1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Tokoh Oposisi Libya Menjadi Ketua Parlemen

10 Agustus 2012

Untuk membentuk pemerintahan demokrasi, Libya kembali mengambil langkah penting. Parlemen baru di Tripoli Jumat (10/08) memilih pimpinan oposisi Al Megarif menjadi ketua parlemen Libya.

https://p.dw.com/p/15nOA
Participants stand during the handover ceremony of power from of the National Transitional Council (NTC) to members of the national congress in Tripoli, August 8, 2012. Libya's ruling council handed over power to a newly elected national assembly on Wednesday in the North African country's first peaceful transition of power in its modern history but which comes amid heightened violence. REUTERS/Esam Al-Fetori (LIBYA - Tags: POLITICS) /eingest. sc
Foto: DW

Bekas musuh bebuyutan Muammar gaddafi terpilih sebagai ketua parlemen baru Libya. Mohamed al-Megarief meraih 113 suara dari total 200 anggota parlemen. Al Megarief berhasil unggul dari saingannya Ali Sidan. Tokoh politik independen Sidan hanya meraih 85 suara.

Al Megarif adalah salah satu tokoh pimpinan gerakan oposisi tertua negara itu, yakni Front Nasional untuk Penyelamatan Libya, yang beberapa kali pernah berupaya menggulingkan Muammar al Gaddafi ketika berkuasa.

Al Megarief yang dikenal sebagai tokoh Islam moderat menggantikan ketua Dewan Transisi Mustafa Abdul Jalil, dan akan memegang jabatannya sampai konstitusi baru berlaku tahun depan.

Hari Rabu (08/08) Dewan Transisi menyerahkan kekuasaannya kepada parlemen yang terpilih Juli lalu. Dewan tersebut kini dalam 30 hari akan memilih perdana menteri dan membentuk badan konstitusi beranggotakan 60 orang yang akan menyusun konstitusi baru Libya.

DK/AB (dpa,afp,rtr)