Kontrasepsi Bukan Hanya Urusan Perempuan

Alat kontrasepsi tersedia baik bagi pria dan perempuan. namun selama ini mengapa perempuan lebih 'ketiban pulung' untuk melakukannya? Simak opini Uly Siregar.

Ketika hamil "kecelakaan” terjadi, seringkali perempuan yang disalahkan dan paling susah menanggung derita. Ketika kehamilan tak kunjung datang, perempuan juga yang lebih dulu dituduh "tak subur”.

Bagaimana menurut Anda?

Klik di sini untuk mengikuti diskusi

Serba salah memang jadi perempuan. Ia sering dianggap godaan, bahkan saat sedang berjalan sendiri tanpa bermaksud mengundang godaan. Ia juga harus melindungi dirinya sendiri, bahkan ketika hubungan seksual dilakukan atas dasar kesepakatan bersama, termasuk dalam ikatan suami-istri.

Membangkitan  kesadaran masyarakat akan pentingnya membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera salah satu caranya melalui pembatasan jumlah anak lewat penggunaan kontrasepsi.

Nah, masalahnya tanggung jawab pembatasan ini di Indonesia umumnya jatuh ke tangan perempuan. Padahal kontrasepsi yang berarti cara mencegah kehamilan akibat pertemuan sel telur dan sprema ini bisa dilakukan oleh kedua belah pihak, tak melulu urusan perempuan. Ada beragam metode kontrasepsi yang sangat ampuh. Tingkat efektivitasnya pun mencapai 99% jika digunakan secara tepat.

Uly Siregar Blogger

Penulis: Uly Siregar

Caranya tidak sulit

Bagi laki-laki, metode kontrasepsi yang gampang, tak memiliki efek samping yang membahayakan kesehatan, tak memerlukan biaya, dan bersifat natural adalah coitus interruptus atau senggama terputus.

Dalam metode ini, laki-laki saat sedang berhubungan seksual akan menarik penisnya keluar sesaat sebelum ia memancarkan sperma. Sayangnya, banyak laki-laki yang keberatan dengan metode ini. Alasannya cukup egois: "Nanggung, ah. Lagi enak-enaknya….!”

Baiklah. Ada lagi alat kontrasepsi untuk laki-laki juga cukup mudah, murah, dan aman: kondom! Lebih dahsyat lagi, kondom bisa melindungi si pemakai dari penyakit kelamin seksual, bahkan yang bisa merenggut nyawa, seperti melindungi dari kemungkinan terinfeksi HIV.

Sosbud | 23.02.2015

Tapi, lagi-lagi banyak laki-laki yang keberatan dengan metode penggunaan kondom. Alasannya, tetap egois: "Nggak enak, ah. Ada karet yang membatasi antara penis dan vagina. Kurang joss rasanya.” Nah, kalau metode coitus interruptus dan penggunaan kondom saja ditolak, apalagi metode kontrasepsi yang invasif dan agresif seperti vasektomi. Metode yang hanya bisa ditempuh melalui jalan operasi ini bisa jadi akan ditanggapi sebagai ‘pengebirian' kejantanan. Ribet, kan?

Swiss

Swiss terkenal progresif soal legalisasi prostitusi, liberalisasi pornografi, program pendidikan seks yang dimulai sejak taman kanak-kanak. Data AlterNet tunjukkan warga Swiss pemuncak peringkat dalam kepuasan seksual. Hasil survey: 21% responden merasakan kehidupan seks yang sangat memuaskan,32% mengaku berhubungan seks di tempat umum. Tingkat kehamilan remaja di Swiss terendah di dunia

Spanyol

Seperempat responden di Spanyol mengaku kehidupan seksual mereka memuaskan. Pria negeri matador ini menyandang status sebagai pencinta terbaik di dunia. Sebuah penelitian dengan 9850 responden mengungkap 90% pria & perempuan Spanyol menyatakan memperoleh kepuasan seks. Tingkat kepuasan seksual mereka meningkat dari waktu ke waktu dengan pasangan yang konsisten, ketimbang yang bergonta-ganti.

Italia

Menurut Men’s Health, di Italia, ada hubungan erat antara makan dan seks. Rayuan seksual dimulai dari meja makan. Studi menunjukkan perempuan Italia yang menikmati 2 gelas anggur/hari menikmati kepuasan seksual yang lebih besar daripada yang tidak minum. Survei menunjukkan 64% responden mengaku kehidupan seksual mereka memuaskan. 1/3-nya mengharapkan seks berlangsung lebih dari 10 menit.

