1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Masih Misterius Penyebab Jatuhnya Pesawat Rusia

2 November 2015

Tim penyidik Rusia dan Mesir masih menyidik penyebab jatuhnya pesawat Metrojet yang tewaskan 224 penumpangnya. Pesawat Airbus A-321 itu diduga keras hancur di udara.

https://p.dw.com/p/1GyF4
Ägypten Untersuchung nach Absturz russischer Passagiermaschine
Foto: picture-alliance/dpa/K. Elfiqi

Komisi pengusut penyebab kecelakaan pesawat terbang Metrojet di Moskow menduga keras, pesawat hancur di ketinggian saat terbang. Namun disebutkan, terlalu dini untuk menarik kesimpulan mengenai penyebabnya. Sejauh ini tim penyidik jatuhnya pesawat penumpang ke kawasan semenanjung Sinai di Mesir tidak menyinggung adanya serangan teror.

Ketua komite penerbangan Rusia, Viktor Sorochenko setelah meninjau lokasi jatuhnya pesawat mengatakan, pada pandangan pertama, sulit menarik perkiraan penyebab kecelakaan. "Pesawat pecah di udara dan puingnya tersebar pada areal cukup luas", ujar dia. Sebelumnya sebuah kelompok yang mengaku sayap Islamic State-ISIS mengaku menembak jatuh pesawat. Tapi para penyidik dari Rusia dan Mesir menyangsikan klaim ini. Menanggapi klaim ISIS itu, Presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi juga menyerukan semua bersabar menunggu hasil pengusutan.

Saat ini jenazah para korban telah diterbangkan balik ke bandara St. Petersburg. Di sana para petugas forensik akan mulai melakukan identifikasi dengan bantuan sampel DNA. Tim forensik dikoordinasi oleh wakil gubernur St. Petersburg Igor Albin yang juga mengatur pemulangan jenazah yang sudah teridentifikasi kepada keluarganya. Sebanyak sekitar 114 jasad penumpang telah diangkut menggunakan pesawat Iljushin Il-76 yang lepas landas dari bandara Kairo.

Ägypten Untersuchung nach Absturz russischer Passagiermaschine
Tim penyidik Rusia dan Mesir masih teliti penyebab kecelakaan.Foto: picture-alliance/dpa/K. Elfiqi

Pesawat naas itu mengangkut para turis yang baru saja kembali berlibur dari kawasan wisata pantai Sharm el-Sheikh di Mesir. Seluruh 224 penumpang dan awak pesawat dinyatakan tewas. Pejabat di Moskow menyebutkan, ini merupakan kecelakaan terberat dalam sejarah penerbangan di Rusia.

Tim evakuasi dilaporkan berhasil menemukan kedua Black Box pesawat naas itu. Tim keselamatan penerbangan Mesir sedang melakukan analisanya. Sebuah tim pakar dari Irlandia yang diperbantukan dalam analisa Black Box mengatakan, hasilnya optimis bisa diumumkan dalam beberapa hari.

as/vlz (afp, dpa)