1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Rusia, Terbakar di Musim Panas

3 Agustus 2010

Kebakaran hutan terparah dalam beberapa dekade terakhir di Rusia, tak kunjung mereda. Petugas kebakaran masih berjuang memadamkan api dalam bencana nasional, yang telah merenggut nyawa sekitar 40 orang tersebut.

https://p.dw.com/p/Oaq0
Hutan dekat pemukiman di Voronezh 500 km selatan MoskowFoto: AP

Presiden Rusia, Dmitri Medvedev mengumumkan status darurat di tujuh wilayah, setelah api membumihanguskan puluhan ribu hektar lahan dan meluluhlantakan rumah-rumah.

Orang nomor satu di Rusia itu mengungkapkan: „Yang terpenting adalah menolong orang-orang. Saya telah memerintahkan menteri pertahanan dan pimpinan militer dan organisasi keamanan lainnya, untuk ikut memadamkan kebakaran hutan. Kita semua kini harus menggunakan segala kemungkinan yang ada dalam menghadapi kekuatan alam. Itu tidak mudah. Lebih dari 2000 saudara kita, termasuk diantaranya anak-anak-anak, lanjut usia dan orang sakit kehilangan rumah mereka. Banyak keluarga kehilangan harta benda mereka. Ini adalah tragedi besar.“

Titik Api Baru Terus Bermunculan

Pejabat berwenang mengungkapkan berhasil memadamkan ratusan titik api setiap harinya, namun 300 hingga 400 titik api baru muncul setiap 24 jam, yang menciptakan tugas raksasa bagi petugas penanggulangan bencana.

Waldbrände in Russland Flash-Galerie
Sasaran si jago merahFoto: picture alliance/dpa

Kementrian darurat telah mengerahkan puluhan pesawat pengangkut air untuk memadamkan api lewat udara. Ribuan ton air dicurahkan setiap harinya untuk meredakan amukan si jago merah.

Lebih dari 500 titik api masih berkobar di wilayah seluas 170 ribu hektar. Kemarin muncul sekitar 300 titik api.

Lebih dari 150 ribu anggota petugas penanggulangan bencana dan 56 pesawat dilibatan dalam upaya menghentikan kebakaran. Puluhan orang telah tewas akibat bencana nasional ini.

Status Darurat di Tujuh Wilayah

Tujuh wilayah yang dinyatakan oleh pemerintah berstatus darurat: Mairi El, Mordovia, Vladimir, Voroneth, Moskow, Nizhny Novgorod dan Ryazan.

Pada pagi hari, asap pekat menyelimuti ibukota Rusia. Siangnya, arah angin berubah, untuk beberapa jam masyarakat dapat menghirup sedikit udara segar.

Putin Tegur Para Gubernur

Akibat kebakaran hutan, ribuan orang kehilangan segalanya. Di Moskow, Perdana Menteri Vladimir Putin menyerukan para gubernur di wilayah krisis untuk bahu-membahu. Ia tidak puas dengan kinerja mereka.

Waldbrände in Russland Flash-Galerie
Warga yang kehilangan rumah di desa Mokhovoye,Foto: picture alliance/dpa

Masyakat menuding para pemimpin itu tak cukup berupaya keras dalam membantu mereka yang terkena bencana. Puti´n menandaskan: „Saya menginginkan rencana konkrit pembangunan kembali. Langkah demi langkah. Yang mana yang harus dibangun? Setiap wilayah, setiap pemukiman penduduk dan setiap rumah.“

Sebagai negara yang terkenal dengan musim dinginnya yang sangat menggigit, Rusia kini mengalami periode terkering dan terpanas dalam kurun 130 tahun terakhir. Jawatan meteorologi memperkirakan tak akan ada perubahan cuaca dalam waktu dekat, dengan temperatur di beberapa wilayah diperkirakan mencapai di atas 40 derajat selsius akhir pekan ini.

Ayu Purwaningsih/dw/afp/dpa

Editor: Agus Setiawan