Brasil

Yang perempuan langganan juara ajang kecantikan dunia. Laki-lakinya menyandang status pecinta terbaik kedua di dunia setelah Spanyol. Sebuah laporan mengklaim 82% responden berhubungan seks sekali seminggu. Riset lain menemukan rata-rata mereka bercinta 145 kali/ tahun (setara +-3 kali seminggu). Para ‘Latin Lover‘ ini tercatat paling tinggi tingkat kehilangan keperjakaan/keperawaannya di dunia.

Yunani

Sejak berad-abad orang Yunani sangat santai membahas hasrat seksual. Orang-orang Yunani umumnya membahas seks di tempat kerja, dengan teman-teman, dan yang paling penting, dengan pasangan mereka. Komunikasi memperbaiki kehidupan seks. Durex mengklaim rata-rata warga Yunani melakukan hubungan intim 164 kali/tahun. Adapun 51% responden dalam survei menyatakan puas dengan kehidupan seks mereka.

Belanda

64% responden Belanda dalam sebuah penelitian meyakini bahwa seks merupakan kebutuhan dasar dan mereka lebih terbuka bicara soal seks. Belanda memiliki tingkat kehamilan remaja 5,3 per 1.000 orang, lebih rendah dibanding AS (39,1 per 1.000). Tingkat aborsi jauh lebih rendah demikian pula tingkat penularan HIV. 22% responden survei menyatakan kualitas kehidupan seks mereka sangat baik

Meksiko

63% responden mengaku kehidupan seks mereka memuaskan. Pada tahun 2008, pemerintah Mexico City mendistribusikan lebih dari 700.000 buku pendidikan seks di sekolah tinggi yang mencakup pengendalian kelahiran, aborsi dan homoseksualitas. Pekerjaan seks dilegalkan dan diatur di beberapa wilayah. Sayangnya, tema perdagangan manusia di Meksiko masih jadi masalah serius di negeri itu.

India

Rata-rata responden kehilangan keperjakaan/keperawanan pada usia 22 tahun. Men’s Health mengungkap, pria India lebih menikmati permainan bercinta daripada orgasmenya sendiri. Pria India menghabiskan waktu pada proses merayu dan permainan awal dibandingkan dengan negara-negara lain. Rata-rata yang dihabiskan untuk melakukan hubungan seksual 13 menit. 61% reponden mengaku kehidupan seksnya memuaskan

Australia

75% responden Australia mengklaim pernah melakukan hubungan seks di perjalanan atau kendaraan. Cosmopolitan menulis 27% wanita Australia "tidak ingin kehidupan seks mereka berubah. Meski sebagian kecil dari mereka merasa tak ada salahnya mencoba hal-hal baru. Beberapa perempuan negeri kangguru ini punya fantasi tentang ‘threesome‘.

Nigeria

Studi Durex menempatkan Nigeria di posisi teratas. Menurut studi Durex, Nigeria 67% responden dalam studinya mengaku memperoleh kepuasan dalam berhubungan seksual. Warga Nigeria terhitung cukup lama durasinya dalam berhubungan seks, dengan rata-rata 24 menit/sesi..Statistik ini agak mengejutkan, mengingat pandangan konservatif Nigeria dalam hal pernikahan sesama jenis.

Jerman

Meskipun warga Jerman dicap sebagai "pecinta terburuk" di dunia, namun mereka mengaku kehidupan seksualnya memuaskan. Jerman adalah rumah bagi beberapa program pendidikan seks yang paling komprehensif di dunia dan dikenal karena kebijakan politik progresif soal pekerja seks. 32% responden Jerman mengaku pernah melakukan ‘one-night-stand‘ dan 30% pernah melakukan hubungan seks di tempat umum.

Cina

Masyarakat Cina dinilai paling konservatif mengalami represi. Tapi di balik pintu tertutup, penduduknya berhubungan seks lebih sering dibanding kebanyakan negara lain, 78% mengaku sekali/ minggu. Rahasianya? Teknologi, demikian menurut Men’s Health. Cyber sex & toko seks online mengalami kemajuan pesat. Cina bahkan memiliki SEXPO di Shanghai. 70% sex toy di dunia diproduksi di Cina.

