1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Obama Navy Seals

7 Mei 2011

Presiden AS Barack Obama bertemu dengan pasukan elit yang menewaskan pemimpin jaringan al Qaida, Osama bin Laden.

https://p.dw.com/p/11BEK
Presiden AS Barack Obama disambut meriah oleh pasukan di Fort Campbell KentuckyFoto: AP

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mendapat sambutan meriah ketika tiba di Fort Campbell Kentucky hari Jumat (6/5). Komandan 2300 tentara dari 101st Airborne Division menerima kedatangan Obama.

Presiden Obama disambut bagaikan seorang bintang. Bahkan tentara yang dulunya skeptis terhadap Obama, kini memandangnya sebagai presiden yang tegas dan bertekad bulat. Warga Amerika Serikat semakin respek padanya, terutama karena Obama memerintahkan operasi militer terhadap Osama bin Laden hari Minggu lalu (1/5).

Sebelum berbicara di depan pasukan militer Amerika di Fort Campbell Kentucky, Barack Obama bertemu dengan tim yang menewaskan Bin Laden, Tim Nomor 6 kelompok elit marinir SEALs. Dua puluh lima anggota pasukan elit ini melancarkan aksi terhadap pemimpin jaringan al Qaida dan mengeksekusinya. Pertemuan Obama dengan pasukan marinir SEALs berlangsung di balik pintu tertutup, demi menjaga anonimitas anggotanya. Sebelum mengakhiri pidato di Fort Campbell, Obama mengatakan:

„Suatu kehormatan besar bagi saya, dapat bertemu dengan anggota pasukan elit. Dan saya diberi kesempatan, mengatakan atas nama warga Amerika dan masyarakat dunia: misi berlangsung sukses!“

Obama memuji tentara pasukan elit dengan penghargaan „melakukan tugas yang luar biasa dan berprestasi tinggi“. Dalam pidatonya Obama juga menilai positif misi militer Amerika di Afghanistan dan Pakistan:

„Ada kemajuan dalam perwujudan sasaran utama kita di sana, melumpuhkan al Qaida. Kita akan menaklukkan al Qaida seutuhnya.“

Obama tidak mengeluarkan pernyataan apapun terkait petunjuk bahwa jaringan al Qaida merencanakan serangan kereta api di sebuah lokasi yang belum jelas di Amerika, untuk memperingati 10 tahun serangan 11 September. Dinas rahasia Amerika Serikat mendapatkan informasi beserta barang bukti lainnya dari tempat persembunyian Bin Laden di Pakistan. Kalangan pemerintah di Washington menyebutkan, ancaman tersebut dianggap serius.

Di luar itu, Gedung Putih mengumumkan, pidato Obama di Fort Campbell Kentucky merupakan yang terakhir yang berhubungan dengan operasi militer Bin Laden. Presiden Obama tidak ingin ada kesan, ia menyalahgunakan misi sukses di Pakistan untuk kepentingan politik.

Klaus Kastan/Andriani Nangoy Editor: Carissa Paramita