Ribuan Belut Sitaan Dilepaskan Kembali ke Sungai Rhine

Petugas beacukai di bandara Frankfurt menemukan ribuan belut gelas di bandara Frankfurt. Belut Gelas tergolong komoditas mahal di Asia, tapi populasinya di Jerman menurun dan masuk daftar spesies yang dilindungi.

Akhir November lalu, otoritas Jerman menemukan Belut Gelas di bagasi milik wanita asal Malaysia(47) yang hendak terbang menuju Vietnam dari bandara Frankfurt. Belut-belut itu dibungkus dalam kantong plastik besar dan disimpan dalam kotak stereofoam.

Pemilik bagasi tidak mendapat tuntutan hukum karena penelusuran terhadap Belut Gelas ini dibuat saat pesawat yang bersangkutan lepas landas dari bandara Frankfurt.

Belum jelas diketahui darimana belut-belut ini berasal, tetapi otoritas menduga belut berasal dari penangkaran di Eropa selatan. Populasi  Belut Gelas yang menurun di Sungai Rhine di Jerman membuat belut ini masuk dalam daftar spesies yang dilindungi dan tidak dapat di ekspor tanpa izin dari pihak berwenang.

Live
02:28 menit
Eco Africa | 05.04.2017

The impact of illegal fishing in Ghana

Keuntungan Belut Gelas

Di Asia belut seringkali diolah menjadi makanan lezat dan juga dipercaya dapat meningkatkan kebigaran. Ikan yang dilindungi ini membawa keuntungan besar bagi penjualnya. Satu kilo Belut Gelas di Jerman  dijual sekitar 6,5 juta rupiah sedangkan di Asia harga Belut Gelas bisa mencapai  81 juta rupiah.

Ini adalah kali pertama hewan yang disita oleh petugas bea cukai dikembalikan ke habitatnya. ‘‘Belut-belut tentu senang kembali  ke habitatnya,‘‘ ujar  Hans-Jürgen Schmidt, Juru bicara Kantor Investigas Beacukai Frankfurt kepada wartawan Selasa (4/12).

Kulit Ikan Tilapia Sembuhkan Luka Bakar

Kelembapan Kulit Babi

Kulit babi beku atau bahkan jaringan kulit manusia selama ini digunakan buat menutup luka bakar, lantaran manjur menjaga kelembaban area yang terluka dan mempermudah asupan Kolagen, sejenis protein yang mempercepat penyembuhan.

Kulit Ikan Tilapia Sembuhkan Luka Bakar

Perban Alternatif Terakhir

Namun rumah sakit pemerintah di Brazil sering mengalami kelangkaan pasokan kulit babi atau manusia. Adapun kulit buatan sejauh ini hanya tersedia di negara-negara barat. Sebab itu pasien luka bakar di Brazil acap dirawat dengan menggunakan perban yang harus sering diganti dan menyebabkan rasa sakit pada pasien.

Kulit Ikan Tilapia Sembuhkan Luka Bakar

Khasiat Kulit Tilapia

Sebab itu ilmuwan di Federal University of Caera mulai bereksperimen dengan menggunakan kulit ikan Tilapia, sejenis Nila, yang marak di Brazil. Kulit ikan Tilapia diklaim memiliki tingkat kelembapan, Kolagen dan kekebalan penyakit yang serupa seperti pada kulit manusia. "Jadi butuh waktu lama bagi kulit ikan untuk mengering," kata Dr. Edmar Maciel.

Kulit Ikan Tilapia Sembuhkan Luka Bakar

Proses Rumit Pembersihan Kulit

Namun sebelum digunakan, ilmuwan harus terlebih dahulu menghilangkan sisik, jaringan otot, racun dan bau amis yang menempel. Setelah itu kulit direnggangkan dan dilaminating, sebelum disimpan di lemari es dan bisa dipakai sebelum dua tahun.

Kulit Ikan Tilapia Sembuhkan Luka Bakar

Mempercepat Penyembuhan

Hasilnya serupa dengan kulit manusia yang lunak dan mudah dibebat ke permukaan kulit yang terkena luka bakar. Kulit ikan biasanya digunakan selama 11 hari pada bagian yang terluka. Untuk melepas atau memindahkan kulitn ikan dokter menggunakan minyak berbentuk agar-agar. "Kami menemukan kulit ikan Tilapia mampu mempercepat penyembuhan," kata Dr. Edmar Maciel.

Kulit Ikan Tilapia Sembuhkan Luka Bakar

Brazil yang Pertama

Selain Brazil, ilmuwan Cina juga memastikan khasiat kulit ikan Tilapia dalam perawatan luka bakar. Namun Brazil adalah negara pertama yang melakukan ujicoba pada manusia dengan melibatkan 50 orang pasien. "Kulit ikan biasanya dibuang. Jadi kami mengubah sampah menjadi produk yang bermanfaat," kata Dr. Odorico de Morais, dosen di Universitas Caera.

Kulit Ikan Tilapia Sembuhkan Luka Bakar

Tanpa Obat, Lebih Murah

Pengobatan lewat kulit ikan terbukti mampu mempercepat proses penyembuhan hingga beberapa hari lebih cepat. Selain itu pasien juga lebih sedikit meminum obat penahan rasa sakit, sehingga semakin menekan ongkos pengobatan. Rumah sakit Brazil mengklaim cara pengobatan dengan kulit ikan memangkas biaya pengobatan hingga 75 persen.

Kulit Ikan Tilapia Sembuhkan Luka Bakar

Produksi Massal?

Biasanya pasien luka bakar harus menggunakan krim Sulfadiazine yang mahal. Ilmuwan Brazil berharap eksperimen yang mereka lakukan akan membuktikan bahwa kulit ikan Tilapia bisa dijual secara komersial dan mendorong industri farmasi untuk memproduksinya secara massal.

sc/hp (dpa)



Ikuti kami