Keintiman dalam komunikasi

dari sekian banyak studi yang dirangkum AlterNet, salah atunya adalah penelitian yang dilakukan produsen kondom Durex. Hasilnya, 82% responden merasakan kepuasan hubungan intim karena adanya sikap saling menghargai dan komunikasi yang baik antar pasangan.

Dibebankan pada perempuan

Karena keengganan laki-laki menjadi pihak yang bertanggung jawab atas pencegahan kehamilan, maka tugas itu pun jatuh ke perempuan.

Untungnya ada banyak metode kontrasepsi yang bisa dipilih oleh kaum perempuan. Mereka bisa menggunakan pil KB, suntikan KB, kondom perempuan atau diafragma, spiral atau IUD, jelly, tisu antihamil, susuk, dan norplant.

Ini belum termasuk metode tubektomi yang harus ditempuh melalui jalan operasi dan bersifat permanen. Dalam metode tubektomi ini, saluran indung telur atau tuba falopi perempuan dipotong sehingga sel telur tak akan bisa masuk ke dalam rahim. Akibatnya tak ada sel telur yang masuk ke dalam rahim untuk dibuahi sperma.

Separah apakah keengganan laki-laki Indonesia dalam menggunakan alat kontrasepsi?

 Menurut data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tahun 2012 hanya 4,7 persen pria yang menggunakan alat kontrasepsi. Bayangkan, hanya 4,7 persen!! Padahal dalam melakukan hubungan seksual kedua pihak seharusnya sama-sama bertanggung jawab atas pencegahan kehamilan tidak diinginkan.

Dunia memang cenderung masih patriarkis. Tak hanya di Indonesia, di negara maju seperti Amerika Serikat pun mental tak peduli pada alat kontrasepsi masih menjangkiti kaum laki-laki. Studi terkini yang dirilis riset opini publik nonpartisan PerryUndem menunjukkan hanya 37 persen laki-laki yang merasa mereka memperoleh keuntungan dari akses perempuan terhadap alat kontrasepsi.

Dildo pertama di dunia: Serba alami

Dari pisang mentah hingga kotoran unta kering dilapisi resin - inilah alat bantu seksual buatan orang Yunani kuno dan Mesir purbal. Bahan yang digunakan untuk membuat dildo di antaranya: batu, kulit atau kayu. Dildo pertama di dunia ditemukan di Jerman. Usianya sekitar 28.000 tahun. Objek batu sepanjang 20 cm itu tidak hanya digunakan sebagai mainan seks, tetapi juga untuk menyalakan api.

Terbuka lebar untuk kenikmatan

Dildo diperkirakan sudah ada sejak 1400 tahun sebelum Masehi. Berasal dari kata Latin "dilatare", yang berarti "untuk membuka lebar" dan dalam bahasa Italia disebut "diLetto", yang berarti "menyenangkan." Pada zaman Renaisans, alat bantu seksual tersebut biasanya terbuat dari kulit. Sementara, minyak zaitun digunakan sebagai pelumas.

Libido perempuan ? Ini histeria!

Hingga sekian lamanya. hubungan seksual diartikan sebagai upaya penetrasi sampai orgasme pria tercapai. Pandangan umum ini dulu mengabaikan kebutuhan seksual perempuan atas orgasme. Strategi pria? Mencap hasrat perempuan sebagai ‘penyakit jiwa’ yang disebut “histeria”. Resep yang ditawarkan: pernikahan dan harta. Makna “histeria” berubah seiring zaman.

Meja Manipulator, pengendali orgasme perempuan

Histeria yang dianggap ‘penyakit jiwa’ saat itu mewabah. Kemana harus pergi ketika Anda’ sakit ‘ini? Ke dokter atau bidan. Mereka akan melakukan pijat genital untuk "menyembuhkan" histeria. Karena tidak ada yang benar-benar ingin memainkan jari jemari mereka pada alat kelamin perempuan, maka konsumsi "alat bantu“ pun melonjak.

Dari kaku hingga bergetar: dildo dan vibrator

Perempuan kaya secara rutin “berobat“ mengatasi “penyakit“ histeria-nya. "Dokterpun menyadari kebutuhan untuk membuat “pengobatannya” lebih efisien dan manjur. Dr. Joseph Mortimer Granville dari Inggris, mempatenkan vibrator elektromekanis pertama pada tahun 1880-an. Dengan temuan itu, orgasme wanita bisa dicapai dalam tempo 10 menit.

