Pohon Natal Dari Krat Minuman di Jerman Pecahkan Rekor Dunia

Pohon Natal setinggi hampir 18 meter yang dibuat dari ribuan krat minuman di kota Gera memecahkan rekor dunia. Pemegang rekor sebelumnya dari tahun 2015 mencapai ketinggian 12 meter.

Kota Gera di Jerman bagian timur kini tercatat sebagai pemegang rekor dunia untuk pohon Natal dari krat minuman. Rekor itu dicapai hari Minggu (25/11) dengan konstruksi setinggi 18 meter. Rekor dunia sebelumnya adalah 12 meter.

Pohon Natal itu terdiri dari 2.728 krat minuman, dengan total ketinggian 17,88 meter, kata Bernd Lehman dari yayasan "we4kids" yang membuat pohon Natal itu.

Para koordinator pemecahan rekor itu mengatakan, pohon Natal krat dibuat untuk menarik perhatian dunia atas masalah kemiskinan anak-anak di dunia.

Sebelumnya, rekor pohon Natal dari krat minuman dipegang oleh kota Rostock, juga di Jerman bagian timur, dengan 1200 krat bir yang disusun stinggi 12 meter pada tahun 2015.

Pohon Natal di Gera akan tetap berdiri sampai Januari 2019, kata Bernd Lehmann. "Tapi kalau angin terlalu kencang, mungkin bisa runtuh lebih dulu", tambahnya.

Budaya

Lagu Paling Terkenal

Di Indonesia lagu ini berjudul "Malam Kudus." Aslinya ditulis dalam bahasa Jerman, dan berjudul "Stille Nacht, heilige Nacht." Ini adalah lagu Natal yang paling disukai di Jerman, menurut sebuah survei. Lagu ini pertama kali dinyanyikan di sebuah gereja kecil di Salzburg, pada malam Natal 1818. Lagu ini sudah diterjemahkan ke dalam lebih dari 200 bahasa.

Budaya

Bernyanyi Bersama

Ribuan orang yang senang bernyanyi, menghadiri acara bernyanyi Natal bersama, di banyak stadion sepak bola di seluruh Jerman. Misalnya di kota Aachen (foto). Diperkirakan 23 Desember mendatang, 44.000 orang yang antuasias bernyanyi akan datang ke stadion kota Köln, mengumandangkan pujian Natal.

Budaya

Kue Internasional

Di banyak negara kue ini terkenal dengan sebutan Gingerbread. Di Jerman namanya Lebkuchen. Asalnya sebenarnya dari Belgia, tapi di kota-kota Jerman berkembang menjadi berbagai jenis Aachen. Ini kue Natal paling populer di Jerman, dan mengalahkan Speculaas yang berasal dari Belgia serta Belanda, yang juga populer di Indonesia

Budaya

Stollen Terbesar di Dunia

Stollen juga salah satu kue khas Natal Jerman. Untuk membuat Stollen terbesar di dunia ini, diperlukan satu ton tepung, 675 kg mentega, 180 kg gula dan 1,35 juta kismis. Tahun 1730 pembuat kue di Dresden sudah menciptakan kue raksasa semacam ini untuk seorang penguasa. Sekarang itu jadi tradisi dan diperingati dengan festival.

Budaya

Dekorasi Natal dari Kayu

Dekorasi tradisional Natal ini disebut "Schwibbögen." Asalnya sebenarnya dari kawasan Erzgebirge, yang jadi daerah pertambangan di sekitar perbatasan Jerman-Ceko. Dekorasi ini dipasangi sejumlah lilin dan jadi simbol keinginan pekerja tambang untuk melihat cahaya matahari. Jaman sekarang, dekorasi ini digunakan di seluruh Jerman.

Budaya

Pasar Natal

Di Jerman ada sekitar 1.450 pasar Natal, termasuk beberapa yang punya kekhasan tersendiri, seperti atmosfer Abad Pertengahan. Atau juga 10 pasar vegan di Berlin, Dresden, Hamburg, Duisburg. 10 pasar Natal ini hanya menjual produk yang bahannya tidak berasal dari hewan.

Budaya

Pohon Terang dan Tren Terakhir

Ini juga tradisi yang berawal di Jerman dan dikenal di banyak negara. Orang Jerman membeli pohon dari berbagai ukuran. Tren terakhir menunjukkan, orang suka membeli pohon berukuran sekitar 1,5 meter, demikian keterangan asosiasi petani penanam pohon. Setiap tahunnya, sekitar 24 juta pohon terjual di Jerman pada masa Natal.

Budaya

Pohon Megah bagi Istana Inggris

Pohon terang megah yang berdiri di depan Istana Windsor, London, adalah hadiah Jerman bagi Ratu Inggris. Pohon ini tumbuh di tanah milik bangsawan Sachsen-Coburg und Gotha, yang jadi asal leluhur Ratu Elizabeth II. Ornamen pohon juga berasal dari Jerman, tepatnya dari Thüringen.

