Nama julukan resminya Kraftwagenstraße (jalan untuk mobil). Sementara ini dari jalan tol pertama sepanjang 20 kilometer antara Köln-Bonn, sudah berkembang menjadi jaringan jalan tol hampir sepanjang 13.000 km di seluruh Jerman.

Jalan Tol di Jerman

Autobahn Adenauer dari Köln ke Bonn

Pembangunan Autobahn A 555 yang menghubungkan kedua kota di tepi Rhein itu berlangsung selama tiga tahun dan menelan biaya 8,6 juta Reichsmark. Pembangunan jalur tol itu mendapat dorongan besar dari Konrad Adenauer, yang merupakan walikota Köln kala itu. Tapi status jalur Köln-Bonn sebagai Autobahn hanya bertahan setengah tahun.

Jalan Tol di Jerman

Reichsautobahn

Setelah Nazi mengambil alih kekuasaan tahun 1933, A 555 diturunkan kategorinya menjadi jalan desa, agar Nazi bisa memproklamirkan diri sebagai pembangun jalan tol pertama. Nazi mempercepat perluasan pembangunan Reichsautobahn dan menyalahgunakannya untuk tujuan propaganda. Pembangunan itu dulu ditujukan memerangi tingginya tingkat pengangguran dan meningkatkan mobilitas penduduk.

Jalan Tol di Jerman

Mitos Yang Dipropagandakan

Menurut rencana awal, jaringan jalan tol akan bertambah 1.000 km per tahun. Ini hanya berhasil sampai 1938. Sejak 1940 tahanan perang juga dipekerjakan dalam pembangunan. Antara 1941-1942 proyek pembangunan jalan tol hampir dihentikan total. Seberapa jauh pembangunan jalan tol terinspirasi persiapan perang masih kontroversial.

Jalan Tol di Jerman

Krisis Minyak 1973 - Larangan Memakai Mobil

Pada tahun-tahun kebangkitan ekonomi pasca Perang Dunia II, jalan tol di Jerman mengalami masa emas. Makin banyak warga yang mampu membeli mobil. Pukulan hebat dialami industri otomotif tahun 1973. Pertama kalinya dalam sejarah, Jerman diberlakukan larangan menggunakan mobil. Penyebabnya adalah embargo minyak OPEC, sehubungan perang Timur Tengah ke-empat.

Jalan Tol di Jerman

Tanpa Batas Kecepatan?

Bagi banyak warga asing jalan tol di Jerman sering dimengerti sebagai mengemudi tanpa batasan kecepatan. Memang masih terdapat ruas jalan tol di Jerman yang tidak memasang rambu batas kecepatan. Namun pada umumnya, batas kecepatan maksimal di jalan tol Jerman adalah 130 km/jam.

Jalan Tol di Jerman

Masalah Kemacetan

Kemacetan masih menjadi momok menjengkelkan bagii pengemudi kendaraan bermotor di Jerman. Tahun 2016, tercatat sekitar 694.000 kemacetan di jalanan di Jerman, dengan panjang keseluruhan lebih dari 1,3 juta kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 800.000 kilometer terjadi di jalan tol,

Jalan Tol di Jerman

Renovasi di Timur Jerman

Setelah penyatuan Jerman di tahun 1990, jaringan jalan tol di timur Jerman berada dalam kondisi amat buruk. Sebagian besar jalan masih berasal dari masa Nazi. Tahun-tahun sesudahnya, di negara bagian Jerman yang baru dilakukan pembangunan. Kini pengemudi di timur Jerman dapat menikmati jalan tol yang baru dan mulus.

Jalan Tol di Jerman

Kanker Gerogoti Jalan

Sejak beberapa tahun, apa yang disebut kanker beton merapuhkan bangunan jalan tol. Kerusakan terjadi jika beton mengandung silicium acid. Bersama dengan air, silicium acid membentuk gel, yang seiring waktu melonggarkan kepadatan beton. Proses kerusakan ini dipercepat oleh garam pencair salju yang disebar pada musim dingin dan beratnya beban yang ditanggung jalan.

Ikuti kami