1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Kim Jong Un Kirim Surat Bernada Hangat Kepada Trump

11 September 2018

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengirim surat kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang isinya menyarankan agar mereka menjadwalkan pertemuan lagi. 

https://p.dw.com/p/34epx
Singapur USA-Nordkorea Gipfel Trump Pompeo
Foto: picture-alliance/Zuma/Ministry of Communications

Juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, mengatakan kepada para wartawan kalau surat tersebut bernada hangat.

"Presiden telah menerima surat dari Kim Jong Un. Surat itu bernada sangat hangat dan sangat positif," ujar Sanders.

Sanders menambahkan jika surat tersebut memperlihatkan niatan Pyongyang untuk "terus berkomitmen untuk berfokus pada pelucutan senjata nuklir" di semenanjung Korea.

"Tujuan utama surat itu adalah untuk menjadwalkan pertemuan selanjutnya dengan presiden, yang tentu saja kita sambut dan sudah dalam proses koorodinasi," kata dia.

Trump dan Kim bertemu di Singapura pada awal Juni 2018. Meski ada sebuah dokumen yang ditandatangani, pertemuan itu tidak membuahkan kesepakatan yang baru tentang proses denuklirisasi di semenanjung Korea seperti yang diharapkan oleh banyak pengamat.

Korea Utara kembali menggelar parade militer pada Senin (10/9) yang untuk kali pertama tidak melibatkan misil balistik dalam parade tersebut. Para pengamat mengatakan kalau langkah ini adalah untuk menunjukkan komitmen Korea Utara kepada AS terkait kebijkakan denuklirisasi.

Langkah Korea Utara itu disambut Trump dengan mengatakan lewat Twitter kalau "ini adalah sebuah pernyataan yang sangat besar dan positif dari Korea Utara." 

Sementara itu masih terkait masalah surat-menyurat, Presiden Rusia juga dilaporkan mengirimi surat undangan kepada Kim Jong Un untuk mengunjungi Rusia, demikian dikatakan asistan Kremlin Yuri Ushakov, Senin. Namun Ushakov tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rencana pertemuan kedua pemimpin tersebut.

ae (AFP, Reuters)