Pulau Sentinel Utara: Datangi Pulau Ini dan Anda Tak Akan Bisa Kembali

Sosial

Kepulauan Andaman dan Nikobar

Adalah salah satu dari tujuh wilayah persatuan India. Suku Sentinel menempatinya sejak 55.000 tahun lalu. Mereka dipercaya merupakan suku pra-neolitik terakhir di dunia. Akibat isolasi yang begitu lama, mereka sangat rentan terhadap virus. Karena itu suku Sentinel sangat agresif terhadap pendatang. Satu penyakit saja dapat memusnahkan seluruh populasi yang diperkirakan tinggal 50 hingga 150 jiwa.

Sosial

Pulau Sentinel Utara yang tak tersentuh

Sejak abad ke-15 banyak misionaris Kristen mencoba menyebarkan ajarannya di kepulauan Andaman dan Nikobar. Para misionaris berhasil berinteraksi dengan masyarakat di kepulauan Nikobar dan beberapa daerah di kepulauan Andaman. Namun tidak di pulau Sentinel Utara. Suku Sentinel sangat tertutup dan bermusuhan dengan orang luar, juga sering menembaki panah ke arah pengunjung, termasuk pesawat.

Sosial

Hidup dalam isolasi

Bahasa dan gaya hidup mereka tidak seperti orang India daratan, atau bahkan penduduk pulau Andaman lainnya. Suku Sentinel benar-benar terputus secara fisik, sosial, budaya dan ekonomi bahkan dari tetangga terdekatnya. Pada tahun 2006, dua nelayan memancing kepiting secara ilegal di pulau Sentinel Utara dan tidak kembali lagi.

Sosial

Misionaris asal Amerika Serikat terbunuh

Misionaris asal Amerika Serikat John Allen Chau (kanan) yang mencoba melakukan kontak dengan mereka dikabarkan dibunuh oleh salah satu anggota suku Sentinel. Nelayan lokal secara ilegal mengangkut John ke pulau Sentinel Utara tanggal 14/11/2018. Laporan dari nelayan setempat suku Sentinel telah mengubur mayat yang tampaknya adalah John pada 17/11/2018. Sumber: timesofindia, indianexpress (yp/ml)

Pulau Sentinel Utara di kepulauan Andaman, India, dihuni suku kuno yang tak mau diusik oleh peradaban. Mereka telah menempati pulau itu sejak 55.000 tahun yang lalu.

Lebih banyak di Media Center