"Membantu Kesehatan" dan kebahagiaan ibu rumah tangga

Pada penghujung abad ke-20, perusahaan memproduksi vibrator untuk penggunaan pribadi. Di samping produk ceret teh, toaster roti dan mesin jahit, dildo diiklankan di majalah-majalah perempuan sebagai "alat bantu kesehatan". Dokter tidak mengembangkan dildo secara serius karena takut jika perempuan tak lagi membutuhkan lelaki untuk orgasme. Ternyata, priapun tidak membutuhkan perempuan untuk itu

Takut kehilangan seksualitas perempuan

Sejak 1920, vibrator tak lagi disamarkan sebagai alat bantu kesehatan, setelah digunakan sebagai mainan seks di film porno. Tahun 1950, riset Kinsey membuktikan sesuatu yang saat itu tak terbantahkan: bahwa lebih dari 70% perempuan tidak mengalami orgasme murni melalui penetrasi pria. Ini menguntungkan produsen vibrator, yang dalam strategi iklannya menjanjikan 50 kali orgasme berturut-turut.

Beragam mainan seks modern

Di masa kini, beragam mainan seks dijual dalam berbagai bentuk dan mudah ditemukan di toko-toko untuk orang dewasa. Peruntukannya secara umum adalah untuk membantu meningkatkan kepuasan seksual pasangan maupun diri sendiri.

Setidaknya 52 persen mengaku tidak peduli dengan alat kontrasepsi dengan harga terjangkau bagi kaum perempuan karena merasa tidak memberi keuntungan buat mereka. Ini tentu mental yang sangat tidak kondusif bagi pencegahan kehamilan.

Alasan yang sering dilontarkan kaum pria adalah minimnya pilihan alat kontrasepsi bagi mereka. Mungkin ada benarnya. Namun kaum pria seharusnya banyak-banyak bersyukur untuk urusan metode kontrasepsi yang tersedia bagi mereka. Pasalnya, alat kontrasepsi yang jamak bagi pria termasuk jenis yang sangat aman bagi tubuh. Kondom, misalnya, tak menimbulkan efek samping yang berarti, kecuali kalau si pemakai memiliki reaksi alergi terhadap material kondom seperti latex. Itu pun masih ada alternatif kondom jenis lain.

Sementara itu, kontrasepsi perempuan seperti pil atau suntik seringkali berpengaruh pada hormon tubuh perempuan. Ada banyak keluhan yang disampaikan teman-teman saya yang menggunakan pil KB, seperti menurunnya gairah seksual, berat badan bertambah, pendarahan, dan banyak lagi.

Terobosan baru dalam bidang reproduksi seksual menyediakan alternatif tambahan bagi laki-laki yang mau ikut bertanggung jawab dalam mencegah kehamilan. Setelah beberapa dekade penelitian, Gunda Georg, Direktur The Institute for Therapeutics Discovery and Development University of Minnesota bersama koleganya sedang dalam tahap pengerjaan pil KB berbasis ouabain untuk laki-laki.

Uobain adalah ekstrak tumbuhan yang secara tradisional dipakai prajurit dan pemburu Afrika sebagai racun pada anak panah. Racun ini bekerja menghentikan kerja jantung. Pil KB khusus pria ini sekarang sedang dalam tahap uji klinis pada manusia dan terbuka peluangnya untuk dipasarkan.

Iptek

Ditemukan secara tidak sengaja

Awal tahun 90-an, tim peneliti di Pfizer, produsen Viagra, bereksperimen dengan obat untuk mengobati nyeri dada. Saat uji coba, relawan pria mengalami efek samping yang tak terduga - pil itu memicu ereksi. Pfizer kemudian beralih dan berfokus pada potensi obat untuk menangani impotensi. Viagra lahir di tahun 1998.

Iptek

Obat yang paling sering dipalsukan

Menurut banyak survey, persentase produk palsu yang dipasarkan sebagai Viagra sangatlah tinggi. Viagra palsu adalah masalah serius, karena tidak bisa diketahui secara pasti apa kandungannya dan apa efek sampingnya. Masalahnya, Viagra palsu wujudnya sangat mirip degan yang asli.

Iptek

Membantu Fungsi Paru-paru Bayi Prematur

Semakin dini seorang bayi dilahirkan, semakin besar kemungkinan akan memiliki masalah kesehatan. Bayi prematur biasanya memerlukan alat bantu pernafasan karena paru-paru belum berfungsi sepenuhnya. Dosis kecil viagra bisa membantu mengatasi masalah ini. Sildenafil dalam Viagra bisa melebarkan pembuluh darah dalam paru-paru, menurunkan tekanan dan memungkinkan paru-paru berfungsi lebih efisien.

