Presiden Prancis: Kami Akan Bangun Kembali Katedral Ini

Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji akan membangun kembali katedral abad pertengahan Notre Dame setelah kebakaran besar menghancurkan sebagian gedung bersejarah kota Paris ini.

Katedral Notre Dame terbakar pada Senin (15/04) malam waktu setempat, api meruntuhkan puncak menara dan melahap atap gereja bergaya arsitektur gotik itu.

Petugas pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan struktur batu utama bangunan berusia 850 tahun ini. Api pun dinyatakan terkendali setelah hampir sembilan jam mengamuk.

Belum jelas diketahui penyebab kebakaran namun kemungkinan berkaitan dengan pekerjaan renovasi yang sedang berlangsung.

Pernyataan resmi dari petugas pemadam kebakaran mengatakan mereka berhasil menyelamatkan kedua menara katedral dari kehancuran.

Mengunjungi lokasi kebakaran pada Senin malam, Presiden Macron mengatakan bahwa hal "terburuk telah dihindari" karena struktur utama katedral dapat diselamatkan. 

Api dan asap terlihat menyelimuti bagian interior Notre-Dame, Paris, Senin (15/04).

Ia pun berjanji akan meluncurkan skema penggalangan dana internasional untuk upaya rekonstruksi.

"Kami akan membangun kembali katedral ini bersama-sama, dan ini tidak diragukan lagi adalah bagian dari takdir Prancis dan inilah proyek yang akan kami lakukan di tahun-tahun mendatang," kata Macron.

"Itu yang diharapkan oleh Perancis karena itulah yang pantas untuk sejarah kita," tambahnya. Macron tampak emosional dan menyebut kejadian ini sebagai "tragedi mengerikan."

Miliarder Prancis François-Henri Pinault, yang memiliki merek-merek fashion Gucci dan Yves Saint Laurent, telah menjanjikan € 100 juta (£ 86 juta; $ 113 juta, RP 1,6 triliun) untuk membangun kembali Notre-Dame.

Badan amal Prancis, Fondation du Patrimoine, meluncurkan penggalangan dana internasional untuk katedral yang berstatus Situs Warisan Dunia Unesco.

Mantan Presiden AS Barack Obama juga menyatakan turut bersedih dan memposting fotonya sekeluarga ketika mengunjungi katedral ini. Ia mengatakan Notre-Dame adalah salah satu kekayaan dunia. 

Warga meratapi katedral

Warga dan wisatawan di kota Paris berkerumun dan terpana. Beberapa bahkan menangis dan berdoa sambil dengan ngeri menyaksikan api yang melalap Katedral Notre-Dame di pusat kota itu.

Suasana di sepanjang jembatan Pont au Change menjadi hening ketika ratusan orang menyaksikan asap naik ke langit malam.

Banyak yang diam-diam menyanyikan Ave Maria dalam bahasa Latin, termasuk Stephane Seigneurie, 52, yang mengatakan ia telah tinggal di Paris selama 25 tahun terakhir.

"Saya sering datang, dan masuk bahkan ketika tidak ada misa karena itu adalah tempat yang luar biasa, terjalin dalam sejarah Prancis," katanya. "Secara politis, intelektual, dan spiritual, itu adalah simbol Prancis."

Jeanne Duffy, 62, terbang dari New York ke Paris dengan putri kembarnya untuk melihat keponakannya lari di acara maraton Paris pada hari Minggu.

Rencananya mereka ingin memanjat menara katedral hari itu, namun pada menit terakhir mereka memutuskan untuk pergi ke Disneyland Paris. Kebakaran itu pun menghapus mimpi mereka untuk bisa berkunjung.

Polisi menutup area pejalan kaki dari dua pulau di sungai Seine, termasuk Ile de la Cite yang tempat katedral ini berdiri.

Namun penonton tetap berkerumun di belakang penjagaan polisi di jembatan batu yang mengarah ke pulau-pulau dan di sepanjang tepi sungai Seine saat hari mulai gelap.

