Tangier, Pulau Yang Sedang Tenggelam

Alam dan Lingkungan

Bertahan di atas air

Pulau Tangier terletak di Chesapeake Bay. Sisa bagian yang masih bisa dihuni di pulau ini adalah sebuah jalur sempit yang dikelilingi oleh rawa-rawa. Bagian-bagian ini dihubungkan satu sama lain oleh beberapa jembatan.

Alam dan Lingkungan

Dataran pipih

Bahkan dari kejauhan, mudah untuk melihat seberapa kritis ketinggian tanah di Tangier dan bangunan di atasnya. Pada titik tertingginya, pulau ini hanya 1,2 meter di atas permukaan air.

Alam dan Lingkungan

Lumbung kepiting biru

Kepiting biru adalah salah satu alasan mengapa orang dulunya mau tinggal di pulau terpencil ini selama berabad-abad. Banyak penduduk di sekitar Chesapeake Bay memanen kepiting ini.

Alam dan Lingkungan

Tidak banyak lahan pemukiman

Selama abad terakhir, pulau ini kehilangan sebagian besar lahan pemukimannya. Sekarang di seluruh pulai hanya tersisa lahan seluas 3 kilometer persegi yang bisa dijadikan kawasan pemukiman. Selain dari itu, hanya ada rawa-rawa.

Alam dan Lingkungan

Tergenang air

Karena sebagian besar pulau begitu rendah, tidak jarang air malah menerobos ke luar melalui saluran pembuangan air.

Alam dan Lingkungan

Kuburan di atas tanah

Kondisi geografis Tangier yang tidak biasa ini juga memengaruhi cara orang dimakamkan. Orang tidak dimakamkan di bawah tanah, melainkan di atas tanah.

Alam dan Lingkungan

Masih banyak turis

Masih banyak turis yang datang ke Tangier. Sebagian datang karena memang ingin melihat budaya lokal, yang lain datang untuk melihat bagaimana pulau ini tenggelam secara perlahan-lahan. (Teks: Harald Franzen, Sandy Hausman/hp/yf)

Pulau Tangier di negara bagian Virginia, AS, terancam tenggelam. Pulau ini sudah kehilangan dua pertiga daratannya karena erosi dan naiknya permukaan laut. Pelan tapi pasti, pulau ini suatu saat akan tenggelam.