Budaya

Karangan Lilin Adven

Ini karangan yang terdiri dari empat lilin yang melambangkan empat minggu Adven, yaitu masa menjelang Natal. Setiap hari minggu dalam masa ini, satu lilin dinyalakan. Sekarang sudah menjelang Adven ke empat sehingga sudah tiga lilin yang menyala (foto).

Budaya

Kalender Adven

Ini tradisi dalam empat minggu menjelang Natal. Orang tempatkan hadiah kecil seperti permen atau sepotong coklat dalam 24 kantung. Orang yang mendapat kalender ini kemudian membuka satu kantung sehari, dan mendapat kejutan. Di awal abad 20 di München dibuat kalender Adven yang dicetak. Tahun 1920 dicetak kalender pertama yang terdiri dari jendela kecil berisi kejutan. Penulis: Laura Döing (ml/as)

Tidak mudah mengumpulkan ribuan krat

Tidak mudah mengumpulkan krat sebanyak itu, kata para koordinator. Perlu masa persiapan sampai satu tahun menyiapkan logistik dan melakukan pengumpulan. Produsen krat minuman juga tidak mendukung aksi itu, karena berarti ada ribuan krat yang tidak kembali untuk waktu yang lama.

Semua krat minuman yang berwarna biru berasal dari satu produsen saja, yaitu Thüringer Quelle, kata Bernd Lehmann. Para relawan yang berjumlah sekitar 15 orang membangun pohon Natal itu sejak hari Selasa (20/11). Mereka memang merencanakan pohon Natal itu rampung pada hari Minggu.

Krat minuman itu diikat satu sama lain dengan pengikat kabel. "Konstruksi ini memang harus stabil. Ada aturan ketat untuk itu dari institur pencatat rekor di Jerman, kata koordinator "we4kids" itu.

Budaya

Surat untuk Santa Klaus

Setiap tahunnya di masa Natal, sekitar 1 juta surat dikirim pada Santa Klaus yang beralamat: SANTA CLAUS, NORTH POLE HOH OHO, CANADA. Sejak tahun 1983, kantor pos Kanada membentuk program resmi untuk membalas surat yang ditujukan pada Santa Klaus. Sejak tahun 2011, sekitar 11.000 sukarelawan bekerja untuk program ini.

Budaya

Hadiah Populer

Lego menjadi salah satu hadiah Natal paling digemari. Mainan yang dipasarkan di sekitar 130 negara ini, pada masa Natal terjual sebanyak 28 set setiap detiknya

Budaya

Hubungan Berakhir

Menurut analisa Facebook, minggu-minggu menjelang Natal merupakan masa yang paling “populer” bagi pasangan untuk berpisah. Masa Natal dianggap sebagai kesempatan untuk menunjukkan atau mengetahui seberapa besar komitmen satu pasangan. Jika banyak pasangan yang putus sebelum Natal, kemungkinan „sinyal“ komitmen ini tidak muncul atau tidak tepat seperti yang diharapkan.

Budaya

Makanan Khas Natal

Di banyak negara, kalkun merupakan hidangan khas Natal. Sementara di Jepang, Kentucky Fried Chicken lah yang menjadi pilihan keluarga untuk memeriahkan pesta Natal. Tren ini dimulai sejak tahun 1974, setelah keberhasilan iklan “Kentucky untuk Natal”. Restoran cepat saji waralba ini mencermati bahwa tidak banyak kalkun di negeri ini, jadi ayam goreng biisa jadi merupakan alternatif terbaik.

Budaya

Pajak Dipotong

Pada bulan November setiap tahunnya, pemerintah Norwegia memberi keringan pajak sebesar 50 persen pada warganya. Sehingga bulan ini merupakan masa saat warga Norwegia bekerja lebih banyak dibandingkan pada bulan-bulan lain.

Budaya

Kecelakaan Akibat Natal

Menurut studi dari tahun 2013, di Amerika Serikat setiap tahunnya sekitar 15.000 orang cidera akibat kecelakaan saat persiapan Natal. Menurut laporan, kecelakaan terbanyak adalah jatuh saat mendekorasi pohon Natal. Dan setiap tahunnya, sekitar 200 terjadi kebakaran akibat terbakarnya pohon Natal.

Budaya

Perayaan Ilegal

Dianggap sebagai tradisi Pagan, tahun 1647 Parlemen Inggris melarang perayaan Natal. Larangan ini hanya bertahan selama 12 tahun. Sementara di Amerika Serikat perayaan Natal dilarang selama 260 tahun. Alabama merupakan negara bagian pertama di AS yang melegalkan Natal pada 1836. Dan Oklahoma merupakan negara bagian terakhir yang kembali mengizinkan perayaan Natal pada 1907.

hp/ml (dpa)