Kejayaan arsitektur Gothik

Katedral Notre Dame adalah salah satu bangunan terkenal di Eropa dan tiap tahunnya diberitakan menarik pengunjung sebanyak 13 juta orang. 

Katedral ini dibangun di sebuah pulau kecil bernama Île de la Cité, di tengah sungai Seine. Konstruksi dimulai tahun 1163, pada masa pemerintahan Raja Louis VII, dan selesai pada 1345.

Bangunan ini dianggap sebagai permata arsitektur gotik abad pertengahan dan telah menjadi sumber inspirasi banyak karya literatur dan menyaksikan berbagai peristiwa bersejarah yang berkaitan dengan kota Paris.  

ae/hp (Reuters, AFP, New York Times)

Ratusan Tahun Jadi Ikon Kota Paris, Notre Dame Dilahap Api

"Landmark" kota Paris selama berabad-abad

Sebuah foto dari tahun 1880 menunjukkan Notre Dame menjulang di atas pusat kota Paris. Sampai Menara Eiffel diresmikan tahun 1889, Notre Dame adalah bangunan tertinggi di ibu kota Prancis.

Ratusan Tahun Jadi Ikon Kota Paris, Notre Dame Dilahap Api

Quasimodo, si Bongkok dari Notre Dame

Quasimodo, tokoh fiksi dan protagonis utama dalam novel Victor Hugo dari tahun 1831 "Si Bongkok dari Notre Dame," membuat katedral ini kian terkenal di seluruh dunia. Buku itu sudah beberapa kali difilmkan. Dalam foto ini, Quasimodo terlihat membunyikan lonceng gereja dalam film Perancis-Italia tahun 1956 yang disutradarai Jean Delannoy.

Ratusan Tahun Jadi Ikon Kota Paris, Notre Dame Dilahap Api

Pemadam kebakaran sulit mencapai kobaran api

Sekitar 400 petugas pemadam kebakaran berjuang untuk mengendalikan api. Notre Dame sedang menjalani pekerjaan renovasi ketika api mulai menyala. Para Investigator memperlakukan kasus ini sebagai kecelakaan, bukan aksi pembakaran atau serangan terorisme.

Ratusan Tahun Jadi Ikon Kota Paris, Notre Dame Dilahap Api

Puncak menara runtuh

Amukan api menyebabkan atap kayu dan puncak menara runtuh. Bangunan katedral pernah bertahun-tahun dilalaikan setelah Revolusi Prancis, tetapi diselamatkan berkat kampanye pemulihan besar-besaran yang dimulai pada abad ke-19.

Ratusan Tahun Jadi Ikon Kota Paris, Notre Dame Dilahap Api

Warga Paris syok

Orang-orang di Paris memandang dengan ngeri, berdoa dan menyanyikan lagu-lagu gereja ketika api melahap katedral. "Kota Paris tidak akan pernah sama seperti sebelumnya," kata seorang warga kepada kantor berita Prancis AFP. "Ini tragedi," tambahnya.

Ratusan Tahun Jadi Ikon Kota Paris, Notre Dame Dilahap Api

Berpacu dengan waktu selamatkan karya-karya seni

Para petugas berjuang untuk menyelamatkan karya seni di dalam gedung katedral. Banyak karya seni dan peninggalan budaya yang tak ternilai harganya berhasil diselamatkan. Pekan lalu, para pekerja kebetulan telah memindahkan 16 patung tembaga untuk dibersihkan.

Ratusan Tahun Jadi Ikon Kota Paris, Notre Dame Dilahap Api

Altar masih utuh

Pada pagi hari setelah kebakaran, gambar pertama dari dalam gedung menunjukkan altarnya masih utuh. Walikota Paris Anne Hidalgo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron memasuki gedung. Hidalgo mengatakan "tidak ada atap lagi, tidak ada yang tersisa" - tetapi kondisi interiornya lebih baik daripada yang dia harapkan. (hp/ae)

Ikuti kami