Iptek

Membuat bunga segar lebih lama

Peneliti Israel dan Australia menemukan bahwa 1 mg Viagra yang dilarutkan dalam vas berisi air dapat menggandakan masa segar bunga potong dengan memperlambat pemecahan siklik guanosin monofosfat (cGMP).

Iptek

Atasi Jet Lag

Studi tahun 2007 yang dilakukan oleh beberapa peneliti Argentina menemukan bahwa Viagra membantu mengatur ulang ritme sirkadian hamster lebih cepat. Ritme sirkadian juga dikenal sebagai siklus tidur-bangun, dan dalam percobaan ini ritme dimanipulasi dengan menyesuaikan seberapa banyak cahaya yang dihadapkan pada hamster. Sayangnya, sulit untuk mengetahui apakah ini juga berlaku bagi manusia.

Iptek

Meningkatkan performa saat berolahraga

Studi tahun 2006 memang menunjukkan peningkatan pada empat dari sepuluh pesepeda yang ambil bagian, tetapi hanya pada ketinggian 3.874 meter di atas permukaan laut. Pada responden sildenafil (kandungan Viagra) ini, kinerja waktu uji coba meningkat sebesar 39%, dibandingkan hanya 1% pada enam non-responden lainnya.

Iptek

Selamatkan hewan yang terancam punah

Meskipun tidak ada bukti ilmiah mengenai keampuhannya, cula badak, tulang harimau, penis anjing laut atau tanduk rusa dianggap dapat membantu mengatasi masalah seputar seks. Produksi "obat perkasa“ ini telah lama mengancam keberadaan hewan-hewan di atas. Namun sejak Viagra dipasarkan, permintaan akan bagian tubuh hewan yang terancam punah ini menurun.

Iptek

Jadi senjata CIA melawan Taliban

Para pemimpin suku di Afghanistan biasanya memiliki istri yang jauh lebih muda atau memiliki banyak istri. Mereka mengetahui keampuhan Viagra untuk membantu memuaskan kebutuhan para istri. Selama perang Afghanistan, CIA kerap menghadiahkan Viagra pada kepala suku untuk mendapatkan informasi rahasia atau rencana penting Taliban, seperti rute logistik atau pergerakan Taliban.

Iptek

Viagra bagi perempuan

Sejauh ini belum ada hasil konklusif terkait peningkatan kepuasan atau pengalaman seksual pada perempuan. Viagra juga tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh perempuan. Saat ini flibanserin (Addyi) adalah satu-satunya obat yang dilisensikan untuk mengobati libido yang rendah pada perempuan.

Iptek

Digemari selebriti Hollywood

Aktor Michael Douglas memuji pil itu sebagai "bantuan luar biasa." Duta produk ini di tahun 2002 adalah legenda sepak bola Pele. Dalam wawancara dengan Playboy, bintang film "Godfather" James Caan pernah mengakui "Saya menggunakan Viagra sekarang." Sementara pendiri majalah tersebut, mendiang Hugh Hefner, memuji obat itu sebagai "pembantu kecil Tuhan," dalam wawancara 2010 dengan New York Times.

Iptek

Tingkatkan fungsi jantung

Dalam dosis dan penggunaan yang tepat, viagra dikatakan dapat membantu meningkatkan kondisi jantung dan mengatasi beberapa penyakit jantung. Pil ini membantu dalam mengatasi gagal jantung kongestif, dengan meningkatkan kemampuan jantung memompa darah ke dalam tubuh. Ed: vlz/yf (heavy, drugs, nydaily)

Banyak alternatifnya bagi pria

Dengan semakin bertambahnya alternatif alat kontrasepsi bagi kaum pria, sesungguhnya mereka bisa berbagi tugas dengan kaum perempuan. Bila perempuan mengeluh pil KB yang dia pakai memberi efek samping yang mengganggu, mengapa pria tidak menawarkan diri menjadi pihak yang mencegah pasangan hamil?

Bila perempuan merasa tak nyaman ada benda yang dimasukkan ke dalam tubuhnya seperti metode kontrasepsi IUD, mengapa pria tak mengambil alih peran pencegahan kehamilan dengan menggunakan kondom?

Edukasi dan imbauan bagi kaum laki-laki untuk mengakrabkan diri dengan alat kontrasepsi perlu terus-menerus perlu digalakkan. Sudah saatnya kaum laki-laki Indonesia berperan aktif dalam mencegah kehamilan tak direncanakan. Dalam keluarga, perencanaan jumlah anak sangat penting.

Setiap orang tua paham betapa mahal biaya yang dikeluarkan dalam membiayai kebutuhan anak. Bayangkan bila dalam keluarga kedua pihak sama-sama enggan menggunakan kontrasepsi, ada berapa banyak anak yang lahir tanpa direncanakan?

Dalam rumah tangga, ketika jumlah anak yang disepakati telah tercapai,tugas mencegah kehamilan menjadi krusial hingga saat perempuan mengalami menopause. Pemilihan alat kontrasepsi sebaiknya disepakati bersama antara pasangan suami dan istri.

Bila lebih mudah dilakukan oleh suami, sebaiknya tugas mencegah kehamilan dibebankan pada suami. Bila memang lebih sreg dilakukan istri, tak ada salahnya istri yang mengemban tugas tersebut. Atau untuk pasangan yang progresif, peran mencegah kehamilan bahkan bisa dilakukan secara bergantian. Mengapa tidak?

Intinya, tak ada pihak yang memiliki beban lebih besar dalam pencegahan kehamilan. Ini juga berlaku bagi pelaku seksual aktif lainnya yang belum menikah. Jangan sampai ketika kehamilan tak diinginkan terjadi, pihak perempuan yang lantas dipersalahkan, sementara pihak laki-laki lari dari tanggung jawab. Padahal, ketika melakukan kedua pihak sama-sama menikmati dan paham risiko hubungan seksual berpotensi mengundang kehamilan, apalagi tanpa proteksi.

@sheknowshoney bekerja sebagai wartawan media cetak dan televisi sebelum pindah ke Arizona, Amerika Serikat. Sampai sekarang ia masih aktif menulis, dan tulisan-tulisannya dipublikasikan di berbagai media massa Indonesia.

*Setiap tulisan yang dimuat dalam #DWNesia menjadi tanggung jawab penulis.

Anda dapat berbagi opini di kolom komentar di bawah...

Buang air kecil

Buang air kecil sesudah berhubungan intim dapat membuat semua bakteri penyebab infeksi keluar. Namun jangan lakukan itu sebelum berhubungan seks, karena penyebab utama infeksi saluran kencing adalah kebiasaan 'pipis' sebelum berhubungan seksual. Demikian saran Urolog New York, David Kaufman.

Minum antihistamin (anti alergi)

Antihistamin baik untuk meredakan efek alergi, karena mengeringkan selaput lendir di hidung yang berair, namun obat ini juga mengeringkan organ intim. Tentu, vagina yang kering membuat hubungan seks terasa tidak nyaman. Selain itu, secara umum, antishistamin juga menurunkan libido.

Mabuk-mabukan (kebanyakan alkohol)

Alkohol kadang bisa membantu memicu gairah seksual. Namun minuman beralkohol dalam takaran berlebihan justru mengakibatkan hambatan bagi pria untuk ereksi.

Salah ukuran kondom

Ukuran karet pengaman dalam berhubungan seksual amat penting. Pemilihan ukuran kondom yang pas mengurangi risiko selip dan terlepas disaat sedang melakukan hubungan seksual.

Mencukur rambut di sekitar organ intim

Bebas bulu halus di sekitar area intim mungkin sedang tren, tapi dapat berisiko infeksi akibat luka gesekan saat berhubungan badan. Pakar klinis juga memperingatkan, area intim yang dicukur menjadi salah satu penyebab infeksi herpes, sebab luka kecil pun dapat menularkan virus.

Lupa bersihkan alat permainan seks

Selain tubuh yang bersih, alat permainan seks pun sebaiknya dalam kondisi bersih sebelum digunakan. Jangan pernah lupa membersihkan sex toy sebelum berhubungan seks, karena dapat menyebabkan infeksi. Untuk melindungi diri, cucilah dulu alat permainan itu dan bersihkan dulu dengan tisu anti bakteri.

Menggunakan pelumas mengandung mentol

Perempuan yang telah menopause mengalami penipisan jaringan vagina. Memakai pelumas yang mengandung mentol bisa menyebabkan iritasi. Khusus untuk perempuan sekitar usia menopause, menurut ginekolog Cheryl Iglesia, sebaiknya gunakan pelumas berbasis air tanpa mentol untuk menghindari ketidaknyamanan.